• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Komisi Ojol 8 Persen Berlaku, Sejumlah Mitra Akui Pendapatan Kian Optimal

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Jumat, 17 Juli 2026 - 17:39
in Ekonomi
Ilustrasi pengemudi ojek online sedang menunggu orderan. Foto: Dokumen INDOPOSCO

Ilustrasi pengemudi ojek online sedang menunggu orderan. Foto: Dokumen INDOPOSCO

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Perubahan skema komisi aplikasi menjadi 8 persen masih menjadi topik hangat di kalangan pengemudi transportasi online. Di tengah beragam pandangan yang berkembang, sejumlah mitra Grab justru mengaku merasakan peningkatan hasil setelah kebijakan tersebut diterapkan.

Para pengemudi menilai besarnya pendapatan tidak dapat disimpulkan hanya dari satu atau dua hari operasional. Faktor seperti waktu bekerja, kepadatan permintaan, musim liburan, hingga strategi memilih lokasi mangkal turut memengaruhi jumlah order yang diterima setiap mitra.

BacaJuga:

Mendag: IP-CEPA Jadi Pintu Strategis Ekspor RI Tembus Amerika Latin

Gapoktan Gunungkidul Sulap Limbah Ternak Jadi 14 Ton Pupuk Organik, Raup Nilai Ekonomi Rp15,4 Juta

Elnusa Petrofin Tambah Armada dan Personel, Distribusi BBM Sumatera Utara Kembali Normal

Bagi Dandi Pribadi, mitra Grab yang beroperasi di Jakarta, konsistensi menjadi salah satu kunci. Ia menjalankan aktivitas sejak pagi hingga malam dengan tetap memberikan waktu istirahat dan mengaktifkan seluruh layanan yang tersedia di aplikasi agar peluang memperoleh order semakin besar.

“Saya konsisten narik dari jam 6 hingga jam 9 malam. Tapi ada istirahatnya juga. Saya nyalain semua layanan yang ada di aplikasi. Ya, 8 persen sesuai harapan karena kita dapat lebih baik,” kata Dandi ditemui INDOPOSCO, Jumat (17/7/2026).

Pengalaman serupa juga dirasakan Seraki, pengemudi Grab di Tangerang. Menurutnya, perubahan komisi bukan satu-satunya faktor yang menentukan besarnya penghasilan. Semangat bekerja dan upaya mencari order tetap menjadi penentu utama.

“Menurut saya orderan biasa saja, malah pendapatan lebih meningkat. Intinya modal, usaha, dan doa,” jelas Seraki.

Sementara itu, Untung, mitra Grab dari Bekasi, memilih membandingkan hasil kerjanya berdasarkan jumlah perjalanan dan pendapatan pada dua periode yang berbeda. Dari perbandingan tersebut, ia mengaku memperoleh hasil yang lebih baik setelah skema komisi baru mulai berlaku.

“Dengan berlakunya komisi 8 persen, pendapatan saya meningkat, bukan menurun. Tetap semangat,” tambah Untung.

Beragam pengalaman tersebut menunjukkan bahwa dampak perubahan komisi dapat dirasakan berbeda oleh setiap pengemudi. Intensitas bekerja, pilihan jam operasional, hingga kondisi permintaan di masing-masing wilayah menjadi faktor yang ikut menentukan hasil yang diperoleh.

Di tengah dinamika tersebut, para mitra memilih tetap beradaptasi dengan kondisi di lapangan. Mereka menilai evaluasi terhadap pendapatan perlu dilakukan secara menyeluruh dengan mempertimbangkan pola kerja yang sebanding, termasuk pengaruh musim, mobilitas masyarakat, dan fluktuasi jumlah order, sehingga gambaran yang diperoleh lebih mencerminkan kondisi sebenarnya.

Sebelumnya, Pemerintah bersama DPR RI telah menetapkan batas maksimal potongan komisi aplikator ojek online (ojol) roda dua sebesar 8 persen. Kebijakan yang merupakan arahan langsung dari Presiden Prabowo Subianto ini memastikan pengemudi membawa pulang minimal 92 persen dari pendapatan dan telah resmi berlaku efektif sejak 1 Juli 2026.

Aturan ini didasarkan pada Peraturan Presiden Nomor 27 Tahun 2026 dan berlaku untuk layanan transportasi penumpang roda dua seperti GoRide dan GrabBike. Sebelumnya, besaran potongan komisi ini sempat mencapai 20 persen dan akhirnya dipangkas menjadi di bawah 10 persen sesuai instruksi Presiden demi meningkatkan kesejahteraan pengemudi. (her)

Tags: ojek onlineojol

Berita Terkait.

Mendag: IP-CEPA Jadi Pintu Strategis Ekspor RI Tembus Amerika Latin
Ekonomi

Mendag: IP-CEPA Jadi Pintu Strategis Ekspor RI Tembus Amerika Latin

Sabtu, 18 Juli 2026 - 17:33
pasir
Ekonomi

Gapoktan Gunungkidul Sulap Limbah Ternak Jadi 14 Ton Pupuk Organik, Raup Nilai Ekonomi Rp15,4 Juta

Sabtu, 18 Juli 2026 - 17:07
elnusa
Ekonomi

Elnusa Petrofin Tambah Armada dan Personel, Distribusi BBM Sumatera Utara Kembali Normal

Sabtu, 18 Juli 2026 - 16:06
foto
Ekonomi

PDC Integrasikan Lebih dari 50 Ribu Data Operasional, Percepat Transformasi Digital Perusahaan

Sabtu, 18 Juli 2026 - 15:15
bag
Ekonomi

Perkuat Keselamatan Pelayaran, PT BAg Upgrade Sistem Navigasi Armada

Sabtu, 18 Juli 2026 - 14:04
pgn
Ekonomi

PGN Area Bogor Gaet Pelanggan Industri Baru, Perkuat Transisi Energi Sektor Manufaktur

Sabtu, 18 Juli 2026 - 13:13

BERITA POPULER

  • messi

    Piala Dunia: Jelang Semifinal Kontra Inggris, Messi Pamitan dari Markas Argentina di Kansas

    12512 shares
    Share 5005 Tweet 3128
  • Suzuki Fronx Kuasai 35 Persen Pasar SUV Kompak di Indonesia

    2829 shares
    Share 1132 Tweet 707
  • Piala Dunia 2026: Wasit Kontroversial AS Pimpin Semifinal Argentina vs Inggris

    1277 shares
    Share 511 Tweet 319
  • Sah Jadi WNI, Mitchell Baker Bawa Postur Tinggi dan Insting Gol Mumpuni

    1073 shares
    Share 429 Tweet 268
  • Eks Jampidsus Febrie Ardiansyah Resmi Ditetapkan Jadi Tersangka

    1193 shares
    Share 477 Tweet 298
Final Piala Dunia 2026: Scaloni Hadapi Dilema Personal Lawan Spanyol
Olahraga

Final Piala Dunia 2026: Scaloni Hadapi Dilema Personal Lawan Spanyol

Editor Juni Armanto
Sabtu, 18 Juli 2026 - 16:16

INDOPOSCO.ID - Pelatih Timnas Argentina Lionel Scaloni berada di ambang sejarah besar untuk merengkuh trofi Piala Dunia keduanya. Namun, laga...

SelengkapnyaDetails
Alasan Takhayul, Angel Di Maria Ogah Tonton Langsung Final Piala Dunia 2026

Alasan Takhayul, Angel Di Maria Ogah Tonton Langsung Final Piala Dunia 2026

Jumat, 17 Juli 2026 - 22:49
Timnas-Argentina

FIFA Mulai Investigasi Soal Pembentangan Spanduk Las Malvinas

Jumat, 17 Juli 2026 - 12:14
Timnas-Argentina

Pemain Argentina Bentangkan Spanduk Klaim Falkland, Inggris Desak FIFA Turun Tangan

Jumat, 17 Juli 2026 - 09:31
Kane

Hasil Piala Dunia: Inggris Ditekuk Argentina, Harry Kane Sesali Strategi Parkir Bus yang Berujung Petaka

Kamis, 16 Juli 2026 - 08:30
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.