• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

IFAD dan Kemendes Latih Ratusan Keluarga Papua Jadi Wirausaha lewat Program TEKAD

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Kamis, 9 Juli 2026 - 23:12
in Nasional
Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – International Fund for Agricultural Development (IFAD), lembaga di bawah Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), bersama Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) serta Kitong Bisa Foundation (KBF) resmi memulai implementasi Program Transformasi Ekonomi Kampung Terpadu (TEKAD) di Papua. Program ini menyasar ratusan keluarga di empat kabupaten melalui pelatihan kewirausahaan, pendampingan intensif, dan pengembangan potensi ekonomi lokal

Peluncuran program berlangsung di Hotel Suni Sentani, Kabupaten Jayapura, Kamis (9/7/2026), sebagai langkah awal memperkuat kapasitas fasilitator dan mitra pelaksana sebelum pendampingan masyarakat dimulai pada pertengahan Juli hingga September 2026.

BacaJuga:

Asap Karhutla Menipis, Menhub Pastikan Perjalanan di Kalimantan Kembali Kondusif

Dari Islah hingga Gerakan, Ini Kriteria Pemimpin NU Menurut Kiai Ma’ruf Amin

Guru SD Dikejar Bahasa Inggris, 30 Ribu Ditarget Beres Tiap Tahun

Program TEKAD bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa melalui penguatan kapasitas keluarga, pemberdayaan ekonomi, dan pengembangan potensi lokal secara inklusif dan berkelanjutan. Melalui Pendekatan Berbasis Rumah Tangga (PBRT), setiap keluarga didorong menjadi pelaku utama pembangunan desa dengan menyusun perencanaan ekonomi rumah tangga, meningkatkan keterampilan, serta mengembangkan usaha sesuai potensi wilayah.

Implementasi program akan dilaksanakan di Kabupaten Jayapura, Keerom, Sarmi, dan Kepulauan Yapen. Sebelum pendampingan dimulai, sebanyak 19 fasilitator mengikuti pelatihan pada 8–11 Juli 2026 untuk menyamakan pemahaman mengenai metode pendampingan dan pemberdayaan masyarakat.

Pembukaan kegiatan dihadiri Direktur Jenderal Pengembangan Ekonomi dan Investasi Desa dan Daerah Tertinggal Kemendes PDT, Dr. H. Tabrani, M.Pd., yang membuka kegiatan secara daring. Hadir pula Direktur Pengembangan Produk Unggulan Desa dan Daerah Tertinggal sekaligus Project Manager Program TEKAD, Dra. Dewi Yuliani, M.P., Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Jayapura Dr. Abdul Rahman Basri, S.Sos., M.KP., Dr. (Cand.) Billy Mambrasar, S.T., B.Sc., Ed.M., MBA., Brigjen TNI (Purn.) Dr. Yusuf, S.Sos., M.M., Project Management Advisor Program TEKAD, Plt. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung Kabupaten Jayapura Teben Gurik, S.Sos., serta CEO Kitong Bisa Foundation Mohamad Afif Dzulqifli.

Dalam sambutannya, Tabrani menegaskan dukungan pemerintah terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia sebagai bagian dari implementasi Program TEKAD di Papua.

Sementara itu, Dewi Yuliani menilai pelatihan fasilitator menjadi fondasi penting agar seluruh pendamping memiliki pemahaman yang sama dalam menerapkan Pendekatan Berbasis Rumah Tangga di lapangan.

“Kami berharap pelibatan perempuan dalam setiap tahapan pembangunan semakin kuat dan didukung budaya yang memberikan ruang bagi perempuan untuk berperan dalam pengambilan keputusan di desa maupun masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, PBRT dirancang sebagai pedoman pemberdayaan rumah tangga miskin melalui penguatan kapasitas keluarga, penyusunan perencanaan ekonomi rumah tangga, serta integrasi dengan pembangunan kampung. Pendekatan tersebut juga mencakup penguatan kapasitas fasilitator, kelembagaan desa, pembelajaran sosial antarkeluarga, hingga sistem pemantauan partisipatif.

Dalam kesempatan yang sama, Billy Mambrasar menyoroti pentingnya peningkatan kualitas pendidikan perempuan sebagai salah satu faktor yang dapat mempercepat peningkatan kesejahteraan keluarga.

“Rumah tangga akan lebih maju apabila perempuan memperoleh pendidikan yang lebih tinggi. Temuan-temuan di lapangan seperti ini menjadi masukan penting bagi pemerintah pusat maupun daerah dalam menyusun kebijakan yang lebih tepat sasaran,” katanya.

Program TEKAD dijalankan di tengah masih tingginya angka kemiskinan di Tanah Papua. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), tingkat kemiskinan pada Maret 2025 mencapai 19,16 persen di Provinsi Papua, 19,71 persen di Papua Selatan, 28,90 persen di Papua Tengah, dan 30,03 persen di Papua Pegunungan. Angka tersebut masih jauh di atas rata-rata nasional yang berada pada level 8,47 persen.

Melihat kondisi tersebut, TEKAD memfokuskan pendampingan kepada keluarga miskin dan rentan yang memiliki potensi untuk berkembang. Seluruh anggota keluarga, mulai dari ayah, ibu, hingga anak, dilibatkan agar transformasi ekonomi dimulai dari tingkat rumah tangga.

Sebagai mitra pelaksana, Kitong Bisa Foundation akan mendampingi implementasi PBRT melalui 19 fasilitator lapangan yang bertugas di Kabupaten Jayapura, Keerom, Sarmi, dan Kepulauan Yapen.

CEO Kitong Bisa Foundation, Mohamad Afif Dzulqifli, berharap para fasilitator mampu membangun hubungan yang baik dengan masyarakat sehingga tujuan program dapat tercapai secara optimal.

“Kami berharap para fasilitator mampu memberikan manfaat nyata, membangun pendekatan yang baik kepada masyarakat, dan mendampingi setiap rumah tangga sasaran agar tujuan bersama dapat diwujudkan,” ujarnya.

Selama empat hari pelatihan, para peserta memperoleh materi mengenai metodologi PBRT, penyusunan rencana aksi keluarga, penguatan kapasitas pendamping, simulasi sosialisasi kepada masyarakat desa, hingga monitoring dan evaluasi implementasi program.

Melalui kolaborasi antara Kemendes PDT, IFAD, dan Kitong Bisa Foundation, Program TEKAD diharapkan mampu mempercepat transformasi ekonomi desa dengan menjadikan keluarga sebagai fondasi utama pembangunan menuju masyarakat Papua yang lebih mandiri, tangguh, dan sejahtera. (ibs)

Tags: IFADkemendespdtProgram Transformasi Ekonomi Kampung TerpaduWirausaha

Berita Terkait.

asap
Nasional

Asap Karhutla Menipis, Menhub Pastikan Perjalanan di Kalimantan Kembali Kondusif

Selasa, 25 Agustus 2026 - 12:42
amin
Nasional

Dari Islah hingga Gerakan, Ini Kriteria Pemimpin NU Menurut Kiai Ma’ruf Amin

Selasa, 25 Agustus 2026 - 10:20
siswa
Nasional

Guru SD Dikejar Bahasa Inggris, 30 Ribu Ditarget Beres Tiap Tahun

Selasa, 25 Agustus 2026 - 10:05
bowo
Nasional

Raja Juli Tak Hadir Rapat Karhutla Bersama Prabowo, Mensesneg Klaim Kebetulan

Selasa, 25 Agustus 2026 - 09:10
Tito
Nasional

Mendagri Pastikan Bantuan Kemasyarakatan Presiden untuk Bencana di NTT Sudah Ditransfer

Senin, 24 Agustus 2026 - 23:06
Prabowo
Nasional

IBSW Nilai Langkah Prabowo Hadapi Karhutla Sudah Tepat dan Terukur

Senin, 24 Agustus 2026 - 22:15
Hasil Liga Inggris: City Comeback Dramatis, Liverpool Selamat di Ujung Laga
Olahraga

Hasil Liga Inggris: City Comeback Dramatis, Liverpool Selamat di Ujung Laga

Editor Ali Rachman
Senin, 24 Agustus 2026 - 08:56

INDOPOSCO.ID – Pekan pertama Liga Inggris 2026/2027 langsung menyuguhkan drama dari berbagai stadion. Manchester City dan Liverpool sama-sama memperlihatkan mental...

SelengkapnyaDetails
Luis-Diaz

Bekuk Dortmund di Signal Iduna Park, Bayern Angkat Trofi Piala Super Jerman 2026

Minggu, 23 Agustus 2026 - 10:02
Tonali

Hasil Liga Inggris: Arsenal Perkasa, MU-Tottenham Tumbang di Pekan Pertama

Minggu, 23 Agustus 2026 - 09:21
ut

Disporseni Nasional UT Championship 2026, Cetak Talenta Basket Muda

Minggu, 23 Agustus 2026 - 02:02
Gempa NTT Picu Eksodus Warga, Manggarai Timur Catat Pengungsi Terbanyak

Resmi ke Barcelona, Rodri Didatangkan dengan Mahar Fantastis

Rabu, 19 Agustus 2026 - 09:41

BERITA POPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.