• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

BPDP, Ditjenbun, dan AKPY Perkuat Daya Saing Pekebun Sawit di Sulteng

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Kamis, 9 Juli 2026 - 21:31
in Nusantara
Pelatihan Sarana dan Prasarana Perkebunan Kelapa Sawit Program Pengembangan SDM Perkebunan (SDMP) 2026 diikuti 35 pekebun dari Kabupaten Morowali Utara, Sulawesi Tengah (Sulteng) pada 6–11 Juli 2026 di Kota Palu. Foto : Ist

Pelatihan Sarana dan Prasarana Perkebunan Kelapa Sawit Program Pengembangan SDM Perkebunan (SDMP) 2026 diikuti 35 pekebun dari Kabupaten Morowali Utara, Sulawesi Tengah (Sulteng) pada 6–11 Juli 2026 di Kota Palu. Foto : Ist

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Daya saing pekebun kelapa sawit tidak hanya ditentukan oleh penggunaan benih unggul atau penerapan teknik budidaya yang baik. Pengelolaan sarana dan prasarana kebun yang tepat juga menjadi faktor penting dalam menjaga kualitas panen, meningkatkan efisiensi operasional, serta memperkuat daya saing usaha perkebunan rakyat di tengah tantangan industri yang semakin kompleks.

Pemahaman tersebut menjadi salah satu fokus dalam Pelatihan Sarana dan Prasarana Perkebunan Kelapa Sawit Program Pengembangan SDM Perkebunan (SDMP) 2026 yang diselenggarakan Akademi Komunitas Perkebunan Yogyakarta (AKPY) dengan dukungan Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) dan Direktorat Jenderal Perkebunan (Ditjenbun). Pelatihan diikuti 35 pekebun dari Kabupaten Morowali Utara, Sulawesi Tengah (Sulteng) pada 6–11 Juli 2026 di Kota Palu.

BacaJuga:

Terangi Desa, Perkuat Ekonomi Masyarakat: BRI Peduli Hadirkan PLTS di Desa Bojong, Bandung Barat

Kemarau Jadi Momok, Karhutla dan Krisis Air Bersih Bermunculan di Daerah 

Jalin Sinergi Lintas Instansi, Bea Cukai Aceh Gagalkan Upaya Penyelundupan 2.989 Gram Emas ke Malaysia

Wakil Direktur AKPY, Idum Satia Santi, mengatakan bahwa pengelolaan sarana dan prasarana merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari upaya meningkatkan produktivitas dan keberlanjutan perkebunan kelapa sawit rakyat.

Menurutnya, infrastruktur kebun yang terawat, peralatan yang digunakan secara efisien, serta penerapan teknologi yang tepat akan mendukung kelancaran aktivitas di lapangan, menjaga mutu tandan buah segar (TBS), sekaligus menekan biaya operasional.

“Materi kelas Sarana dan Prasarana Perkebunan Kelapa Sawit memberikan pemahaman mengenai pengelolaan infrastruktur kebun, perawatan peralatan, pemanfaatan teknologi secara efisien, serta penerapan standar lingkungan yang mendukung keberlanjutan usaha perkebunan,” ujar Idum.

Ia menegaskan bahwa peningkatan daya saing sawit Indonesia tidak hanya bergantung pada investasi fisik, tetapi juga pada kemampuan pekebun mengelola seluruh aspek usaha perkebunan secara profesional.

“Keberhasilan sawit Indonesia ke depan tidak hanya ditentukan oleh bibit unggul atau pupuk yang digunakan. Yang paling menentukan adalah kualitas manusianya, kualitas petaninya,” tegasnya.

Idum optimistis, apabila praktik budidaya dijalankan sesuai standar dan didukung pengelolaan sarana-prasarana yang baik, produktivitas kebun rakyat akan meningkat, distribusi hasil panen menjadi lebih efisien, kualitas TBS lebih terjaga, dan pada akhirnya pendapatan pekebun ikut meningkat.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Morowali Utara, Krispen H. Masu, menilai pengelolaan sarana dan prasarana yang efektif menjadi salah satu tantangan utama yang harus dijawab pekebun agar mampu mengembangkan usaha secara mandiri.

Menurutnya, sektor perkebunan kelapa sawit memiliki peran strategis dalam menggerakkan perekonomian daerah.

Namun, peningkatan produktivitas tidak akan tercapai tanpa didukung kemampuan pekebun dalam mengelola kebun secara profesional, termasuk memastikan infrastruktur dan fasilitas pendukung berfungsi secara optimal.

“Perkebunan sawit saat ini menghadapi berbagai tantangan, mulai dari peningkatan produktivitas, pengelolaan sarana dan prasarana yang efektif, hingga persoalan pertanahan. Karena itu kapasitas pekebun harus terus ditingkatkan agar mampu mengelola kebunnya secara lebih profesional dan mandiri,” katanya.

Krispen menambahkan, pengembangan perkebunan sawit rakyat tidak boleh hanya bertumpu pada perusahaan besar.

Pekebun swadaya juga harus memiliki kemampuan mengelola kebun secara efisien sehingga mampu menghasilkan panen berkualitas, memperkuat posisi tawar, dan meningkatkan daya saing di pasar.

Ia berharap seluruh peserta memanfaatkan pelatihan untuk menyerap pengetahuan sekaligus berbagi pengalaman sehingga setelah kembali ke daerah masing-masing mampu menerapkan pengelolaan sarana dan prasarana yang lebih baik di kebunnya.

Melalui pelatihan yang didukung BPDP dan Ditjenbun tersebut, AKPY berharap lahir pekebun yang tidak hanya menguasai aspek budidaya, tetapi juga mampu mengelola infrastruktur kebun secara efektif.

Dengan demikian, kualitas panen dapat dipertahankan, proses logistik menjadi lebih efisien, biaya usaha dapat ditekan, dan daya saing perkebunan kelapa sawit rakyat Indonesia semakin meningkat. (srv)

Tags: perkebunansawit

Berita Terkait.

KRI Dewa Ruci Jadi Laboratorium Terapung, Yayasan Sail Indonesia Jaya dan ITS Teken MoU Konservasi dan Pendidikan Maritim)
Nusantara

Terangi Desa, Perkuat Ekonomi Masyarakat: BRI Peduli Hadirkan PLTS di Desa Bojong, Bandung Barat

Jumat, 10 Juli 2026 - 14:45
Kemarau Jadi Momok, Karhutla dan Krisis Air Bersih Bermunculan di Daerah 
Nusantara

Kemarau Jadi Momok, Karhutla dan Krisis Air Bersih Bermunculan di Daerah 

Kamis, 9 Juli 2026 - 23:22
Jalin Sinergi Lintas Instansi, Bea Cukai Aceh Gagalkan Upaya Penyelundupan 2.989 Gram Emas ke Malaysia
Nusantara

Jalin Sinergi Lintas Instansi, Bea Cukai Aceh Gagalkan Upaya Penyelundupan 2.989 Gram Emas ke Malaysia

Kamis, 9 Juli 2026 - 17:01
bc2
Nusantara

Lagi, Bea Cukai Malang Gagalkan Distribusi 49 Ribu Batang Rokok Ilegal

Kamis, 9 Juli 2026 - 13:13
bc
Nusantara

Sepanjang Juni 2026, Bea Cukai Sidoarjo Amankan 67 Ribu Batang Rokok Ilegal

Kamis, 9 Juli 2026 - 10:33
gempa
Nusantara

Gempa Bumi M 4,7 Guncang Majene di Sulsel, Getaran Dirasakan Hingga Makasar dan Pangkep

Kamis, 9 Juli 2026 - 09:30

BERITA POPULER

  • Kondisi Terkini Mbappe Usai Cedera di Laga Prancis vs Maroko

    Kondisi Terkini Mbappe Usai Cedera di Laga Prancis vs Maroko

    939 shares
    Share 376 Tweet 235
  • Hasil Piala Dunia: Brace Haaland Antar Norwegia Singkirkan Brasil dan Cetak Sejarah

    920 shares
    Share 368 Tweet 230
  • Cuaca di Jakarta Didominasi Cerah, Sebagian Wilayah Jaksel dan Jakbar Berpotensi Hujan

    881 shares
    Share 352 Tweet 220
  • 3 Polisi Gugur saat Gerebek Narkoba di Katingan, DPR Desak Pengusutan Tanpa Ampun

    874 shares
    Share 350 Tweet 219
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    2370 shares
    Share 948 Tweet 593
Kondisi Terkini Mbappe Usai Cedera di Laga Prancis vs Maroko
Olahraga

Kondisi Terkini Mbappe Usai Cedera di Laga Prancis vs Maroko

Editor Nelly Marinda Situmorang
Jumat, 10 Juli 2026 - 12:40

INDOPOSCO.ID - Kemenangan Timnas Prancis 2-0 dari Timnas Maroko dalam babak perempat final Piala Dunia 2026 harus dibayar mahal. Penyerang...

SelengkapnyaDetails
Hasil Piala Dunia: Tampil Dominan, Prancis ke Semifinal Usai Bekuk Maroko

Hasil Piala Dunia: Tampil Dominan, Prancis ke Semifinal Usai Bekuk Maroko

Jumat, 10 Juli 2026 - 08:46
Prancis vs Maroko: Penyesuaian Teknis dan Taktis Jadi Fokus Singa Atlas 

Prancis vs Maroko: Penyesuaian Teknis dan Taktis Jadi Fokus Singa Atlas 

Kamis, 9 Juli 2026 - 18:52
Messi

Argentina Comeback Dramatis, Messi: Tim Ini Tidak Pernah Menyerah!

Rabu, 8 Juli 2026 - 11:13
Hossam-Hassan

Kalah Kontroversial dari Argentina, Pelatih Mesir: Kami Telah Ditipu!

Rabu, 8 Juli 2026 - 09:31
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.