• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Impor Barang Modal Melonjak, Sinyal Industri Nasional Mulai Ngebut

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Sabtu, 4 Juli 2026 - 10:02
in Ekonomi
Kegiatan-EI

Ilustrasi kegiatan ekspor dan impor. Foto: Dokumen INDOPOSCO

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Impor barang modal Indonesia menunjukkan lonjakan signifikan pada Mei 2026. Di tengah neraca perdagangan yang mencatat defisit bulanan, peningkatan impor mesin dan peralatan produksi dinilai menjadi sinyal menguatnya aktivitas investasi serta kapasitas industri nasional.

Data Kementerian Perdagangan (Kemendag) RI mencatat nilai impor Indonesia pada Mei 2026 mencapai USD24,81 miliar. Angka tersebut memang turun 1,59 persen dibanding April 2026, namun masih melonjak 22,16 persen dibanding periode yang sama tahun lalu (year on year).

BacaJuga:

Pendidikan Jadi Prioritas APBN 2026, Purbaya Siapkan Fondasi Indonesia Emas 2045

PJM Panen Pengakuan, Transformasi Komunikasi Digital Diganjar Penghargaan Nasional

Di Era AI dan Informasi Serba Cepat, Digital PR Jadi Garda Terdepan Perusahaan

Menteri Perdagangan RI Budi Santoso mengatakan, kenaikan paling mencolok terjadi pada impor barang modal yang tumbuh 21,12 persen secara bulanan (month to month). Sebaliknya, impor barang konsumsi turun 8,42 persen dan bahan baku/penolong menyusut 5,72 persen.

“Kenaikan impor barang modal mencerminkan menguatnya aktivitas investasi dan kapasitas produksi nasional. Hal ini diharapkan dapat mendukung peningkatan daya saing industri serta ekspor Indonesia ke depan,” ujar Budi dalam keterangannya, Sabtu (4/7/2026).

Secara kumulatif Januari-Mei 2026, nilai impor Indonesia mencapai USD111,33 miliar atau tumbuh 15,24 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya. Pertumbuhan tersebut ditopang kenaikan impor migas sebesar 27,89 persen dan impor nonmigas sebesar 13,16 persen.

Berdasarkan golongan penggunaan barang (BEC), seluruh komponen impor mengalami kenaikan. Barang modal tumbuh 17,53 persen, barang konsumsi meningkat 17,05 persen, sedangkan bahan baku dan barang penolong naik 14,41 persen.

Dari sisi komoditas, kenaikan impor nonmigas tertinggi terjadi pada kendaraan udara dan bagiannya yang melonjak hingga 808,56 persen. Disusul garam, belerang, batu dan semen sebesar 73,94 persen, bijih logam, terak dan abu naik 58,63 persen, bahan bakar mineral meningkat 40,48 persen, serta berbagai produk kimia tumbuh 34,94 persen.

Sementara itu, negara asal impor nonmigas masih didominasi Tiongkok, Jepang, dan Australia dengan kontribusi gabungan mencapai 52,68 persen. Adapun pertumbuhan impor tertinggi berasal dari Meksiko yang melonjak 247,36 persen, Perancis 193,63 persen, dan Spanyol 88,33 persen.

Di sisi lain, neraca perdagangan Indonesia pada Mei 2026 mengalami defisit sebesar USD1,61 miliar. Defisit tersebut dipicu membengkaknya defisit sektor migas yang mencapai USD3,76 miliar.

Meski demikian, secara kumulatif selama Januari-Mei 2026 Indonesia masih mencatat surplus perdagangan sebesar USD4,03 miliar. Surplus itu ditopang perdagangan nonmigas yang membukukan surplus USD16,31 miliar, sehingga mampu menutup defisit migas sebesar USD12,28 miliar.

Budi menegaskan, perdagangan nonmigas tetap menjadi fondasi utama kinerja perdagangan luar negeri Indonesia.

“Meski neraca perdagangan Mei 2026 defisit, secara kumulatif Indonesia masih mencatatkan surplus. Ini membuktikan perdagangan nonmigas Indonesia tetap kokoh di tengah tantangan global,” tegasnya.

Pada sisi ekspor, Indonesia membukukan nilai ekspor sebesar USD23,20 miliar pada Mei 2026 atau turun 8,30 persen dibanding bulan sebelumnya dan turun 5,73 persen dibanding Mei 2025. Namun secara kumulatif Januari-Mei 2026, ekspor masih tumbuh 3,02 persen menjadi USD115,36 miliar, didorong kenaikan ekspor nonmigas sebesar 3,89 persen.

Menurut Budi, industri pengolahan masih menjadi motor utama ekspor nasional. Selama lima bulan pertama tahun ini, ekspor sektor industri pengolahan tumbuh 6,80 persen dengan kontribusi terbesar berasal dari aluminium, nikel, serta bahan kimia organik yang menikmati peningkatan permintaan di pasar global.(nas)

Tags: Budi SantosoImpor BarangIndustri NasionalKemendag

Berita Terkait.

Purbaya
Ekonomi

Pendidikan Jadi Prioritas APBN 2026, Purbaya Siapkan Fondasi Indonesia Emas 2045

Jumat, 3 Juli 2026 - 21:30
Kapal
Ekonomi

PJM Panen Pengakuan, Transformasi Komunikasi Digital Diganjar Penghargaan Nasional

Jumat, 3 Juli 2026 - 20:49
Penghargaan
Ekonomi

Di Era AI dan Informasi Serba Cepat, Digital PR Jadi Garda Terdepan Perusahaan

Jumat, 3 Juli 2026 - 20:09
Prabowo
Ekonomi

DPR Ingatkan Target Ekonomi 2027 Jangan Sekadar Angka

Jumat, 3 Juli 2026 - 19:48
Purbaya
Ekonomi

Purbaya Soroti Kinerja APBN Jateng dan Akselerasi Program Prioritas Nasional

Jumat, 3 Juli 2026 - 19:28
Tata Kelola ESG PHE Diakui, Raih Best ESG Governance dan Best ESG Project Management
Ekonomi

Tata Kelola ESG PHE Diakui, Raih Best ESG Governance dan Best ESG Project Management

Jumat, 3 Juli 2026 - 17:06

BERITA POPULER

  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    2166 shares
    Share 866 Tweet 542
  • Portugal vs Kroasia: Martinez Sebut Ronaldo dan Modric Berada di Atas Keraguan Publik

    851 shares
    Share 340 Tweet 213
  • Hasil Piala Dunia 2026: Kalah Telak dari Prancis, Pelatih Norwegia Sengaja Simpan 10 Pemain Andalan

    1647 shares
    Share 659 Tweet 412
  • Menteri Ekraf: Arsip Jadi Jejak Transformasi Ekonomi Kreatif Indonesia

    929 shares
    Share 372 Tweet 232
  • Gempa Bumi Dangkal M 4,0 Guncang Palu, BMKG: Kedalaman Hiposenter 2 Km

    779 shares
    Share 312 Tweet 195
Messi
Olahraga

Atasi Perlawanan Sengit Tanjung Verde 3-2, Argentina Melaju ke Babak 16 Besar

Editor Ali Rachman
Sabtu, 4 Juli 2026 - 09:31

INDOPOSCO.ID - Tim nasional (Timnas) Argentina menang susah payah dengan skor 3-2 saat menghadapi Tanjung Verde pada babak 32 besar...

SelengkapnyaDetails
Salah

Bawa Mesir Lolos ke 16 Besar, Salah Ungkap Alasan Pakai Trik Panenka di Babak Tos-tosan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 08:30
Ramos

Kroasia Gugur di 32 Besar, Zlatko Dalic Ngamuk Sebut Wasit Sangat Buruk

Jumat, 3 Juli 2026 - 19:08
Pemain-Swiss

Hasil Piala Dunia: Swiss Hentikan Langkah Aljazair dengan Kemenangan Meyakinkan

Jumat, 3 Juli 2026 - 16:05
Portugal Lolos Dramatis ke 16 Besar, Ramos: Saya Suka Momen Bertekanan Tinggi

Portugal Lolos Dramatis ke 16 Besar, Ramos: Saya Suka Momen Bertekanan Tinggi

Jumat, 3 Juli 2026 - 13:02
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.