• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

RUU PFII Resmi Digodok, Indonesia Bangun Kawasan Finansial Berstandar Dunia

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Jumat, 3 Juli 2026 - 12:05
in Ekonomi
Menteri Keuangan RI Purbaya Yudhi Sadewa (kanan) saat menyampaikan keterangan pemerintah dalam rapat bersama Komisi XI DPR RI di Jakarta, Kamis (2/7/2026). Foto: Dokumen Kemenkeu

Menteri Keuangan RI Purbaya Yudhi Sadewa (kanan) saat menyampaikan keterangan pemerintah dalam rapat bersama Komisi XI DPR RI di Jakarta, Kamis (2/7/2026). Foto: Dokumen Kemenkeu

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pemerintah bersama Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI_ resmi memulai pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII). Regulasi ini menjadi langkah strategis untuk menghadirkan kawasan keuangan berstandar internasional sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam persaingan ekonomi global.

RUU PFII merupakan amanat Pasal 248A Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2026 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 mengenai Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (P2SK). Kehadirannya diharapkan mampu mendorong terciptanya ekosistem keuangan yang lebih modern, kompetitif, dan mampu menarik arus investasi internasional.

BacaJuga:

Estafet BI Beralih, Destry-Aida Ditantang Menentukan Arah Ekonomi

HUT ke-81 RI, PLN Nusantara Power Pastikan Pasokan Listrik Andal di Seluruh Indonesia

MES Tetapkan 4 Tahap Pengembangan Ekonomi Syariah Menuju Global

Menteri Keuangan RI Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan, pembentukan PFII sejalan dengan agenda Asta Cita untuk memperkuat fondasi ekonomi nasional yang inklusif, berkelanjutan, dan berdaya saing tinggi.

“Pembentukan Pusat Finansial Internasional Indonesia dimaksudkan untuk meningkatkan daya saing Indonesia sebagai pusat keuangan internasional,” jelas Purbaya saat menyampaikan keterangan pemerintah dalam rapat bersama Komisi XI DPR RI di Jakarta, Kamis (2/7/2026).

“PFII diharapkan menjadi katalis bagi pendalaman sektor keuangan nasional, pengembangan inovasi jasa keuangan, peningkatan investasi, fasilitasi pembiayaan sektor-sektor prioritas dan proyek strategis nasional, pembiayaan berkelanjutan, serta memperkuat kontribusi sektor keuangan terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia,” sambungnya.

Menurut Purbaya, berbagai negara telah memanfaatkan pusat keuangan internasional sebagai instrumen untuk menarik investasi, memperluas akses pembiayaan, mempercepat inovasi jasa keuangan, hingga memperkuat posisi dalam rantai ekonomi global.

“Indonesia memiliki modal yang sangat kuat untuk mengambil peran lebih besar dalam ekosistem keuangan global. Besarnya perekonomian nasional, luasnya pasar domestik, posisi geografis yang strategis, kekayaan sumber daya alam, serta prospek pertumbuhan ekonomi jangka panjang menjadi fondasi yang kuat untuk mengembangkan pusat aktivitas keuangan bertaraf internasional,” ucapnya.

Namun hingga kini Indonesia belum memiliki kawasan keuangan internasional dengan tata kelola, kelembagaan, kepastian hukum, dan daya saing yang setara dengan pusat-pusat keuangan dunia. Karena itu, pemerintah mengusulkan pembentukan PFII sebagai kawasan dengan kekhususan tertentu yang mampu memenuhi kebutuhan industri jasa keuangan global.

RUU ini juga mengatur pembentukan kelembagaan yang bertugas menyelenggarakan, mengelola, mengawasi, hingga menyelesaikan sengketa di kawasan PFII. Seluruh mekanisme dirancang dengan prinsip profesional, independen, transparan, dan akuntabel.

“Untuk meningkatkan daya tarik investasi, pemerintah menyiapkan berbagai kemudahan, mulai dari aspek keimigrasian, ketenagakerjaan, residensi, perizinan, hingga pemberian insentif yang ditujukan menarik investasi jangka panjang dan mendorong aktivitas ekonomi bernilai tambah,” kata Purbaya.

Di bidang hukum, pemerintah mengusulkan pembentukan Pengadilan PFII yang memiliki kewenangan khusus menangani sengketa usaha di kawasan tersebut maupun sengketa komersial internasional yang berkaitan dengan PFII. Selain itu, RUU membuka ruang penerapan praktik terbaik internasional melalui penyesuaian prinsip hukum komersial global tanpa mengurangi kedaulatan hukum nasional. Penyusunannya juga telah dikoordinasikan bersama Mahkamah Agung.

“Pemerintah meyakini manfaat pembentukan PFII akan dirasakan secara luas, tidak hanya oleh pelaku usaha di kawasan tersebut, tetapi juga oleh perekonomian nasional melalui peningkatan investasi, penciptaan lapangan kerja, transfer pengetahuan dan teknologi, pengembangan sumber daya manusia, serta penguatan daya saing Indonesia di tingkat global,” ujar Purbaya.

Menutup penyampaiannya, Purbaya berharap pembahasan RUU PFII bersama DPR RI dapat menghasilkan regulasi yang mampu menjawab kebutuhan pembangunan ekonomi Indonesia di masa depan.

“Pemerintah berharap pembahasan RUU tentang Pusat Finansial Internasional Indonesia dapat menghasilkan pengaturan yang mampu menjawab kebutuhan pembangunan ekonomi Indonesia di masa depan dengan tetap memperhatikan amanat Undang-Undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan,” tambahnya. (her)

Tags: Kemenkeupurbaya yudhi sadewaPusat Finansial Internasional IndonesiaRUU PFII

Berita Terkait.

Destry-Damayanti
Ekonomi

Estafet BI Beralih, Destry-Aida Ditantang Menentukan Arah Ekonomi

Rabu, 19 Agustus 2026 - 01:32
Rumah Tahan Gempa BRIN Lulus Ujian, Siap Jadi Model Rekonstruksi di Daerah Rawan Bencana
Ekonomi

HUT ke-81 RI, PLN Nusantara Power Pastikan Pasokan Listrik Andal di Seluruh Indonesia

Selasa, 18 Agustus 2026 - 23:10
Ferry
Ekonomi

MES Tetapkan 4 Tahap Pengembangan Ekonomi Syariah Menuju Global

Selasa, 18 Agustus 2026 - 22:29
Dari Tengah Rig, Pertamina Drilling Kobarkan Semangat Kemerdekaan dan Jaga Energi Indonesia
Ekonomi

Dari Tengah Rig, Pertamina Drilling Kobarkan Semangat Kemerdekaan dan Jaga Energi Indonesia

Selasa, 18 Agustus 2026 - 16:21
Bea Cukai Dorong Investasi dan Ekspor PT Kimia Jiuding Indonesia lewat Pemberian Fasilitas Kawasan Berikat
Ekonomi

Bea Cukai Dorong Investasi dan Ekspor PT Kimia Jiuding Indonesia lewat Pemberian Fasilitas Kawasan Berikat

Selasa, 18 Agustus 2026 - 15:37
pekerja
Ekonomi

Hilirisasi Butuh SDM Unggul, Menaker: Industrialisasi Tak Bisa Jalan Sendiri

Selasa, 18 Agustus 2026 - 13:13

BERITA POPULER

  • antam

    Harga Emas Pekan Depan Bakal Berayun, Selisih Proyeksi Capai Rp300 Ribu

    3262 shares
    Share 1305 Tweet 816
  • Bea Cukai Yogyakarta Awasi Pemusnahan Rokok HM Sampoerna, Pastikan Sesuai Ketentuan

    2161 shares
    Share 864 Tweet 540
  • METOO Dorong Kesadaran Kesehatan Mulut Lewat Inovasi Perfume Toothpaste

    928 shares
    Share 371 Tweet 232
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    3880 shares
    Share 1552 Tweet 970
  • Polisi Blokade Mahasiswa di Thamrin, Ini Lokasi Demo yang Diperbolehkan

    852 shares
    Share 341 Tweet 213
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.