INDOPOSCO.ID – PT Pelindo Jasa Maritim (PJM) kembali menorehkan prestasi di bidang komunikasi korporat dengan meraih TOP Digital PR Award 2026. Penghargaan yang diberikan oleh InfoEkonomi.ID bersama TRAS N CO Indonesia di Jakarta, Selasa (30/6/2026), menjadi bukti keberhasilan perusahaan membangun reputasi melalui strategi komunikasi digital yang efektif.
Bagi PJM, penghargaan ini mencerminkan keberhasilan perusahaan menghadirkan komunikasi yang informatif, kredibel, sekaligus mendukung transformasi industri kemaritiman nasional.
Sekretaris Perusahaan PJM, Tubagus Patrick, menyebut penghargaan tersebut menjadi pengakuan atas transformasi komunikasi perusahaan yang semakin adaptif terhadap perkembangan era digital.
“Penghargaan TOP Digital PR Award 2026 merupakan bentuk apresiasi atas komitmen PT Pelindo Jasa Maritim (PJM) dalam mengelola komunikasi korporat yang adaptif, inovatif, dan berbasis digital,” ujar Tubagus.
Menurutnya, pencapaian tersebut menunjukkan bahwa strategi komunikasi yang dijalankan PJM mampu memperkuat reputasi perusahaan, meningkatkan transparansi informasi, sekaligus mempererat hubungan dengan seluruh pemangku kepentingan.
Penghargaan ini menjadi pengakuan bahwa transformasi komunikasi yang dilakukan PJM telah mampu memperkuat reputasi perusahaan, meningkatkan keterbukaan informasi, serta membangun hubungan yang lebih dekat dan terpercaya dengan seluruh pemangku kepentingan.
“Lebih dari itu, penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus menghadirkan komunikasi yang relevan, berdampak, dan memberikan nilai tambah bagi perusahaan maupun masyarakat,” jelasnya.
Tubagus menjelaskan, keberhasilan tersebut tidak lepas dari strategi komunikasi digital yang terintegrasi dengan fokus pada peningkatan keterlibatan para pemangku kepentingan.
“Keberhasilan PJM didukung oleh strategi komunikasi digital yang terintegrasi dan berorientasi pada stakeholder engagement. Kami secara konsisten menghadirkan konten yang informatif, edukatif, dan inspiratif melalui berbagai kanal digital, memperkuat sinergi dengan media, serta mengoptimalkan penyebaran informasi secara cepat dan akurat,” tutur Tubagus.
PJM juga terus memanfaatkan teknologi digital, termasuk kecerdasan buatan (AI), untuk memperkuat efektivitas komunikasi perusahaan.
“Media digital kami gunakan sebagai sarana untuk menyampaikan informasi secara real-time, memperluas jangkauan komunikasi, dan meningkatkan interaksi dengan para pemangku kepentingan. Pemanfaatan teknologi, termasuk kecerdasan buatan (Artificial Intelligence), membantu kami dalam melakukan media monitoring, pengelolaan konten, dan identifikasi isu secara lebih cepat sehingga perusahaan dapat merespons secara tepat, menjaga reputasi, dan meningkatkan kepercayaan publik,” ungkapnya.
Di tengah derasnya arus informasi digital, PJM juga menghadapi tantangan menjaga kecepatan respons sekaligus memastikan akurasi setiap informasi yang disampaikan.
“Tantangan terbesar di era digital adalah tingginya kecepatan arus informasi dan dinamika persepsi publik yang terus berubah. Informasi dapat menyebar secara luas dalam waktu singkat sehingga perusahaan dituntut untuk mampu merespons secara cepat, akurat, dan transparan,” kata Tubagus.
“Di sisi lain, kami juga perlu memastikan bahwa seluruh informasi yang disampaikan tetap konsisten dengan nilai perusahaan dan mencerminkan komitmen PJM dalam memberikan layanan maritim yang andal, aman, dan berkelanjutan,” sambungnya.
Ke depan, PJM akan terus memperkuat strategi Digital Public Relations melalui peningkatan kualitas konten digital, optimalisasi media monitoring dan social listening, penguatan komunikasi krisis berbasis digital, serta pemanfaatan AI dalam mendukung pengambilan keputusan komunikasi.
“Ke depan kami akan fokus pada peningkatan kualitas konten digital, optimalisasi media monitoring dan social listening, penguatan komunikasi krisis berbasis digital, serta pemanfaatan AI untuk mendukung pengambilan keputusan komunikasi yang lebih cepat dan tepat. PJM juga akan terus memperluas engagement dengan para pemangku kepentingan melalui komunikasi yang lebih interaktif, transparan, dan berorientasi pada penciptaan nilai bersama,” tutupnya.(her)


















