• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Cegah Perundungan, Lingkungan Belajar Aman Tak Bisa Ditawar

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Senin, 29 Juni 2026 - 22:41
in Nasional
Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Nasional Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Terbuka di Desa Tegal, Kabupaten Bogor. Foto: Nasuha/ INDOPOSCO

Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Nasional Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Terbuka di Desa Tegal, Kabupaten Bogor. Foto: Nasuha/ INDOPOSCO

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Peran perguruan tinggi sangat penting dalam memperkuat dan mewujudkan lingkungan belajar yang aman, inklusif, dan bebas perundungan. Ketua Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Nasional Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Terbuka (UT), Dony Darma Sagita, mengatakan salah satu program pengabdian kepada masyarakat UT adalah desa binaan.

“Desa Tegal ini sudah menjadi desa binaan UT selama tiga tahun terakhir. Berbagai program pemberdayaan pendidikan telah dijalankan secara berkelanjutan,” ujar Dony dalam keterangan, Senin (29/6/2026).

BacaJuga:

Banggar DPR Setuju Sekolah Swasta Gratis, Tantangan Terbesar Kini Soal Anggaran

Kemenko PMK Dalami Penyebab Ribuan Peserta SNBP 2026 Batal Kuliah

Beasiswa Doktor Bakal Melimpah, LPDP Ungkap Strateginya

Ia menyebut program tersebut meliputi pembangunan pojok baca di sekolah, penguatan literasi anak, parenting positif, pendampingan penyusunan RPPH bagi guru PAUD, pendalaman Kurikulum Merdeka Belajar, hingga peningkatan kapasitas guru dan keluarga.

Menurut Dony, keberhasilan program tersebut menunjukkan kolaborasi antara perguruan tinggi dengan pemerintah desa mampu memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kualitas pendidikan.

“Pengabdian kepada masyarakat harus hadir sebagai proses pendampingan, bukan sekadar kegiatan sesaat. Di Desa Tegal kami melihat komitmen yang kuat dari pemerintah desa, sekolah, guru, tokoh masyarakat, dan warga untuk bersama-sama meningkatkan kualitas pendidikan anak,” ungkapnya.

Sementara itu, Sekretaris Desa Tegal, Bogor Jayadi, mengapresiasi kontribusi UT yang konsisten mendampingi masyarakat selama tiga tahun terakhir. Menurutnya, berbagai program yang dijalankan, mulai dari pojok baca, parenting, pelatihan guru PAUD hingga penguatan sekolah ramah anak, sangat sesuai dengan kebutuhan masyarakat desa.

“Kami berterima kasih karena program ini memberikan dampak positif bagi masyarakat,” katanya.

Di tempat yang sama, akademisi yang juga perwakilan dari Kementerian Agama (Kemenag), Randi Saputra, mengingatkan bahwa bullying dapat muncul dalam berbagai bentuk, mulai dari fisik, verbal, sosial hingga digital. Karena itu, sekolah perlu memiliki sistem pencegahan yang jelas.

“Sekolah harus membangun komunikasi positif, memperkuat pendidikan karakter, serta melibatkan orang tua dan masyarakat dalam perlindungan anak,” ungkapnya.

Hal yang sama disampaikan akademisi dari IAIN Kerinci, Cand. Agung Tri Prasetya. Ia menekankan pentingnya dukungan psikologis dalam menciptakan lingkungan ramah anak.

“Anak membutuhkan ruang belajar yang aman, penuh penerimaan, dukungan emosional, serta bebas dari berbagai bentuk kekerasan,” katanya. (nas)

Tags: Anti BullyingDesa BinaanPendidikan Inklusif

Berita Terkait.

Program 3 Juta Rumah Dapat Suntikan Lahan, Purbaya: Proyek Pro Rakyat Diprioritaskan
Nasional

Banggar DPR Setuju Sekolah Swasta Gratis, Tantangan Terbesar Kini Soal Anggaran

Senin, 29 Juni 2026 - 23:57
Kemenko PMK Dalami Penyebab Ribuan Peserta SNBP 2026 Batal Kuliah
Nasional

Kemenko PMK Dalami Penyebab Ribuan Peserta SNBP 2026 Batal Kuliah

Senin, 29 Juni 2026 - 23:41
Trauma Dieksploitasi di Kamboja, Korban TPPO: Jangan Tergiur Gaji Besar
Nasional

Beasiswa Doktor Bakal Melimpah, LPDP Ungkap Strateginya

Senin, 29 Juni 2026 - 23:31
Belanda vs Maroko: Koeman Klaim Duel Unggulan yang ‘Kepagian’
Nasional

Bawaslu Minta Aturan Pidana Pemilu, KUHP, dan KUHAP Diselaraskan

Senin, 29 Juni 2026 - 23:21
Belanda vs Maroko: Koeman Klaim Duel Unggulan yang ‘Kepagian’
Nasional

Belanda vs Maroko: Koeman Klaim Duel Unggulan yang ‘Kepagian’

Senin, 29 Juni 2026 - 23:11
Trauma Dieksploitasi di Kamboja, Korban TPPO: Jangan Tergiur Gaji Besar
Nasional

Trauma Dieksploitasi di Kamboja, Korban TPPO: Jangan Tergiur Gaji Besar

Senin, 29 Juni 2026 - 22:51

BERITA POPULER

  • Ronaldo

    Hasil Piala Dunia: Ronaldo Pimpin Portugal Berpesta, Inggris Kehilangan Taji di Hadapan Ghana

    1726 shares
    Share 690 Tweet 432
  • Hasil Piala Dunia: Portugal Libas Uzbekistan 5-0, Martinez Sanjung Habis Cristiano Ronaldo

    1694 shares
    Share 678 Tweet 424
  • Hasil Piala Dunia 2026: Kalah Telak dari Prancis, Pelatih Norwegia Sengaja Simpan 10 Pemain Andalan

    1635 shares
    Share 654 Tweet 409
  • Hasil Piala Dunia Grup F: Jepang-Swedia Dampingi Belanda ke Fase Gugur

    1089 shares
    Share 436 Tweet 272
  • Piala Dunia 2026: Nagelsmann Ungkap Penyebab Kekalahan Jerman dari Ekuador

    1016 shares
    Share 406 Tweet 254
Meski Diunggulkan, Ancelotti Ingatkan Brasil Waspadai Kejutan Jepang
Olahraga

Meski Diunggulkan, Ancelotti Ingatkan Brasil Waspadai Kejutan Jepang

Editor Folber Siallagan
Senin, 29 Juni 2026 - 22:11

INDOPOSCO.ID - Timnas Brasil akan ditantang Timnas Jepang dalam babak 32 besar Piala Dunia 2026. Duel sengit perebutan tiket ke...

SelengkapnyaDetails
Tantang Brasil, Skuad Samurai Biru Siap Hadirkan Kejutan di Babak 32 Besar

Tantang Brasil, Skuad Samurai Biru Siap Hadirkan Kejutan di Babak 32 Besar

Senin, 29 Juni 2026 - 17:35
Selebrasi

Bungkam Afrika Selatan, Kedisiplinan dan Agresivitas Jadi Kunci Kemenangan Kanada

Senin, 29 Juni 2026 - 10:41
Buchanan

Hasil Piala Dunia: Hukum Afsel di Injury Time, Kanada ke 16 Besar

Senin, 29 Juni 2026 - 08:19
32 Besar Piala Dunia 2026 Dimulai, Catat Jadwal dan Jam Tayang Seluruh Pertandingan!

32 Besar Piala Dunia 2026 Dimulai, Catat Jadwal dan Jam Tayang Seluruh Pertandingan!

Minggu, 28 Juni 2026 - 18:51
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.