• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Purbaya Tegaskan APBN Harus Jadi Motor Pertumbuhan, Bukan Sekadar Penjaga Stabilitas

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Minggu, 28 Juni 2026 - 19:31
in Ekonomi
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa saat membuka Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri (KSTI) Indonesia 2026 di Jakarta, Minggu (28/6/2026). Foto: Dok. Kemenkeu

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa saat membuka Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri (KSTI) Indonesia 2026 di Jakarta, Minggu (28/6/2026). Foto: Dok. Kemenkeu

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pemerintah menegaskan bahwa Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tidak hanya berfungsi menjaga stabilitas ekonomi, tetapi juga menjadi instrumen utama mempercepat transformasi Indonesia menuju negara maju. Fokus tersebut diwujudkan melalui penguatan riset, pengembangan teknologi, industrialisasi, serta pembangunan sumber daya manusia (SDM) unggul.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan arah kebijakan fiskal ke depan akan semakin berpihak pada pembangunan ekonomi berbasis ilmu pengetahuan dan inovasi. Menurutnya, APBN harus mampu melahirkan talenta berkualitas sebagai fondasi pertumbuhan ekonomi jangka panjang.

BacaJuga:

Transport & Logistics Jadi Andalan PDC, Layanan Terintegrasi Siap Topang Industri Energi

KSTI 2026, Menbud: Kebudayaan Harus Jadi Mesin Kemandirian Ekonomi Bangsa

Harga Emas Siap Bergejolak Pekan Depan, Analis Beberkan Titik Kritis

Hal itu disampaikan Purbaya saat membuka Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri (KSTI) Indonesia 2026 di Jakarta, Minggu (28/6/2026). Ia menegaskan pemerintah berkomitmen menjaga APBN tetap sehat, kredibel, dan berkelanjutan agar mampu menjalankan fungsi sebagai penyangga stabilitas ekonomi sekaligus pendorong produktivitas nasional.

“Melalui forum KSTI ini, pemerintah mengajak perguruan tinggi, lembaga riset, dan dunia industri memperkuat kolaborasi sehingga kebijakan ekonomi yang lahir benar-benar berbasis ilmu pengetahuan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Purbaya.

Ia optimistis kolaborasi pemerintah, akademisi, peneliti, dan dunia usaha menjadi modal penting untuk mewujudkan Indonesia sebagai salah satu dari lima kekuatan ekonomi terbesar dunia pada 2045.

Menurutnya, target tersebut hanya dapat dicapai melalui pertumbuhan ekonomi yang ditopang SDM unggul, percepatan industrialisasi, penciptaan lapangan kerja produktif, serta berkembangnya perusahaan berbasis inovasi.

Karena itu, pemerintah terus memperkuat pendidikan di bidang Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM) yang dipadukan dengan ilmu sosial, humaniora, seni, keagamaan, dan ekonomi (SHARE) agar kemajuan teknologi tetap berorientasi pada pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.

Salah satu langkah konkret ialah penajaman kebijakan beasiswa LPDP. Mulai 2026, sekitar 80 persen penerima beasiswa akan difokuskan pada bidang STEM dan sektor strategis, seperti pangan, energi, kesehatan, digitalisasi, kecerdasan buatan (AI), semikonduktor, hilirisasi, kemaritiman, dan manufaktur berteknologi tinggi.

Selain itu, Kementerian Keuangan memperkuat penyusunan kebijakan berbasis bukti melalui kolaborasi riset dengan berbagai perguruan tinggi. Melalui Center for Public Finance Research, para peneliti bersama unit-unit di lingkungan Kementerian Keuangan menyusun rekomendasi kebijakan yang lebih akurat dan berdampak bagi pembangunan.

Purbaya juga menyebut fundamental ekonomi Indonesia tetap kuat di tengah ketidakpastian global. Pada triwulan I 2026, ekonomi tumbuh 5,61 persen dengan inflasi 3,08 persen. Kondisi itu didukung surplus perdagangan, cadangan devisa yang memadai, pertumbuhan kredit yang tetap positif, serta sektor manufaktur yang masih berada di zona ekspansif.

“Pemerintah akan terus menjaga stabilitas ekonomi melalui kebijakan fiskal yang adaptif sehingga APBN mampu melindungi masyarakat dari berbagai risiko global sekaligus menjaga momentum pertumbuhan ekonomi,” jelas Purbaya.

Ia menambahkan reformasi fiskal terus berjalan. Hingga Mei 2026, pendapatan negara meningkat, belanja pemerintah dipercepat secara terukur untuk mendorong aktivitas ekonomi, sementara defisit APBN tetap berada pada level aman.

Pada 2026, APBN difokuskan untuk mendukung ketahanan pangan dan energi, peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan, Program Makan Bergizi Gratis, pemberdayaan desa, koperasi dan UMKM, penguatan pertahanan negara, serta percepatan investasi dan perdagangan.

“Berbagai program tersebut diarahkan untuk mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang inklusif, berkualitas, dan berkelanjutan,” ungkap Purbaya.

Lebih lanjut, Purbaya menegaskan keberhasilan menuju Indonesia Emas 2045 membutuhkan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan.

“Pemerintah akan terus memperkuat sinergi dengan perguruan tinggi, lembaga riset, dunia usaha, dan masyarakat agar APBN benar-benar menjadi instrumen pembangunan yang mampu mengantarkan Indonesia menuju Visi Indonesia Emas 2045,” tambahnya. (her)

Tags: APBNKemenkeupurbaya yudhi sadewa

Berita Terkait.

KSTI 2026, Menbud: Kebudayaan Harus Jadi Mesin Kemandirian Ekonomi Bangsa
Ekonomi

Transport & Logistics Jadi Andalan PDC, Layanan Terintegrasi Siap Topang Industri Energi

Minggu, 28 Juni 2026 - 22:31
KSTI 2026, Menbud: Kebudayaan Harus Jadi Mesin Kemandirian Ekonomi Bangsa
Ekonomi

KSTI 2026, Menbud: Kebudayaan Harus Jadi Mesin Kemandirian Ekonomi Bangsa

Minggu, 28 Juni 2026 - 21:31
Harga Emas Siap Bergejolak Pekan Depan, Analis Beberkan Titik Kritis
Ekonomi

Harga Emas Siap Bergejolak Pekan Depan, Analis Beberkan Titik Kritis

Minggu, 28 Juni 2026 - 20:01
Exciting Adventures on Australia’s Coral Coast, From Swimming to Sailing
Ekonomi

Dukung Layanan Haji, Indo Artha Multitek Perkenalkan Teknologi Smart Health dan Sistem Digital

Minggu, 28 Juni 2026 - 19:16
Kapal-Penunjang
Ekonomi

PTK Bidik Kinerja Stabil 2026 lewat Transformasi dan Optimalisasi Bisnis

Minggu, 28 Juni 2026 - 17:07
Abimanyu
Ekonomi

Bangun SDM Adaptif Pertamina Drilling Andalkan Coaching, Digitalisasi dan Budaya Inovasi

Minggu, 28 Juni 2026 - 16:06

BERITA POPULER

  • Ronaldo

    Hasil Piala Dunia: Ronaldo Pimpin Portugal Berpesta, Inggris Kehilangan Taji di Hadapan Ghana

    1724 shares
    Share 690 Tweet 431
  • Hasil Piala Dunia: Portugal Libas Uzbekistan 5-0, Martinez Sanjung Habis Cristiano Ronaldo

    1692 shares
    Share 677 Tweet 423
  • Hasil Piala Dunia 2026: Kalah Telak dari Prancis, Pelatih Norwegia Sengaja Simpan 10 Pemain Andalan

    1598 shares
    Share 639 Tweet 400
  • Hasil Piala Dunia Grup F: Jepang-Swedia Dampingi Belanda ke Fase Gugur

    1085 shares
    Share 434 Tweet 271
  • Piala Dunia 2026: Nagelsmann Ungkap Penyebab Kekalahan Jerman dari Ekuador

    1013 shares
    Share 405 Tweet 253
32 Besar Piala Dunia 2026 Dimulai, Catat Jadwal dan Jam Tayang Seluruh Pertandingan!
Olahraga

32 Besar Piala Dunia 2026 Dimulai, Catat Jadwal dan Jam Tayang Seluruh Pertandingan!

Editor Juni Armanto
Minggu, 28 Juni 2026 - 18:51

INDOPOSCO.ID – Babak gugur Piala Dunia (PD) 2026 resmi bergulir setelah seluruh rangkaian pertandingan fase grup berakhir. Sebanyak 32 tim...

SelengkapnyaDetails
Jadwal Babak 32 Besar Piala Dunia: Dibuka Afsel vs Kanada, Ditutup Kolombia Kontra Ghana 

Jadwal Babak 32 Besar Piala Dunia: Dibuka Afsel vs Kanada, Ditutup Kolombia Kontra Ghana 

Minggu, 28 Juni 2026 - 18:34
David-Alaba

Hasil Piala Dunia Grup J: Argentina Sempurna, Austria-Aljazair Lolos Juga

Minggu, 28 Juni 2026 - 11:51
Pemain-Kolombia

Hasil Piala Dunia Grup K: Portugal Gagal Gusur Kolombia, Kongo Lolos Dramatis

Minggu, 28 Juni 2026 - 09:49
Pemain-Kroasia

Hasil Piala Dunia Grup L: Kroasia-Ghana Temani Inggris ke 32 Besar

Minggu, 28 Juni 2026 - 08:18
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.