• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Politik

Gaungkan Gerakan Literasi, Legislator Usul Dibangunnya Pojok Baca di DPR

Dilianto Editor Dilianto
Jumat, 26 Juni 2026 - 21:01
in Politik
Anggota DPR RI, Willy Aditya saat mengisi Talkshow bertajuk ‘Literasi Budaya untuk Demokrasi: Merawat Kearifan, Menguatkan Kebangsaan’ tersebut diselenggarakan di Perpustakaan DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (25/6/2026). Foto : Biro pemberitaan DPR RI/Ist/Alma

Anggota DPR RI, Willy Aditya saat mengisi Talkshow bertajuk ‘Literasi Budaya untuk Demokrasi: Merawat Kearifan, Menguatkan Kebangsaan’ tersebut diselenggarakan di Perpustakaan DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (25/6/2026). Foto : Biro pemberitaan DPR RI/Ist/Alma

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Anggota DPR RI Willy Aditya mengusulkan dibuatnya pojok baca di beberapa lokasi ‘transit’ di DPR. Dengan begitu, harapnya, karyawan hingga pekerja di DPR seperti office boy (OB), cleaning service (CS), sopir dan Pamdal (petugas keamanan dalam) DPR mempunyai akses untuk membaca.

“Niat baik membangun literasi bisa dimulai dari hal-hal yang ada di sekitar kita, untuk orang-orang di lingkungan kita sendiri,” kata Willy dalam keterangan tertulisnya dikutip dari laman DPR RI, Jumat (26/6/2026).

BacaJuga:

Reshuffle Kabinet Prabowo: Politik Jalan, Teknokrasi Tak Boleh Tertinggal

Menuju Pemilu 2029, Bawaslu Siapkan Kajian Skenario Baru Dapil

Bawaslu Kaji Ulang Dapil Pemilu 2029, Soroti Ketimpangan “Harga” Kursi

Hal tersebut juga sempat disampaikan Willy saat mengisi talk show Festival Literasi yang diselenggarakan DPR. Talkshow bertajuk ‘Literasi Budaya untuk Demokrasi: Merawat Kearifan, Menguatkan Kebangsaan’ tersebut diselenggarakan di Perpustakaan DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (25/6/2026) kemarin.

Selain Willy, talk show juga diisi oleh pegiat literasi yang telah lama berkecimpung di dunia buku dan bacaan, Wien Muldian dan Dosen Komunikasi Universitas Bina Nusantara sekaligus peneliti doktoral di bidang komunikasi, Andari Karina Anom. Talk show itu menghadirkan tiga suara dari tiga dunia yang berbeda yaitu politik, gerakan literasi, dan akademia.

Menurut Willy, talk show pada Festival Literasi DPR tidak berbicara tentang angka-angka kebijakan, bukan pula tentang perdebatan politik. Melainkan tentang sesuatu yang lebih mendasar yakni bagaimana sebuah bangsa membaca dirinya sendiri.

Di antara banyak hal yang dibicarakan, ada satu momen yang paling membekas dalam kesempatan tersebut. Selaku politisi, Willy tidak berbicara tentang kebijakan atau undang-undang terkait literasi.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Komisi XIII DPR RI ini justru berbicara tentang OB, CS, Pamdal, karyawan Setjen DPR, hingga sopir-sopir para anggota DPR yang setiap hari lalu-lalang di koridor dan basement tempat mobil terparkir.

Perhatian Willy tertuju pada sesuatu yang selama ini luput dari perhatian banyak pihak, yakni soal akses dan ruang mereka akan literasi.

“Saya membayangkan ruang-ruang yang selama ini hanya menjadi tempat transit, bisa menjelma menjadi jendela pengetahuan yang accessible, yang terbuka bagi siapa saja, tanpa memandang seragam yang mereka kenakan,” tuturnya.

Willy mengatakan, kelompok masyarakat seperti OB, CS, hingga Pamdal selama ini kurang memiliki akses terhadap buku-buku bacaan padahal membaca menjadi salah satu bagian dari literasi yang penting untuk masyarakat.

“Dengan pojok bacaan di basement, di area parkir, di tempat istirahat para karyawan, kita berharap gerakan literasi Indonesia semakin besar manfaatnya. Mungkin juga bisa dilakukan di kementerian/lembaga lain,” ungkap Pegiat Literasi di DPR RI ini.

Anggota Fraksi NasDem itu mengingatkan, literasi bukan hanya sekadar kemampuan membaca dan menulis namun fondasi utama pendidikan yang mencakup keterampilan mengakses, memahami, serta menggunakan informasi secara kritis. Oleh karenanya, Willy menyebut semua masyarakat dari berbagai kalangan berhak memperoleh akses literasi termasuk OB, sopir hingga petugas keamanan.

“Memang para pemimpin sidang di DPR ini bisa lancar berkat siapa jika bukan karena pengamanan para Pamdal? Memang kerja para TA (tenaga ahli) bisa selancar apa jika beberapa kebutuhannya tidak ditopang oleh para OB?” tuturnya retorik.

Willy menyebut, literasi bukan sekadar mengetahui dan bukan hanya milik mereka yang duduk di bangku seminar atau sekolah.

“Literasi adalah milik semua pihak dan kalangan. Milik mereka yang membaca koran di kantin, yang berdiskusi tentang apa yang baru saja dibacanya, hingga para sopir yang menulis catatan kecil di sela jam istirahat saat menunggu atasannya bersidang di gedung DPR,” papar Willy.

Willy pun menegaskan, setiap warga Indonesia berhak mendapatkan akses pendidikan yang merupakan hak dasar seluruh rakyat Indonesia.

“Literasi merupakan bagian dari pendidikan. Artinya saat akses literasi terpenuhi, hak dasar warga untuk mendapat pendidikan juga terpenuhi,” sebut Legislator dari Dapil Jawa Timur XI itu.

“Tentunya hal ini sejalan dengan amanat konstitusi ‘mencerdaskan kehidupan bangsa’ yang merupakan salah satu tujuan luhur negara Indonesia,” tambah Willy.

Pimpinan Komisi Hak Asasi Manusia (HAM) tersebut pun menekankan pentingnya gerakan literasi menyusul fenomena krisis literasi yang terjadi di Indonesia. Menurut Willy, krisis literasi di Indonesia adalah tantangan multidimensional yang ditandai dengan rendahnya skor PISA (Programme for International Student Assessment) dan minat baca masyarakat.

“Indonesia masih memiliki tantangan dalam hal literasi. Kita lihat bagaimana di berbagai daerah ditemukan anak-anak sekolah tingkat lanjut yang belum bisa membaca. Angka buta huruf nasional juga tren penurunannya tak banyak,” ucapnya.

“Maka berbagai pendekatan untuk meningkatkan minat baca masyarakat perlu semakin diperbanyak, termasuk memperluas akses membaca untuk masyarakat dari semua kalangan,” tambah Willy.

Wakil rakyat dari Dapil Madura ini pun tak berhenti di tataran gagasan dan wacana. Dalam Festival Literasi DPR, ia langsung membagikan buku diari (buku harian) kepada para petugas kebersihan, petugas keamanan, dan karyawan DPR RI yang hadir.

Dengan buku diari, Willy berharap kegiatan menulis yang juga menjadi bagian dari literasi dapat semakin berkembang di lingkungan DPR.

“Bukan buku tebal berisi teori. Hanya sebuah buku catatan kecil dengan harapan besar bahwa menulis, seperti membaca, bisa menjadi kebiasaan yang tumbuh dari keseharian. Mana tahu, lahir seorang sastrawan, pujangga, dan cerpenis baru dari DPR ini,” ucapnya.

“Karena literasi bukan sekadar membaca. Literasi adalah pengetahuan yang memadai tentang sesuatu hal. Karena itulah dibutuhkan juga menulis agar tumbuh dialektika di dalam pikiran kita. Itulah sejatinya literasi,” tutup Willy. (dil)

Tags: DPR RIFestival Literasi ParlemenWilly Aditya

Berita Terkait.

Kabinet Makin Gemuk, Senator Tagih Bukti Efisiensi Prabowo
Politik

Reshuffle Kabinet Prabowo: Politik Jalan, Teknokrasi Tak Boleh Tertinggal

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 21:02
Menuju Pemilu 2029, Bawaslu Siapkan Kajian Skenario Baru Dapil
Politik

Menuju Pemilu 2029, Bawaslu Siapkan Kajian Skenario Baru Dapil

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 18:06
Bawaslu Kaji Ulang Dapil Pemilu 2029, Soroti Ketimpangan “Harga” Kursi
Politik

Bawaslu Kaji Ulang Dapil Pemilu 2029, Soroti Ketimpangan “Harga” Kursi

Jumat, 2 Oktober 2026 - 22:28
Bandung Dipilih Jokowi untuk Umumkan Gabung PSI, Ada Pesan Politik di Baliknya
Politik

Bandung Dipilih Jokowi untuk Umumkan Gabung PSI, Ada Pesan Politik di Baliknya

Rabu, 30 September 2026 - 12:55
Jokowi Mulai Bangun Jalur Politik Sendiri di PSI, Pisah dengan Prabowo?
Politik

Jokowi Mulai Bangun Jalur Politik Sendiri di PSI, Pisah dengan Prabowo?

Rabu, 30 September 2026 - 11:32
PDIP: Pertemuan Lanjutan Prabowo-Megawati Mudah-mudahan saat Ultah Presiden
Politik

PDIP: Pertemuan Lanjutan Prabowo-Megawati Mudah-mudahan saat Ultah Presiden

Selasa, 29 September 2026 - 23:47

OLAHRAGA

crystaline
Olahraga

Ribuan Pelari Ramaikan Crystalin RunXperience 2026 di Jakarta

Editor Folber Siallagan
Minggu, 4 Oktober 2026 - 21:11

INDOPOSCO.ID - Sekitar 9.500 pelari dari berbagai latar belakang dan komunitas turut meramaikan Crystalin RunXperience 2026 di Jakarta. Digelar di...

SelengkapnyaDetails
Todotua

Asian Games 2026 Ditutup Manis, Kontingen Indonesia Bawa Pulang 39 Medali dan Catat Hasil Optimal

Minggu, 4 Oktober 2026 - 12:04
Hardiyanto-Kenneth

Kejurda Piala Gubernur 2026: 420 Pecatur Adu Strategi, Targetkan Tiket Kejurnas

Minggu, 4 Oktober 2026 - 11:03
Mendag Tegaskan MFN WTO Harus Dipertahankan, Ini Alasannya 

Cetak 5 Gol ke Gawang Bangladesh, Mitchell Baker Samai Rekor Iswadi Idris

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 17:13
Tim Voli Pantai Raih Medali Perak di Asian Games Aichi-Nagoya 2026

Tim Voli Pantai Raih Medali Perak di Asian Games Aichi-Nagoya 2026

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 14:33

BERITA POPULER

  • puan

    Kembali Raih Emas Asian Games 2026, Ketua DPR Dorong Penghargaan Bagi Atlet Secara Utuh

    3898 shares
    Share 1559 Tweet 975
  • Asian Games 2026 Ditutup Manis, Kontingen Indonesia Bawa Pulang 39 Medali dan Catat Hasil Optimal

    2186 shares
    Share 874 Tweet 547
  • Cetak 5 Gol ke Gawang Bangladesh, Mitchell Baker Samai Rekor Iswadi Idris

    906 shares
    Share 362 Tweet 227
  • Firli Bahuri Raih Doktor, Tawarkan Model Baru Penyelesaian Konflik Sosial

    860 shares
    Share 344 Tweet 215
  • Bukan Lartas, Kemendag Sebut Wajib Halal untuk Jaga Mutu dan Kepercayaan Konsumen

    768 shares
    Share 307 Tweet 192
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.