INDOPOSCO.ID – Perkembangan positif yang mengindikasikan membaiknya kondisi geopolitik antara Iran dan Amerika Serikat (AS) membawa angin segar bagi aktivitas pelayaran di kawasan Timur Tengah. Menyikapi situasi tersebut, PT Pertamina International Shipping (PIS) menyatakan dua armadanya, Pertamina Pride dan Gamsunoro, yang saat ini berada di kawasan Teluk Arab, tengah bersiap untuk melintasi Selat Hormuz.
Pejabat Sementara (Pjs.) Corporate Secretary PIS, Vega Pita mengatakan, perusahaan terus memantau secara cermat dinamika keamanan di kawasan yang masih berkembang dari waktu ke waktu. Di saat yang sama, PIS juga mengevaluasi sejumlah alternatif rute pelayaran yang dinilai lebih aman, termasuk melalui Perairan Oman yang saat ini menjadi salah satu opsi yang dipertimbangkan oleh pelaku industri maritim.
“PIS terus memantau secara cermat perkembangan situasi yang masih sangat dinamis di kawasan tersebut, sekaligus mengevaluasi alternatif rute yang lebih aman, termasuk melalui Perairan Oman yang saat ini menjadi salah satu opsi yang dipertimbangkan oleh pelaku industri pelayaran,” ujar Vega Pita dalam keterangannya, Minggu (21/6/2026).
Sebagai bagian dari langkah antisipatif, PIS telah menyiapkan berbagai aspek operasional untuk memastikan pelayaran dapat berlangsung dengan aman. Perseroan memastikan perlindungan asuransi tersedia, kesiapan awak kapal terjaga, kondisi teknis kapal dan mesin dalam keadaan optimal, serta sistem navigasi dan komunikasi berfungsi dengan baik.
Selain itu, seluruh persyaratan regulasi pelayaran internasional juga telah dipenuhi dengan tetap mempertimbangkan perkembangan situasi keamanan di lapangan.
Vega menambahkan, PIS juga menjalin koordinasi intensif dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk Kementerian Luar Negeri, Kedutaan Besar Republik Indonesia di Teheran, dan otoritas terkait. Langkah tersebut dilakukan seiring penyusunan passage plan atau rencana pelayaran yang aman dan adaptif terhadap kondisi terkini.
“PIS terus berkoordinasi secara intensif dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk Kementerian Luar Negeri, Kedutaan Besar RI di Teheran, serta otoritas terkait, sambil menyiapkan passage plan yang aman dan sesuai dengan perkembangan situasi terkini,” terang Vega.
Menurutnya, keselamatan awak kapal, keamanan armada, dan perlindungan muatan tetap menjadi prioritas utama perusahaan dalam setiap pengambilan keputusan operasional.
“Keselamatan awak kapal, keamanan kapal, dan perlindungan muatan tetap menjadi prioritas utama perusahaan. PIS berharap kondisi geopolitik di kawasan terus membaik sehingga Pertamina Pride dan Gamsunoro dapat segera melanjutkan pelayaran dengan aman dalam waktu dekat,” tutupnya.
Dengan berbagai langkah mitigasi yang telah disiapkan, PIS menunjukkan komitmennya untuk menjaga kelancaran operasional sekaligus mengedepankan aspek keselamatan di tengah dinamika geopolitik yang masih berkembang di kawasan strategis jalur pelayaran dunia tersebut.(her)
















