• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Ekonomi Tumbuh 5,29 Persen, DPR Ingatkan Ancaman di Balik Angka Positif

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Kamis, 6 Agustus 2026 - 22:24
in Ekonomi
Said

Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI Said Abdullah. Foto: Dok. DPR RI

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Di tengah tekanan geopolitik dunia dan ketidakpastian ekonomi global yang belum juga mereda, perekonomian Indonesia justru menunjukkan daya tahan yang kuat. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi nasional pada triwulan II-2026 mencapai 5,29 persen secara tahunan (year-on-year/yoy).

Capaian tersebut mendapat apresiasi dari Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI Said Abdullah. Menurutnya, pertumbuhan tersebut menjadi sinyal bahwa ekonomi domestik masih mampu bergerak positif meski situasi global penuh tantangan.

BacaJuga:

PHE Buka Jalan Menuju Era CCS Regional, Asri Basin Jadi Andalan

ANTAM Serap 9 Ton Emas Freeport, Rantai Pasok Domestik Makin Solid

Harga Emas Akhir September Fluktuatif, China dan Polandia Jadi Pembeli Aktif

“Di tengah gejolak geopolitik dan ketidakpastian perekonomian global, kita bersyukur perekonomian nasional masih tumbuh 5,29 persen (yoy),” ujar Said dalam keterangan yang diterima wartawan, Kamis (6/8/2026).

Said menjelaskan, laju pertumbuhan pada triwulan kedua tahun ini banyak ditopang faktor musiman. Momentum libur sekolah menjadi pendorong utama meningkatnya aktivitas masyarakat, khususnya pada sektor akomodasi serta penyediaan makanan dan minuman yang mampu tumbuh hingga 10,6 persen.

Aktivitas pendidikan juga memberi kontribusi terhadap geliat ekonomi. Proses penerimaan peserta didik baru, masuknya mahasiswa baru hingga kenaikan kelas membuat sektor informasi dan komunikasi mencatat pertumbuhan 6,97 persen.

Sementara itu, musim kemarau yang lebih ekstrem menyebabkan kebutuhan penggunaan pendingin ruangan meningkat. Kondisi tersebut, ditambah lonjakan harga gas akibat konflik geopolitik dunia, mendorong sektor pengadaan listrik dan gas tumbuh 10,81 persen.

Dari sisi pengeluaran, konsumsi rumah tangga masih menjadi motor utama perekonomian nasional dengan kontribusi 53,3 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB). Meski pertumbuhannya sedikit melambat menjadi 5,05 persen dibanding triwulan sebelumnya yang mencapai 5,52 persen, Said menilai daya beli masyarakat tetap terjaga.

Selain konsumsi, investasi juga menunjukkan tren yang menggembirakan. Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) tumbuh 6,87 persen, sedangkan ekspor meningkat menjadi 4,13 persen, jauh lebih tinggi dibanding triwulan I-2026 yang hanya tumbuh 0,9 persen.

Namun di balik deretan angka positif tersebut, Said mengingatkan pemerintah agar tidak mengabaikan perlambatan yang mulai terlihat di sektor-sektor strategis.

Industri pengolahan, misalnya, mengalami penurunan laju pertumbuhan dari 5,04 persen pada triwulan I menjadi 4,52 persen pada triwulan II-2026.

“Pemerintah penting untuk mewaspadai hal ini, sebab industri pengolahan menyumbangkan 18,5 persen dari PDB, sekaligus menjadi kontributor 13,5 persen tenaga kerja nasional dan cerminan sebagian besar tenaga kerja formal,” tegas Said.

Perlambatan serupa juga terjadi di sektor pertanian. Meski sempat didukung panen raya di sejumlah daerah, pertumbuhan sektor ini turun dari 4,97 persen menjadi 3,8 persen. Padahal, pertanian masih menyumbang 13,57 persen terhadap PDB sekaligus menjadi sumber mata pencaharian bagi 28,75 persen tenaga kerja nasional.

Said menilai perlambatan di dua sektor tersebut berpotensi memengaruhi kondisi ketenagakerjaan nasional.

Berdasarkan data BPS, jumlah pekerja formal memang meningkat dari 59,93 juta orang pada Februari 2026 menjadi 60,31 juta orang pada Mei 2026 atau setara 40,7 persen dari total tenaga kerja. Namun di saat yang sama, pekerja informal masih mendominasi dengan jumlah 87,88 juta orang atau 59,3 persen.

Bahkan jika dibandingkan dengan akhir 2025, proporsi pekerja informal meningkat 1,6 persen, sedangkan pekerja formal justru turun dalam besaran yang sama.

Menurut legislator asal Jawa Timur itu, kondisi tersebut diduga ikut mendorong meningkatnya ketimpangan sosial yang tercermin dari rasio gini nasional, naik dari 0,363 pada September 2025 menjadi 0,368 pada Maret 2026, terutama di wilayah perkotaan yang meningkat dari 0,383 menjadi 0,387.

“Mereka yang bekerja di sektor formal relatif lebih berdaya tahan karena dukungan jaminan sosial. Sementara pekerja di sektor informal langsung berhadapan dengan tekanan inflasi di sektor transportasi, pendidikan, kesehatan, dan bahan makanan,” ungkap Said.

Karena itu, ia meminta pemerintah segera memperkuat iklim usaha, khususnya di sektor industri manufaktur dan perdagangan besar, sekaligus memperluas akses pendidikan tinggi agar kualitas tenaga kerja semakin meningkat.

Selain itu, Said juga mendorong hadirnya kebijakan afirmatif bagi pekerja informal agar memiliki perlindungan sosial yang lebih baik.

“Saya berharap ada program afirmasi dari pemerintah untuk memberikan berbagai jaminan sosial, terkhusus ditujukan kepada para pekerja informal, seperti beasiswa, kemudahan akses BPJS, hingga perluasan lapangan kerja,” pungkasnya.(her)

Tags: Badan Pusat StatistikDPR RIEkonomi Nasionalgeopolitik

Berita Terkait.

Tak Sekadar Raih Juara, Piala Sedulur Purworejo Pupuk Semangat Guyub Rukun Warga Perantau
Ekonomi

PHE Buka Jalan Menuju Era CCS Regional, Asri Basin Jadi Andalan

Senin, 28 September 2026 - 14:05
Geger! Jasad Pria Mengapung di Pantai Labuan Pandeglang, Polisi Tegaskan Bukan Korban Kapal Rombongan Jurnalis
Ekonomi

ANTAM Serap 9 Ton Emas Freeport, Rantai Pasok Domestik Makin Solid

Senin, 28 September 2026 - 11:30
Geger! Jasad Pria Mengapung di Pantai Labuan Pandeglang, Polisi Tegaskan Bukan Korban Kapal Rombongan Jurnalis
Ekonomi

Harga Emas Akhir September Fluktuatif, China dan Polandia Jadi Pembeli Aktif

Senin, 28 September 2026 - 11:15
Pesan Menohok John Herdman Jelang Indonesia vs Malaysia: Jadikan SUGBK Neraka Bagi Lawan!
Ekonomi

BRI Life Perkuat Pengalaman Nasabah Lewat Layanan dan Inovasi Digital

Senin, 28 September 2026 - 10:05
Ponpes
Ekonomi

PDC Dorong Kemandirian Pesantren dan Pastikan Layanan Konsumsi Rig Berstandar

Minggu, 27 September 2026 - 16:08
IABC
Ekonomi

Kembangkan Komunikasi Berdampak, PHI Sabet 7 Penghargaan IABC Awards 2026

Minggu, 27 September 2026 - 15:07

OLAHRAGA

Tak Sekadar Raih Juara, Piala Sedulur Purworejo Pupuk Semangat Guyub Rukun Warga Perantau
Olahraga

Tak Sekadar Raih Juara, Piala Sedulur Purworejo Pupuk Semangat Guyub Rukun Warga Perantau

Editor Laurens Dami
Senin, 28 September 2026 - 13:39

INDOPOSCO.ID - Semangat Guyub Rukun warga Purworejo di perantauan diwujudkan melalui turnamen olahraga Piala Sedulur Purworejo. Ajang perdana yang diikuti...

SelengkapnyaDetails
Jumlah Penonton Indonesia vs Malaysia Diprediksi Melonjak, Joey Pelupessy Antusias

Jumlah Penonton Indonesia vs Malaysia Diprediksi Melonjak, Joey Pelupessy Antusias

Senin, 28 September 2026 - 12:53
Hotspot Nasional Tembus 559 Titik, Kemenhut Perkuat Pengendalian Karhutla di Kalimantan Tengah

Jelang Lawan Malaysia di GBK, John Herdman Usung Misi “Melindungi Tanah Air”

Senin, 28 September 2026 - 12:00
Erick Thohir Pantau Latihan Garuda, John Herdman Ungkap Antusiasme Jelang Lawan Malaysia

Erick Thohir Pantau Latihan Garuda, John Herdman Ungkap Antusiasme Jelang Lawan Malaysia

Senin, 28 September 2026 - 10:20
Rahmat-Erwin-Abdullah

Pecahkan Rekor Dunia, Rahmat Erwin Sumbang Emas Kedua Indonesia di Asian Games 2026

Minggu, 27 September 2026 - 09:41

BERITA POPULER

  • Transformasi Pelayanan BPN Banten Dimulai, Urus Balik Nama Tanah Tak Lagi Berbulan-bulan

    Transformasi Pelayanan BPN Banten Dimulai, Urus Balik Nama Tanah Tak Lagi Berbulan-bulan

    3902 shares
    Share 1561 Tweet 976
  • Lolos Seleksi Barca Academy, Pesepak Bola Muda Bekasi Terbang ke Spanyol

    1104 shares
    Share 442 Tweet 276
  • Soal Klaster Mewah di Lapas Cibinong, Pakar Hukum Minta Menteri Imipas Terima Sanksi

    1007 shares
    Share 403 Tweet 252
  • Pasca-OTT KPK, Pegawai ATR/BPN Syok dan Buka Suara Soal ‘Struktur Bayangan’

    1001 shares
    Share 400 Tweet 250
  • Kasus Keracunan MBG Berulang, DPR Hanya Minta BGN Benahi Tata Kelola

    883 shares
    Share 353 Tweet 221
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.