• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Internasional

Pengendali Keuangan Jaringan Narkoba Fredy Pratama Ditangkap, Penyidik Telusuri Operasi Internasional

Nelly Marinda Situmorang Editor Nelly Marinda Situmorang
Minggu, 21 Juni 2026 - 13:04
in Internasional
Johnny-Eddizon-Isir

Kadivhumas Polri, Johnny Eddizon Isir memberikan keterangan pers terkait penangkapan Frans Antoni, salah satu buronan prioritas yang selama ini masuk dalam DPO jaringan narkotika internasional yang diduga dikendalikan Fredy Pratama. Foto: Humas Polri

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Upaya memburu jaringan narkotika internasional yang diduga dikendalikan Fredy Pratama kembali menunjukkan perkembangan signifikan. Bareskrim Polri melalui Tim Delegasi Polri berhasil mengamankan Frans Antoni, salah satu buronan prioritas yang selama ini masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO), sebelum akhirnya dipulangkan ke Indonesia dari Malaysia.

Frans diamankan di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Kuala Lumpur, Malaysia pada Kamis (18/6/2026). Sehari berselang, Jumat (19/6/2026), ia diterbangkan ke Indonesia melalui Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) menggunakan fasilitas Surat Perjalanan Laksana Paspor (SPLP) karena diketahui memasuki wilayah Malaysia secara ilegal.

BacaJuga:

Demokrasi Hijau Mendunia, Indonesia Jadi Tuan Rumah ISC-3 2027

Iran Tegaskan Tidak Akan Tunduk pada Sanksi Ekonomi AS

Iran Tepis Ancaman Sanksi Ekonomi Trump: Melanjutkan Kebijakan Gagal

Keberhasilan tersebut disebut merupakan hasil koordinasi lintas negara antara Polri, otoritas Malaysia, dan perwakilan pemerintah Indonesia di luar negeri.

Kadivhumas Polri, Johnny Eddizon Isir, menilai penangkapan Frans Antoni menjadi langkah penting dalam mengurai struktur sindikat yang selama ini diduga beroperasi di berbagai negara.

“Frans Antoni merupakan salah satu figur penting dalam struktur jaringan Fredy Pratama. Perannya tidak hanya sebagai pelaksana di lapangan, tetapi juga sebagai pengendali keuangan dan penghubung jaringan internasional,” ujar Johnny dalam keterangannya, dikutip pada Minggu (20/6/2026).

“Penangkapannya menjadi langkah strategis untuk membongkar secara menyeluruh struktur organisasi dan aliran dana sindikat narkotika internasional tersebut,” lanjutnya.

Polri menyatakan proses penyidikan tidak berhenti pada penangkapan tersebut. Aparat masih terus mengembangkan perkara untuk melacak aset yang diduga berasal dari tindak pidana narkotika sekaligus mengidentifikasi pihak-pihak lain yang terlibat dalam jaringan tersebut.

“Polri berkomitmen menindak tegas setiap pelaku kejahatan narkotika, termasuk pihak-pihak yang berperan dalam pencucian uang hasil kejahatan. Kami akan terus mengejar para pelaku yang masih buron, termasuk Fredy Pratama, serta menyita aset-aset yang berasal dari hasil tindak pidana untuk memutus mata rantai kejahatan narkotika sampai ke akarnya,” tegas Johnny.

Pihak kepolisian juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh instansi yang berperan dalam proses pelacakan hingga pemulangan tersangka ke Indonesia.

“Keberhasilan ini menunjukkan bahwa ruang gerak para pelaku kejahatan transnasional semakin sempit. Polri bersama mitra dalam dan luar negeri akan terus memperkuat kerja sama untuk memastikan setiap pelaku dapat dimintai pertanggungjawaban sesuai hukum yang berlaku,” tambahnya.

Frans Antoni diketahui telah berstatus DPO sejak 12 November 2023 berdasarkan Nomor: DPO/B15-97/XI/2023/DITTIPIDNARKOBA. Dalam dugaan struktur organisasi jaringan Fredy Pratama, ia disebut memegang peran strategis sebagai pengendali keuangan, koordinator operasional, sekaligus penghubung aktivitas lintas negara.

Hasil penyidikan menyebut Frans diduga menjadi aktor penting dalam operasi pencucian uang hasil kejahatan narkotika sepanjang 2017 hingga 2023. Selama periode itu, ia diduga melakukan sekitar 168 perjalanan membawa dana dari Indonesia menuju Thailand, dengan nilai sedikitnya Rp1 miliar dalam setiap perjalanan. Dana tersebut disebut lebih dahulu disamarkan melalui sejumlah money changer sebelum dikonversi ke pecahan 1.000 Dolar Singapura untuk kemudian dibawa ke luar negeri.

Selain itu, penyidik menduga Frans menerima setoran tunai senilai total 1.200.000 Dolar Singapura dari Kosnadi Irwan alias Uncle. Polisi juga menemukan dugaan penggunaan tiga rekening Bank BCA atas nama adik kandungnya, Steven Antoni, yang disebut dipakai sebagai rekening penampungan dan penyaluran dana hasil kejahatan.

Kini, setelah berada di Indonesia, Frans Antoni menjalani pemeriksaan intensif oleh penyidik. Fokus pendalaman meliputi penelusuran aliran dana, pemetaan jaringan yang masih aktif, hingga penguatan proses pengejaran terhadap Fredy Pratama yang hingga saat ini masih berstatus buronan internasional dan masuk dalam daftar Red Notice.(her)

Tags: Fredy PratamanarkotikaOperasi Internasional

Berita Terkait.

Muktamar ke-35 NU Sepakati AHWA dan Larangan Rangkap Jabatan
Internasional

Demokrasi Hijau Mendunia, Indonesia Jadi Tuan Rumah ISC-3 2027

Minggu, 30 Agustus 2026 - 15:01
kamenri
Internasional

Iran Tegaskan Tidak Akan Tunduk pada Sanksi Ekonomi AS

Minggu, 30 Agustus 2026 - 00:30
abbas
Internasional

Iran Tepis Ancaman Sanksi Ekonomi Trump: Melanjutkan Kebijakan Gagal

Kamis, 20 Agustus 2026 - 19:09
Sesmenko PMK: Teknologi Harus Hadir Menjawab Persoalan Nyata Bangsa
Internasional

Tolak Pola Konflik Berulang, Menlu Iran: Kami Ingin Berakhirnya Perang

Rabu, 19 Agustus 2026 - 10:30
kbri
Internasional

Perayaan HUT RI di Kanada, KBRI Beri Penghargaan untuk Dua Sosok Penting

Selasa, 18 Agustus 2026 - 10:10
Gempa NTT, Presiden Iran Sampaikan Dukacita dan Tawarkan Bantuan Medis
Internasional

Gempa NTT, Presiden Iran Sampaikan Dukacita dan Tawarkan Bantuan Medis

Senin, 17 Agustus 2026 - 20:15

OLAHRAGA

John-Herdman
Olahraga

Tuntaskan Merdeka Run, John Herdman Tantang Adu Lari Skuad Garuda

Editor Nelly Marinda Situmorang
Senin, 31 Agustus 2026 - 13:45

INDOPOSCO.ID - John Herdman tak hanya sibuk memikirkan strategi di lapangan hijau. Pelatih Timnas Indonesia itu menunjukkan sisi kompetitifnya lewat...

SelengkapnyaDetails
Marquez

Klasemen MotoGP 2026 Makin Panas Usai Marc Marquez Menang di Aragon

Senin, 31 Agustus 2026 - 09:01
GTWCE-Endurance Cup: Mercedes-BMW Menggila di Nurburgring, Ferrari Siapkan Serangan Balik

GTWCE-Endurance Cup: Mercedes-BMW Menggila di Nurburgring, Ferrari Siapkan Serangan Balik

Minggu, 30 Agustus 2026 - 13:31
Jay Idzes Tampil Penuh, 3 Sapuannya Warnai Kemenangan Perdana Sassuolo

Jay Idzes Tampil Penuh, 3 Sapuannya Warnai Kemenangan Perdana Sassuolo

Minggu, 30 Agustus 2026 - 10:55
Hasil Liga Inggris: City Berpesta, Liverpool Nyaris Celaka

Hasil Liga Inggris: City Berpesta, Liverpool Nyaris Celaka

Minggu, 30 Agustus 2026 - 09:01

BERITA POPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.