• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

DPR Desak KPK Bongkar Mafia Izin Tinggal WNA di Bali, Jangan Hanya Geledah Kantor Imigrasi

Dilianto Editor Dilianto
Minggu, 21 Juni 2026 - 16:27
in Nusantara
I-Nyoman-Parta

Anggota Komisi III DPR RI, I Nyoman Parta. Foto: Dok DPR RI

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Penggeledahan yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Kantor Imigrasi Ngurah Rai dan Kantor Imigrasi Denpasar, Bali, terkait dugaan pemerasan dalam pengurusan izin tinggal warga negara asing (WNA) pada Jumat (19/6/2026), mendapat dukungan sekaligus sorotan dari DPR RI. KPK didorong untuk tidak berhenti pada pengumpulan dokumen dan barang bukti, tetapi juga mengusut tuntas pihak-pihak yang diduga terlibat dalam praktik tersebut.

Anggota Komisi III DPR RI, I Nyoman Parta, meminta KPK memperluas penyelidikan dengan memeriksa seluruh pejabat imigrasi yang memiliki keterkaitan dengan proses penerbitan visa dan izin tinggal di Bali. Menurutnya, pengusutan secara menyeluruh diperlukan untuk mengungkap kemungkinan adanya praktik korupsi dan penyalahgunaan kewenangan yang telah berlangsung dalam waktu lama.

BacaJuga:

Kasus Jantung Tinggi, Kaltim Perkuat Layanan Kardiovaskular

115 Kali Penindakan, Bea Cukai Jambi Musnahkan Barang Ilegal Senilai Rp3,6 Miliar

Pengobatan Gratis Warnai Perayaan HUT PLN Indonesia Power UBP Holtekamp, Warga Sambut Antusias

“KPK tidak boleh hanya berhenti pada penggeledahan. Harus dilanjutkan dengan pemeriksaan terhadap pejabat-pejabat imigrasi yang terkait agar persoalan ini bisa dibuka secara terang,” kata Parta dalam keterangannya, Minggu (21/6/2026).

Politikus PDI Perjuangan tersebut menilai Bali memiliki kerentanan tinggi terhadap penyalahgunaan fasilitas keimigrasian karena menjadi salah satu tujuan utama wisatawan, pekerja asing, dan investor mancanegara. Karena itu, setiap celah dalam sistem pengawasan berpotensi dimanfaatkan untuk berbagai aktivitas ilegal.

Parta menyebut dugaan penyimpangan di sektor keimigrasian tidak hanya berdampak pada administrasi negara, tetapi juga dapat berkaitan dengan berbagai tindak pidana lain, seperti tenaga kerja asing ilegal, penyalahgunaan visa, investasi fiktif, praktik nominee, tindak pidana perdagangan orang (TPPO), pencucian uang, hingga jaringan narkotika internasional.

Menurutnya, penyalahgunaan izin tinggal dan praktik nominee merupakan persoalan yang paling mengkhawatirkan karena berpengaruh langsung terhadap kondisi sosial dan ekonomi masyarakat Bali. Fenomena tersebut dinilai turut mendorong kenaikan harga tanah, perubahan fungsi lahan, hingga berkurangnya peluang usaha bagi masyarakat lokal.

Ia juga menyoroti maraknya kasus WNA yang diduga masuk menggunakan visa kunjungan, tetapi kemudian bekerja atau menjalankan usaha di Bali. Selain itu, terdapat dugaan penggunaan status investor untuk memperoleh izin tinggal meskipun tidak memenuhi persyaratan investasi yang berlaku.

“Persoalannya bukan hanya terjadi di pusat. Banyak aktivitas warga negara asing yang berkaitan langsung dengan Bali, sehingga pengawasan di daerah ini harus menjadi perhatian utama,” ujarnya.

Parta menegaskan bahwa penyelidikan tidak boleh hanya menyasar aparatur imigrasi. KPK juga diminta menelusuri keterlibatan pihak swasta atau agen perantara yang selama ini berperan dalam pengurusan visa, KITAS, maupun izin tinggal lainnya.

Menurutnya, jaringan pengurusan izin tinggal yang bermasalah umumnya melibatkan lebih dari satu pihak sehingga perlu dilakukan penelusuran secara menyeluruh untuk mengungkap alur praktik yang terjadi.

“Seluruh pihak yang ikut berperan dalam penerbitan KITAS maupun izin tinggal yang bermasalah harus diperiksa. Jika ada pihak yang memperoleh keuntungan dari praktik tersebut, harus dimintai pertanggungjawaban,” tegasnya.

Parta berharap pengusutan kasus ini dapat menjadi momentum pembenahan sistem keimigrasian nasional, khususnya di Bali sebagai salah satu pintu gerbang utama masuknya warga negara asing ke Indonesia. Ia menilai pemberantasan korupsi di sektor keimigrasian penting dilakukan untuk menjaga kepastian hukum, melindungi kepentingan masyarakat, serta mencegah dampak sosial dan ekonomi yang lebih luas.

“Kami berharap kasus ini diusut sampai tuntas agar praktik-praktik yang merusak tata kelola keimigrasian dan merugikan masyarakat tidak terus berulang,” pungkasnya.(dil)

Tags: DPR RIImigrasi BaliKomisi IIIKorupsi ImigrasiKPK

Berita Terkait.

gedung
Nusantara

Kasus Jantung Tinggi, Kaltim Perkuat Layanan Kardiovaskular

Kamis, 25 Juni 2026 - 21:21
Pemusnahan
Nusantara

115 Kali Penindakan, Bea Cukai Jambi Musnahkan Barang Ilegal Senilai Rp3,6 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 - 14:06
Pemeriksaan
Nusantara

Pengobatan Gratis Warnai Perayaan HUT PLN Indonesia Power UBP Holtekamp, Warga Sambut Antusias

Kamis, 25 Juni 2026 - 12:44
lombok
Nusantara

Kemarau Sebabkan Kekeringan Melanda, 4.245 KK di Lombok Barat Krisis Air Bersih

Kamis, 25 Juni 2026 - 06:06
nhm
Nusantara

Implementasi ‘Menambang dengan Hati’, NHM Sukses Fasilitasi Operasi Jantung Warga Doro di Jakarta

Rabu, 24 Juni 2026 - 22:54
Polda Jabar Bentuk Satgas Khusus Usut Kasus Penganiayaan Brutal oleh Taufik Hidayat
Nusantara

Polda Jabar Buka Layanan Pengaduan bagi Korban Lain Tersangka Taufik Hidayat

Rabu, 24 Juni 2026 - 19:30

BERITA POPULER

  • Ronaldo

    Hasil Piala Dunia: Ronaldo Pimpin Portugal Berpesta, Inggris Kehilangan Taji di Hadapan Ghana

    1646 shares
    Share 658 Tweet 412
  • Hasil Piala Dunia: Portugal Libas Uzbekistan 5-0, Martinez Sanjung Habis Cristiano Ronaldo

    1546 shares
    Share 618 Tweet 387
  • Hasil Piala Dunia: Spanyol Bantai Arab Saudi, VAR Selamatkan Belgia dari Kekalahan

    924 shares
    Share 370 Tweet 231
  • Hasil Piala Dunia: Kuasai Bola 78 Persen tapi Mandul, Tuchel Akui Inggris Bermain Terlalu Hati-hati Kontra Ghana

    892 shares
    Share 357 Tweet 223
  • Los Blancos Makin Ganas! Rekrut 2 Bintang Tanpa Mahar, Kini Incar Bek Inter

    1134 shares
    Share 454 Tweet 284
Maseko
Olahraga

Hasil Piala Dunia: Korsel Tumbang dari Afrika Selatan, Hong Myung-bo: Ini Tanggung Jawab Saya!

Editor Nelly Marinda Situmorang
Kamis, 25 Juni 2026 - 12:14

INDOPOSCO.ID - Pelatih Timnas Korea Selatan Hong Myungbo tidak puas setelah timnya kalah 0-1 atas Timnas Afrika Selatan pada laga...

SelengkapnyaDetails
Timnas-Afsel

Hasil Piala Dunia Grup A: Meksiko Tak Terbendung, Afsel Ukir Sejarah

Kamis, 25 Juni 2026 - 11:43
Cunha

Hasil Piala Dunia : Bantai Skotlandia 3-0, Matheus Cunha: Kepercayaan Diri Brasil Telah Kembali

Kamis, 25 Juni 2026 - 10:52
Pemain-Maroko

Hasil Piala Dunia Grup C: Maroko Temani Brasil ke 32 Besar, Skotlandia Menanti Keajaiban

Kamis, 25 Juni 2026 - 09:41
Promise-David

Kanada Kalah dari Swiss, Jesse Marsch Tetap Puji Aksi Pemain Cadangan

Kamis, 25 Juni 2026 - 09:21
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.