• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Daerah

Menjaga Asa di Surga Bahari, Dedikasi Mantri BRI untuk Masyarakat Wakatobi

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Senin, 10 Agustus 2026 - 18:58
in Daerah
briiii

Di gugusan Kepulauan Wakatobi, sebuah wilayah yang dikenal dunia karena keindahan bawah lautnya, tersimpan kisah perjuangan. Di balik ketenangan air lautnya, terdapat tantangan nyata bagi mereka yang bertugas memastikan roda ekonomi tetap berputar di beranda negeri. Salah satunya adalah Wa Ode Sitti Rahmatiah Jufri, atau yang akrab disapa Titin, seorang Mantri BRI dari Unit Wangi-Wangi, Kantor Cabang BRI Baubau. Foto: BRI

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Di gugusan Kepulauan Wakatobi, sebuah wilayah yang dikenal dunia karena keindahan bawah lautnya, tersimpan kisah perjuangan. Di balik ketenangan air lautnya, terdapat tantangan nyata bagi mereka yang bertugas memastikan roda ekonomi tetap berputar di beranda negeri. Salah satunya adalah Wa Ode Sitti Rahmatiah Jufri, atau yang akrab disapa Titin, seorang Mantri BRI dari Unit Wangi-Wangi, Kantor Cabang BRI Baubau.

Sebagai seorang Mantri, ia adalah ujung tombak literasi dan inklusi keuangan bagi masyarakat. Sejak dimutasi pada Januari 2024, Titin harus menerima kenyataan bahwa wilayah kerjanya bukan hanya daratan, melainkan sembilan desa di Pulau Kaledupa yang harus ditempuh dengan menyeberangi lautan lepas dari ibu kota kabupaten, Wangi-Wangi.

BacaJuga:

Bea Cukai Kotabaru Musnahkan Barang Kena Cukai Ilegal Amankan Penerimaan Negara Ratusan Juta Rupiah

Banjir Terjang Parigi Moutong dan Langkat, Ratusan Rumah Terdampak

Tak Sekadar Raih Juara, Piala Sedulur Purworejo Pupuk Semangat Guyub Rukun Warga Perantau

Perjalanan rutin Titin dari kantor di Wangi-Wangi menuju wilayah kerjanya di Kaledupa adalah sebuah narasi tentang keberanian. Dalam kondisi normal, perjalanan menggunakan kapal fiber atau speedboat memakan waktu sekitar 1 jam 40 menit.

Namun, ketika alam sedang tidak bersahabat, perjalanan itu bisa berubah menjadi selama lebih dari dua jam di tengah gempuran ombak.

“Salah satu pengalaman yang paling melekat dalam ingatan saya adalah saat ia harus menyeberang pada musim ombak besar sekitar bulan Januari atau Februari. Saat itu, cuaca mendadak gelap dan tidak ada satu pun kapal reguler yang berani mengambil risiko untuk menyeberang. Namun, karena komitmen saya terhadap nasabah, saya harus mencari cara lain untuk pulang. Akhirnya, kami menyewa ‘body batang’ (perahu kecil bermesin) milik suku Bajo,” kenang Titin.

Bersama lima orang lainnya, sehingga total berjumlah enam orang yang terdiri dari tiga perempuan dan tiga laki-laki, ia memaksakan diri menembus lautan yang saat itu sedang mengamuk. Di tengah laut, mereka berhadapan dengan dinding air setinggi empat meter.

“Lailahaillallah, itu kalau kita sudah di atas ombak, kita lihat ke bawah itu tinggi sekali. Kita dikasih naik, lalu turun lagi ke bawah, dan sekeliling kita itu cuma ada air,” tuturnya menggambarkan situasi mencekam tersebut.

Perjalanan yang seharusnya singkat membengkak menjadi hampir tiga jam. Mereka tiba di Wangi-Wangi menjelang magrib dengan kondisi baju basah kuyup, kelelahan, namun bersyukur masih diberi keselamatan. Pengalaman ini menjadi pengingat bagi Titin bahwa profesinya bukan sekadar tentang angka, tetapi juga tentang mempertaruhkan nyawa demi melayani masyarakat.

Ia bercerita, motivasi terbesar Titin bertahan di wilayah yang penuh tantangan adalah keinginan untuk membantu sesama. Titin memahami bahwa ekonomi masyarakat kepulauan sangat bergantung pada alam. Di Kaledupa, sebagian besar warga menggantungkan hidup dari rumput laut dan kopra.

“Ketika musim ombak besar tiba, hasil rumput laut biasanya menurun drastis karena hancur diterjang arus. Saat itu, masyarakat biasanya beralih fokus mengolah kopra,” katanya.

Di tengah kondisi tersebut, peran Titin sebagai Mantri BRI menjadi penting. Ia tidak hanya menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) untuk modal usaha, tetapi juga membantu nasabah mencari jalan keluar atas persoalan yang mereka hadapi.

Ia pun menyebut, salah satu kisah yang membekas bagi Titin adalah perjuangan seorang anak nasabah yang berupaya membiayai kuliahnya. Di saat yang sama, orang tuanya juga harus memenuhi kewajiban cicilan kredit. Sang anak kemudian membantu keluarganya mengumpulkan kopra hingga memperoleh empat karung tambahan untuk menutup kebutuhan kuliah sekaligus kewajiban kepada bank.

Melihat kejujuran dan kegigihan keluarga tersebut, Titin berinisiatif membantu lebih jauh. Ia memanfaatkan data klaster pengusaha kopra yang dimiliki BRI untuk mempertemukan nasabah dengan pembeli atau pengepul yang memiliki akses ekspedisi sendiri.

“Namanya kita di BRI kan ada data klaster pengusaha. Jadi saya bantu pertemukan dengan pembelinya langsung agar mereka tidak kesulitan menjual hasil buminya,” jelas Titin.

Bagi Titin, melihat nasabah mampu menyekolahkan anak hingga perguruan tinggi dengan dukungan modal dari BRI menjadi kepuasan batin yang tidak ternilai.

Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa tantangan di Kaledupa tidak hanya datang dari ombak, tetapi juga keterbatasan infrastruktur digital. Di wilayah kerja Titin, masih banyak area yang masuk kategori wilayah tanpa sinyal.

Namun, kondisi tersebut tidak menghentikan langkah BRI untuk tetap hadir. Dari sembilan desa yang ditangani Titin, empat BRILink Agen berhasil diaktifkan di desa-desa yang memiliki jaringan internet relatif memadai. Secara keseluruhan, terdapat enam agen aktif yang menjadi perpanjangan layanan BRI di pulau tersebut.

Di tengah keterbatasan akses internet, Titin juga terus mengedukasi masyarakat mengenai layanan keuangan BRI, termasuk penggunaan BRImo di sejumlah titik yang telah terjangkau jaringan. Perlahan, masyarakat mulai memanfaatkan BRImo untuk kebutuhan sehari-hari, mulai dari membayar berbagai tagihan, mengirim uang kepada anak yang menempuh pendidikan di luar daerah, hingga bertransaksi dengan para reseller.

Kehadiran Titin dan layanan BRI memberikan dampak nyata terhadap pertumbuhan ekonomi lokal. Sejak ia bertugas, jumlah nasabah di wilayah tersebut meningkat signifikan hingga sekitar 70%, dari semula sekitar 100 nasabah menjadi hampir 300 nasabah.

Capaian ini menunjukkan bahwa antusiasme masyarakat terhadap layanan keuangan sangat tinggi ketika akses dihadirkan secara langsung dan petugas hadir menjemput bola di lapangan.

Dalam ceritanya, ia juga menyebut bahwa sebagai seorang perempuan pertama yang ditempatkan di wilayah kerja ekstrem Kaledupa (yang sebelumnya selalu diisi oleh laki-laki), Titin menunjukkan bahwa gender bukanlah penghalang untuk menunjukkan performa terbaik. Meski ia mengakui bahwa penempatan perempuan di wilayah ekstrem memiliki tantangan tersendiri, ia memilih untuk menjalaninya dengan rasa bahagia dan menjalani dengan sukacita.

Dirinya bahkan merasa dihargai ketika para nasabah dan BRILink Agen meneleponnya hanya untuk bertanya kapan ia akan berkunjung lagi ke pulau mereka.

“Jangan pilih-pilih tempat kerja, jangan pilih-pilih wilayah. Kita harus kuat, karena banyak orang di luar sana yang menggantungkan kelangsungan usahanya pada kita,” pesan Titin untuk rekan-rekan sesama Mantri BRI di seluruh Indonesia.

Pada kesempatan terpisah, Corporate Secretary BRI Dhanny mengatakan bahwa kisah Wa Ode Sitti Rahmatiah Jufri adalah potret nyata dari komitmen BRI untuk hadir di seluruh pelosok negeri, bahkan di titik-titik yang paling sulit dijangkau sekalipun.

“Melalui tangan dingin para Mantri seperti Titin, BRI tidak hanya menyalurkan modal, tetapi juga menyemai harapan dan memastikan bahwa setiap warga negara, tak peduli seberapa jauh mereka berada di kepulauan, memiliki kesempatan yang sama untuk bertumbuh secara ekonomi. Dedikasi tanpa batas ini adalah bukti bahwa pelayanan setulus hati bisa menembus ombak setinggi empat meter sekalipun,” tegas Dhanny. (adv)

Tags: AsabriMantri BRIMasyarakat WakatobiSurga Bahari

Berita Terkait.

bc2
Daerah

Bea Cukai Kotabaru Musnahkan Barang Kena Cukai Ilegal Amankan Penerimaan Negara Ratusan Juta Rupiah

Senin, 28 September 2026 - 17:07
parigi
Daerah

Banjir Terjang Parigi Moutong dan Langkat, Ratusan Rumah Terdampak

Senin, 28 September 2026 - 16:16
Tak Sekadar Raih Juara, Piala Sedulur Purworejo Pupuk Semangat Guyub Rukun Warga Perantau
Daerah

Tak Sekadar Raih Juara, Piala Sedulur Purworejo Pupuk Semangat Guyub Rukun Warga Perantau

Senin, 28 September 2026 - 13:39
Geger! Jasad Pria Mengapung di Pantai Labuan Pandeglang, Polisi Tegaskan Bukan Korban Kapal Rombongan Jurnalis
Daerah

Geger! Jasad Pria Mengapung di Pantai Labuan Pandeglang, Polisi Tegaskan Bukan Korban Kapal Rombongan Jurnalis

Senin, 28 September 2026 - 10:45
Gempa Bumi Kategori Dangkal Hantam Mamasa di Sulawesi Barat, Kedalaman Hiposenter 5 Km
Daerah

Gempa Bumi Kategori Dangkal Hantam Mamasa di Sulawesi Barat, Kedalaman Hiposenter 5 Km

Minggu, 27 September 2026 - 20:20
Tambak
Daerah

Sentuhan Dana Bergulir LPMUKP KKP: Bangkitkan Budi Daya Lele dan Rantai Pasok Benih di Sukabumi

Minggu, 27 September 2026 - 12:24

OLAHRAGA

puan
Olahraga

Kembali Raih Emas Asian Games 2026, Ketua DPR Dorong Penghargaan Bagi Atlet Secara Utuh

Editor Dilianto
Senin, 28 September 2026 - 22:12

INDOPOSCO.ID - Kontingen Indonesia terus menambah medali di Asian Games Aichi-Nagoya 2026, termasuk emas dari lifter Rahmat Erwin. Ketua DPR...

SelengkapnyaDetails
campus

Campus League The Nationals Badminton Season 1, Expedition Jadi Official Timekeeper

Senin, 28 September 2026 - 15:45
Jumlah Penonton Indonesia vs Malaysia Diprediksi Melonjak, Joey Pelupessy Antusias

Jumlah Penonton Indonesia vs Malaysia Diprediksi Melonjak, Joey Pelupessy Antusias

Senin, 28 September 2026 - 12:53
Hotspot Nasional Tembus 559 Titik, Kemenhut Perkuat Pengendalian Karhutla di Kalimantan Tengah

Jelang Lawan Malaysia di GBK, John Herdman Usung Misi “Melindungi Tanah Air”

Senin, 28 September 2026 - 12:00
Erick Thohir Pantau Latihan Garuda, John Herdman Ungkap Antusiasme Jelang Lawan Malaysia

Erick Thohir Pantau Latihan Garuda, John Herdman Ungkap Antusiasme Jelang Lawan Malaysia

Senin, 28 September 2026 - 10:20

BERITA POPULER

  • Transformasi Pelayanan BPN Banten Dimulai, Urus Balik Nama Tanah Tak Lagi Berbulan-bulan

    Transformasi Pelayanan BPN Banten Dimulai, Urus Balik Nama Tanah Tak Lagi Berbulan-bulan

    3905 shares
    Share 1562 Tweet 976
  • Kembali Raih Emas Asian Games 2026, Ketua DPR Dorong Penghargaan Bagi Atlet Secara Utuh

    2556 shares
    Share 1022 Tweet 639
  • Lolos Seleksi Barca Academy, Pesepak Bola Muda Bekasi Terbang ke Spanyol

    1113 shares
    Share 445 Tweet 278
  • Soal Klaster Mewah di Lapas Cibinong, Pakar Hukum Minta Menteri Imipas Terima Sanksi

    1008 shares
    Share 403 Tweet 252
  • Kasus Keracunan MBG Berulang, DPR Hanya Minta BGN Benahi Tata Kelola

    883 shares
    Share 353 Tweet 221
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.