• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Kemarau 2026 di Depan Mata, Kementan Percepat Gerakan Tanam Padi di Sukabumi

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Jumat, 19 Juni 2026 - 21:01
in Nasional
kementan

Kegiatan Gerakan Persemaian, Olah Lahan dan Tanam di Desa Nyalindung, Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi, Kamis (18/6/2026). Foto : Ist

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kementerian Pertanian (Kementan) secara masif meluncurkan Gerakan Percepatan Semai, Olah Lahan, dan Tanam Serentak di 11 Kabupaten/Kota se-Provinsi Jawa Barat, salah satunya di Kabupaten Sukabumi yang merupakan sentra produksi padi nomor 2 nasional.

Gerakan strategis ini bertujuan untuk mendongkrak Luas Tambah Tanam (LTT) padi guna meningkatkan produksi beras dalam menghadapi ancaman dampak El Nino (Kemarau Panjang) yang diprediksi terjadi pada bulan Juni hingga September 2026.

BacaJuga:

Ibadah GKPI Dibubarkan, DPD RI Minta Kemenag Perkuat Toleransi

Wajib Halal Oktober di Depan Mata, BPJPH Klaim Dukungan dari 80 Negara

DPD RI, BRIN dan ICMI Siap Susun RUU Kecerdasan Artifisial

“Gerakan Percepatan Semai, Tanam dan Olah Lahan ini merupakan terobosan strategis meningkatkan luas tambah tanam padi untuk menambah target luas tambah tanam sehingga produksi beras terus terjaga bahkan surplus. Hal ini sangat penting untuk mewujudkan swasembada pangan berkelanjutan tahun 2026, karena di tahun 2025 kita sudah berhasil mewujudkan swasembada beras. Dengan adanya kegiatan ini, ancaman El Nino atau kemarau Panjang yang diprediksi terjadi dalam Waktu dekat tidak mempengaruhi produksi beras,” demikian dikatakan Pj Swasembada Pangan Berkelanjutan Kabupaten Sukabumi sekaligus Kepala Pusat Pelindungan Varietas dan Perijinan Pertanian (PPVTPP), Leli Nuryati saat kegiatan Gerakan Persemaian, Olah Lahan dan Tanam di Desa Nyalindung, Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi, Kamis (18/6/2026).

Leli menjelaskan dalam menjalankan Gerakan Semai, Olah Lahan dan Tanam ini, Kementan menyalurkan bantuan benih sebanyak 48.750 kg atau seluas 1.950 hektar yang mencakup 76 kelompok tani yang tersebar di 21 Kecamatan. Adapun target LTT Kabupaten Sukabumi di bulan Juni ini yakni seluas 11.275 hektar.

“Petani sudah melakukan persemaian benih padi bantuan ini mulai tanggal 15 Juni 2026 sehingga perkiraan tanam mulai tanggal 25 Juni 2026 karena umur persemaian berkisar 10 sampai 15 hari. Adanya kegiatan gerakan ini dipastikan dapat menambah atau meningkatkan LTT di bulan Juni baik target LTT Propinsi Jabar maupun Kabupaten Sukabumi,” jelasnya.

“Bahkan ini dapat mendongkrak LTT dan produksi padi nasional karena Jawa Barat maupun Kabupaten Sukabumi merupakan penyumbang beras nasional yang tinggi setelah Jawa Timur,” jelasnya.

Lebih lanjut Leli mengatakan Kabupaten Sukabumi pada tahun 2025 berhasil menduduki ranking 2 nasional sebagai penyumbang swasembada produksi padi nasional. Kabupaten Sukabumi juga merupakan salah satu yang pertama kali melaporkan poligonisasi dan menjadi salah satu penyumbang padi gogo.

“Untuk itu, melalui Gerakan ini kita harapkan upaya peningkatan luas tanam dan produksi padi berjalan optimal sehingga Kabupaten Sukabumi bisa menjadi nomor satu nasional dalam produksi beras,” pinta Leli.

Bersamaan, Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi, Ade Suriyaman menegaskan pentingnya kolaborasi kolektif seluruh elemen dalam mensukseskan program swasembada pangan. Bupati Sukabumi menekankan pentingnya keberlanjutan produktivitas pangan ke depan, sehingga untuk mewujudkan hal ini harus memperkuat kolaborasi lintas sektor, melakukan inventarisasi alat dan mesin pertanian (alsintan), dan menyusun laporan rutin yang terkoordinir dengan baik.

“Tanpa bantuan, kolaborasi, dan kerja sama dari semua pihak mulai dari penyuluh, kelompok tani, petani, hingga pemerintah, swasembada tidak akan pernah tercapai. Sukabumi bisa berada di ranking 2 se-Indonesia karena kerja keras kita semua,” tegas Ade.

Sebagai Informasi, Gerakan Percepatan Semai, Olah Lahan dan Tanam di 11 Kabupaten Propinsi Jawa Barat berpusat di Kabupaten Subang. Kegiatan ini dihadiri langsung Irjen Kementan, Letjen TNI (Purn) Irham Waroihan sekaligus Plh. Dirjen Tanaman Pangan yang mewakili Wakil Menteri Pertanian.

Irhan menuturkan Kementan mengalokasi anggaran yang cukup besar dalam upaya meningkatakan produksi pangan hingga mewujudkan swasembada pangan berkelanjutan. Salah satunya untuk meningkatkan produksi melalui Gerakan Percepatan Semai, Olah Lahan dan Tanam Propinsi Jawa Barat dimana target LTT Jawa Barat secara keseluruhan seluas 505 ribu hektar dan ditargetkan seluas 404 ribu hektar tertanam pada bulan Juni ini dan sisanya akan diselesaikan pada bulan Juli.

“Adanya Gerakan Percepatan Semai, Olah Lahan dan Tanam ini dimaksudkan harus menambah luas tanam dan produksi. Produksi padi Jawa Barat masih di bawah Jawa Timur, sehingga melalui gerakan ini produksi padi Jawa Barat dapat melampaui Jawa Timur ke depannya.

“Oleh karena itu, sambungnya, tugas utama para Pj Swasembada Pangan Berkelanjutan di daerah adalah memastikan keberlanjutan tanam padi. Pastikan sarana produksi pertanian, air, pupuk, benih, dan segala sarana yang dibutuhkan petani tersedia di lapangan sehingga kelompok tani dan petani bisa terus menanam.

“Bulan Juli sampai September adalah masa kritis karena ada prediksi El Nino atau kekeringan panjang, jadi kita semua harus benar-benar bersiap,” tegasnya.

“Kementerian Pertanian tentunya menjamin kebutuhan air untuk pertanian aman karena akan menggandeng seluruh pihak mulai BBWS hingga PLN. Selama masih ada air petani tanam saja, karena Kementerian Pertanian akan hadir. Jangan takut,” tambah Irham.

Dalam kegiatan ini, Kementan tidak hanya menyalurkan bantuan benih padi tetapi juga bantuan alat mesin pertanian berupa traktor roda 2 dan pompa air. Bantuan ini dimaksudkan untuk mempercepat persemaian, olah lahan dan tanam di bulan Juni hingga bulan berikutnya. (srv)

Tags: Kementanpanganpertanian

Berita Terkait.

filep
Nasional

Ibadah GKPI Dibubarkan, DPD RI Minta Kemenag Perkuat Toleransi

Selasa, 22 September 2026 - 07:07
haikal
Nasional

Wajib Halal Oktober di Depan Mata, BPJPH Klaim Dukungan dari 80 Negara

Selasa, 22 September 2026 - 00:30
dpd
Nasional

DPD RI, BRIN dan ICMI Siap Susun RUU Kecerdasan Artifisial

Senin, 21 September 2026 - 23:23
bpkh
Nasional

Kelola Dana Haji Rp184 Triliun, BPKH Utamakan Keamanan

Senin, 21 September 2026 - 22:02
fatwa
Nasional

MUI: Tak Ada Lagi Keraguan, Wajib Halal Oktober 2026 Siap Dilaksanakan

Senin, 21 September 2026 - 21:50
pelajar
Nasional

Densus 88 Dukung Aturan Kemenag Batasi Penggunaan Gawai Siswa, Singgung Kasus SMAN 72

Senin, 21 September 2026 - 21:11

OLAHRAGA

ole
Olahraga

21 Pemain Timnas Indonesia Tiba di Jakarta Jelang FIFA ASEAN Cup, 2 Nama Siap Debut

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 22 September 2026 - 08:53

INDOPOSCO.ID – Persiapan Timnas Indonesia menuju FIFA ASEAN Cup 2026 mulai memasuki tahap serius. Sebanyak 21 pemain telah tiba dan...

SelengkapnyaDetails
ole

Ole dan Paes Tiba di Jakarta, Siap Bela Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026

Senin, 21 September 2026 - 20:12
Darurat Evaluasi Wasit Usia Dini: Ketika Peluit Membunuh Kompas Moral dan Mental Anak

Darurat Evaluasi Wasit Usia Dini: Ketika Peluit Membunuh Kompas Moral dan Mental Anak

Minggu, 20 September 2026 - 20:05
persib

Persijap vs Persib: Maung Bandung Bidik Revans, Laskar Kalinyamat Siap Tunjukkan Karakter

Minggu, 20 September 2026 - 12:38
pss

Dewa United vs PSS: Banten Warriors Kantongi Bekal Pramusim dan Filosofi Permainan

Minggu, 20 September 2026 - 11:21

BERITA POPULER

  • sudaryono

    Tuding Guru dan Media ‘Goreng’ Isu Keracunan MBG, Kepala BGN Didesak Mundur

    5539 shares
    Share 2216 Tweet 1385
  • Dilema Revitalisasi Sekolah di Lebak: Terima Bantuan, Kepala Sekolah Malah Tertekan

    1246 shares
    Share 498 Tweet 312
  • Komisi I Soroti Tanggung Jawab Vendor Asing dalam RUU KKS

    1046 shares
    Share 418 Tweet 262
  • Kementerian ATR/BPN Tancap Gas Kejar Target Sertipikasi 3 Juta Bidang Tanah MBR di 2027

    966 shares
    Share 386 Tweet 242
  • Kemendiktisaintek Siapkan Rp 2 Triliun Lebih untuk Dana Riset

    938 shares
    Share 375 Tweet 235
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.