• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Tarif Tol Naik Tiap Dua Tahun, DPR Minta Rumus Lama Dikaji Ulang

Nelly Marinda Situmorang Editor Nelly Marinda Situmorang
Rabu, 10 Juni 2026 - 12:32
in Nasional
macet

Ilustrasi kemacetan lalu lintas di jalan tol saat mudik lebaran 2026 lalu. istimewa

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Skema penyesuaian tarif jalan tol yang selama ini dilakukan secara berkala dinilai perlu ditinjau kembali. Komisi V DPR RI menilai perhitungan pengembalian investasi badan usaha jalan tol (BUJT) semestinya tidak hanya bertumpu pada kenaikan tarif, tetapi juga memperhitungkan lonjakan jumlah pengguna yang dapat meningkatkan pendapatan operator secara signifikan.

Pandangan tersebut disampaikan Anggota Komisi V DPR RI Mori Hanafi dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) yang membahas Standar Pelayanan Minimum (SPM) Jalan Tol di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (9/6/2026).

BacaJuga:

KKP Dorong Pengembangan Carbon Capture Storage di Sektor Energi

Wamenpar: Pengelolaan Sampah Jadi Kunci Jaga Daya Saing Pariwisata Bali

Bea Cukai dan Kampus Bersinergi Tumbuhkan Literasi Kepabeanan Generasi Muda

Dalam paparannya, Mori mengingatkan bahwa setiap proyek jalan tol sejak awal telah dilengkapi berbagai asumsi bisnis, termasuk proyeksi jumlah kendaraan yang akan melintas selama masa konsesi. Karena itu, menurutnya, peningkatan trafik yang jauh melampaui perkiraan seharusnya menjadi variabel penting dalam mengevaluasi kebutuhan kenaikan tarif.

“Kalau kemudian misalnya angkanya investasinya Rp10 triliun, kemudian di situ ketemu lah misalnya konsesinya 40 tahun, ketemulah angkanya tarifnya kira-kira berapa. Di situ juga sudah pasti ada perkiraan pengguna jalan tolnya, Pak. Gak mungkin itu gak dihitung,” ujar Mori.

Politikus Partai NasDem itu menilai, ketika volume kendaraan yang menggunakan jalan tol telah melampaui target awal, pengembalian investasi operator berpotensi terjadi lebih cepat dari yang direncanakan. Dalam kondisi demikian, menurutnya, usulan kenaikan tarif perlu ditelaah lebih cermat.

“Kalau terkaitnya perkiraan pengguna jalan tolnya memang sudah melampaui, ya udah gak usah diusulkan kenaikan lagi tarif. Kalau dari sisi kepentingan bisnisnya, return of investment-nya kembalinya sama, Pak,” tegasnya.

Mori menilai pendekatan yang lebih proporsional diperlukan agar kepentingan pengguna jalan tetap terlindungi tanpa mengganggu kepastian usaha bagi investor.

Pada kesempatan yang sama, pakar transportasi UGM Danang Parikesit menjelaskan bahwa regulasi sebenarnya telah memberi ruang bagi negara untuk memperoleh manfaat ketika pendapatan jalan tol melampaui perencanaan bisnis awal.

Menurut Danang, Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2022 mengatur prinsip bahwa pemerintah berhak mendapatkan bagian dari keuntungan tambahan apabila realisasi lalu lintas kendaraan lebih tinggi dibandingkan proyeksi yang digunakan saat perencanaan proyek.

“Apabila trafik kendaraan lebih tinggi dibanding business plan, pemerintah secara prinsip berhak atas sebagian pendapatan tambahan. Sebaliknya, jika trafik lebih rendah dari proyeksi, risiko bisnis tetap menjadi tanggung jawab badan usaha jalan tol,” kata Danang.

Meski demikian, ia mengungkapkan bahwa hingga saat ini mekanisme teknis mengenai pembagian keuntungan tersebut belum memiliki aturan pelaksana yang jelas. Akibatnya, ketentuan yang sudah diamanatkan undang-undang belum dapat diterapkan secara optimal.

Selain menyoroti formula tarif, Mori juga mengangkat isu masa konsesi sejumlah ruas jalan tol yang menurutnya menunjukkan perbedaan cukup mencolok. Ia menilai panjang pendeknya masa konsesi tidak selalu sejalan dengan nilai investasi yang ditanamkan.

Karena itu, evaluasi menyeluruh terhadap skema konsesi dan pengembalian investasi dinilai penting untuk memastikan keseimbangan antara perlindungan kepentingan publik dan keberlanjutan investasi di sektor infrastruktur jalan tol.

Menurut Mori, kebijakan jalan tol ke depan perlu dirancang dengan prinsip yang lebih adaptif, sehingga tidak hanya mengakomodasi kebutuhan investor, tetapi juga mencerminkan manfaat ekonomi yang diperoleh dari pertumbuhan pengguna jalan yang terus meningkat. (her)

Tags: DPRtarif toltol

Berita Terkait.

kkp
Nasional

KKP Dorong Pengembangan Carbon Capture Storage di Sektor Energi

Rabu, 10 Juni 2026 - 13:03
wamenpar
Nasional

Wamenpar: Pengelolaan Sampah Jadi Kunci Jaga Daya Saing Pariwisata Bali

Rabu, 10 Juni 2026 - 12:42
Bea Cukai jalin sinergi dengan perguruan tinggi guna menumbuhkan pemahaman mahasiswa terhadap aturan kepabeanan dan cukai serta peran strategis instansi dalam mendukung perekonomian dan keamanan nasional/istimewa
Nasional

Bea Cukai dan Kampus Bersinergi Tumbuhkan Literasi Kepabeanan Generasi Muda

Rabu, 10 Juni 2026 - 08:30
Wamendiktisaintek: AI Tak Bisa Gantikan Peran Manusia dalam Pengambilan Keputusan
Nasional

Kemenag Perketat Pengawasan untuk Cegah Kekerasan Seksual di Pesantren

Rabu, 10 Juni 2026 - 07:47
Wamendiktisaintek: AI Tak Bisa Gantikan Peran Manusia dalam Pengambilan Keputusan
Nasional

Penguatan Dewan Pengarah BGN Dinilai Penting untuk Jaga Mutu Program MBG

Rabu, 10 Juni 2026 - 06:43
Wamendiktisaintek: AI Tak Bisa Gantikan Peran Manusia dalam Pengambilan Keputusan
Nasional

KSP Pasang Badan Dukung Reformasi Layanan Publik, MPP dan LAPOR! Jadi Andalan

Rabu, 10 Juni 2026 - 03:04

BERITA POPULER

  • Timnas-U19

    Piala AFF U-19: Pastikan Rotasi Kontra Timor Leste, Nova Minta Garuda Muda Nikmati Laga

    2226 shares
    Share 890 Tweet 557
  • AFF U-19: Indonesia Cukur Timor Leste, Persaingan Puncak Klasemen Makin Panas

    1175 shares
    Share 470 Tweet 294
  • Beraksi Puluhan Kali, Pelaku Curanmor di Tambora Diringkus Polisi

    1128 shares
    Share 451 Tweet 282
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    1419 shares
    Share 568 Tweet 355
  • Prakiraan Cuaca Jakarta Didominasi Berawan, Potensi Hujan di Jakbar dan Kepulauan Seribu

    853 shares
    Share 341 Tweet 213
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.