• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

API-IMA Optimistis Relaksasi Batu Bara Dorong Kinerja Industri dan Penerimaan Negara

Nasuha Editor Nasuha
Selasa, 9 Juni 2026 - 23:51
in Ekonomi
Aktivitas alat berat di area tambang batu bara. Foto: Istimewa

Aktivitas alat berat di area tambang batu bara. Foto: Istimewa

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kalangan industri pertambangan menyambut positif rencana Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) untuk memberikan relaksasi produksi batu bara. Kebijakan yang tengah disiapkan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia tersebut dinilai dapat menjadi instrumen penting untuk menjaga daya tahan sektor pertambangan di tengah berbagai tekanan ekonomi global.

Asosiasi Pertambangan Indonesia-Indonesian Mining Association (API-IMA) menilai langkah pemerintah dengan memberikan relaksasi produksi batu bara tersebut hadir pada momentum yang tepat, terutama ketika pelaku usaha harus menghadapi lonjakan biaya operasional akibat penguatan dolar Amerika Serikat.

BacaJuga:

Buka Rakor Gubernur se-Sumatera, Mendagri Ungkap Strategi Tingkatkan Pertumbuhan Ekonomi

Mendagri Dorong Sumatera Jadi Kekuatan Ekonomi Baru

Pameran Seafood di Jepang Bawa Potensi Transaksi Rp3,49 Triliun

Direktur Eksekutif API-IMA, Sari Esayanti, mengatakan kebijakan relaksasi produksi batu bara yang diterapkan secara terukur akan membantu industri tetap beroperasi optimal sekaligus mempertahankan kontribusinya terhadap perekonomian nasional.

“Kebijakan relaksasi produksi ini menjadi semakin relevan bagi pelaku usaha di tengah tren penguatan kurs dolar AS saat ini. Di satu sisi, kenaikan dolar memang menguntungkan karena transaksi ekspor batu bara menggunakan mata uang dolar, sehingga pendapatan yang dikonversi ke Rupiah akan meningkat. Namun, di sisi lain, pelaku usaha juga tengah menghadapi beban pembengkakan biaya operasional (operational cost),” ujar Sari dalam keterangannya, Selasa (9/6/2026).

Ia menjelaskan bahwa menguatnya mata uang dolar tidak sepenuhnya membawa keuntungan bagi industri. Sebab, berbagai kebutuhan utama kegiatan pertambangan masih bergantung pada produk impor yang nilainya ikut terkerek.

“Kita tahu bahwa komponen utama operasional tambang, seperti bahan bakar, alat berat, dan suku cadang, sangat bergantung pada impor yang harganya terkerek naik akibat kuatnya dolar,” sambungnya.

Menurutnya, relaksasi produksi dapat menjadi solusi untuk menjaga keseimbangan usaha di tengah meningkatnya biaya operasional yang harus ditanggung perusahaan.

“Jika melihat situasi nyata di lapangan, tekanan biaya operasional yang tinggi dan penurunan kuota produksi telah membuat beberapa tambang terpaksa menghentikan produksinya. Kebijakan relaksasi dari Kementerian ESDM ini menjadi angin segar yang dapat menjamin keberlanjutan operasi pertambangan dan sangat penting untuk mencegah potensi PHK (Pemutusan Hubungan Kerja),” tutur Sari.

API-IMA juga menilai kebijakan tersebut tidak hanya berdampak pada keberlangsungan perusahaan tambang, tetapi juga berpotensi menjaga stabilitas tenaga kerja di sektor tersebut. Dengan aktivitas produksi yang tetap berjalan, risiko penghentian operasi dan pengurangan pekerja dapat ditekan.

Lebih jauh, asosiasi melihat kombinasi antara harga komoditas yang masih menarik, penguatan dolar AS, dan relaksasi produksi berpotensi memberikan efek positif terhadap penerimaan negara dari sektor pertambangan.

“Kami mendukung penuh pemerintah untuk menjalankan kebijakan ini secara terukur demi kepentingan nasional,” tambahnya.

Menurut API-IMA, implementasi kebijakan yang tepat sasaran akan menjadi faktor penting untuk memastikan sektor batu bara tetap kompetitif, sekaligus menjaga kontribusinya terhadap pendapatan negara dan perekonomian nasional di tengah dinamika global yang masih penuh ketidakpastian. (her)

Tags: API-IMAbahlilKinerja IndustriMenteri ESDMRelaksasi Batu Bara

Berita Terkait.

titoo
Ekonomi

Buka Rakor Gubernur se-Sumatera, Mendagri Ungkap Strategi Tingkatkan Pertumbuhan Ekonomi

Rabu, 9 September 2026 - 23:23
to
Ekonomi

Mendagri Dorong Sumatera Jadi Kekuatan Ekonomi Baru

Rabu, 9 September 2026 - 22:02
Pameran Seafood di Jepang Bawa Potensi Transaksi Rp3,49 Triliun
Ekonomi

Pameran Seafood di Jepang Bawa Potensi Transaksi Rp3,49 Triliun

Rabu, 9 September 2026 - 09:15
Gempa Bumi Dangkal Bermagnitudo 4,4 Hantam Kaur di Bengkulu Pagi Ini
Ekonomi

Membaca Setahun Purbaya: APBN Ekspansif dan Jalan Panjang Menuju Pertumbuhan 6 Persen

Rabu, 9 September 2026 - 09:00
Hadapi Era AI dan Disrupsi, United Tractors Fokus Tingkatkan Kapabilitas SDM
Ekonomi

Hadapi Era AI dan Disrupsi, United Tractors Fokus Tingkatkan Kapabilitas SDM

Selasa, 8 September 2026 - 21:05
Menjaga Laut Lewat Buku: Harita Nickel Luncurkan Dokumentasi Ikan Karang Pulau Obi
Ekonomi

Optimalisasi Infrastruktur LNG, PAG Kembangkan Arun Jadi Hub Energi Regional

Selasa, 8 September 2026 - 19:04

OLAHRAGA

games
Olahraga

Badai dan Banjir Terjang Nagoya, Latihan Kontingen Indonesia Asian Games 2026 Terancam Terganggu

Editor Dilianto
Rabu, 9 September 2026 - 21:21

INDOPOSCO.ID - Badai yang menerjang Nagoya, Jepang, berdampak langsung terhadap aktivitas Kontingen Indonesia jelang Asian Games 2026 di Negeri Matahari...

SelengkapnyaDetails
tohir

Erick Thohir Kerucutkan Perburuan Medali Asian Games 2026, 21 Cabor Jadi Fokus

Rabu, 9 September 2026 - 21:11
liga

Jadwal Liga Champions: Liverpool-Arsenal Hadapi Ujian Berat, Barca-PSG Jumpa Lawan “Mudah”

Rabu, 9 September 2026 - 18:18
menpora

Pesan Menpora Jelang Asian Games 2026: Kejar Emas, Jangan Main-Main dengan Anggaran

Rabu, 9 September 2026 - 18:08
Hasil Liga Champions: Madrid-City Menang, Tim Calvin Verdonk Tumbang

Hasil Liga Champions: Madrid-City Menang, Tim Calvin Verdonk Tumbang

Rabu, 9 September 2026 - 09:57

BERITA POPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.