• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Menkop: MES Harus Jadi Penggerak Sektor Riil dan Ekonomi Umat

Dilianto Editor Dilianto
Sabtu, 25 Juli 2026 - 20:03
in Ekonomi
Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono saat memberikan sambutan dalam acara Pelantikan Pengurus Wilayah (PW) MES Jawa Barat dan Seminar dan Talkshow Nasional dengan tema “Sinergi Ekonomi Syariah dan Ekonomi Hijau dalam Mewujudkan Pembangunan Berkelanjutan di Jawa Barat” di Grand Pasundan Convention, Kota Bandung, Sabtu (25/7/2026). Foto: Humas Kemenkop

Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono saat memberikan sambutan dalam acara Pelantikan Pengurus Wilayah (PW) MES Jawa Barat dan Seminar dan Talkshow Nasional dengan tema “Sinergi Ekonomi Syariah dan Ekonomi Hijau dalam Mewujudkan Pembangunan Berkelanjutan di Jawa Barat” di Grand Pasundan Convention, Kota Bandung, Sabtu (25/7/2026). Foto: Humas Kemenkop

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID — Menteri Koperasi (Menkop) sekaligus Ketua Harian Masyarakat Ekonomi Syariah (MES), Ferry Juliantono, meminta pengurus MES tidak lagi berfokus pada kegiatan literasi semata, melainkan juga berkiprah di sektor-sektor riil yang produktif.

Pernyataan tersebut disampaikan Ferry saat memberikan sambutan dalam acara Pelantikan Pengurus Wilayah (PW) MES Jawa Barat dan Seminar dan Talkshow Nasional dengan tema “Sinergi Ekonomi Syariah dan Ekonomi Hijau dalam Mewujudkan Pembangunan Berkelanjutan di Jawa Barat” di Grand Pasundan Convention, Kota Bandung, Sabtu (25/7/2026).

BacaJuga:

Sawit Berpotensi Jadi Pilar Energi Terbarukan Indonesia

PGE Perkuat Pendanaan Panas Bumi lewat Kerja Sama Strategis dengan Bank Mizuho Senilai USD75 Juta

Transformasi Digital Jasa Keuangan Butuh Talenta Adaptif, Lulusan Perguruan Tinggi Penuhi Itu

“MES sebaiknya berkiprah langsung di sektor-sektor riil yang produktif,” ujar Ferry.

Turut hadir pada acara tersebut adalah Ketua DPRD Kota Bandung Asep Mulyadi, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Provinsi Jawa Barat Sumasna, Kepala Kanwil Kemenag Jawa Barat Dudu Rohman, dan Kepala BI Jawa Barat Junanto Hendriawan.

Menkop menitipkan pesan khusus kepada pengurus MES Jawa Barat untuk menginventarisasi pengusaha muslim di wilayahnya guna membantu pembukaan akses permodalan dan penguatan kapasitas usaha.

“Setiap kepengurusan MES di Jawa Barat diharapkan mampu menjadi simpul penggerak ekonomi syariah di wilayahnya masing-masing dapat menghubungkan pemerintah, pelaku usaha, akademisi, pesantren, lembaga keuangan, komunitas, serta berbagai pemangku kepentingan
lainnya,” ucapnya.

Ferry juga mengungkapkan bahwa Kemenkop bersama MES, Baznas, Dewan Masjid Indonesia (DMI), Kementerian Agama, dan Danantara tengah menggalang kekuatan untuk mengoperasikan unit-unit koperasi di kawasan masjid.

Ia mendorong MES Jawa Barat untuk membuat percontohan koperasi berbasis masjid agar tempat ibadah tidak hanya menjalankan fungsi ritual, tetapi juga memiliki badan usaha mandiri guna memajukan ekonomi umat.

“Malaysia juga mengembangkan koperasi masjid. Presiden Prabowo ingin masjid tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga memiliki badan usaha yang menjadikan masjid lebih mandiri dan mampu menggerakkan potensi umat,” katanya.

*Koperasi Desa Merah Putih Sebagai Infrastruktur Distribusi*

Lebih lanjut, Menkop memaparkan kebijakan Presiden Prabowo Subianto yang menjadikan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) sebagai instrumen baru pemberdayaan ekonomi masyarakat. Ia menyebut KDKMP diberikan mandat menyalurkan barang-barang bersubsidi (seperti LPG 3 kg, beras, minyak goreng, dan pupuk) serta bantuan sosial (BLT, bansos, dan bantuan pangan non-tunai) secara langsung kepada masyarakat.

Langkah ini diambil guna memotong rantai distribusi yang dinilai terlalu panjang dan selama ini dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang mengambil keuntungan berlebih (rentenir).

Ia meyakini bahwa penguatan KDKMP dan keterlibatan aktif organisasi seperti MES akan menjadi game changer bagi pemerataan ekonomi, penyediaan lapangan kerja, dan perputaran uang di tingkat desa.

“MES hadir sebagai organisasi inklusif yang
menghimpun sumber daya yang ada dan
membangun sinergi di antara para pemangku kepentingan dalam rangka mengembangkan dan membumikan ekonomi syariah,” ucap Ferry.

Pemerintah Provinsi Jawa Barat menyambut positif komitmen kepengurusan baru MES Jawa Barat. Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Provinsi Jawa Barat, Sumasna, yang hadir mewakili Gubernur Jawa Barat, menekankan pentingnya pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan ramah lingkungan.

Sumasna memaparkan bahwa pertumbuhan ekonomi Jawa Barat pada Triwulan I 2024 mencatatkan performa positif sebesar 5,79 persen (di atas rata-rata nasional 5,11 persen). Kendati demikian, angka Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) sebesar 6,64 persen dan tingkat kemiskinan 6,78 persen tetap memerlukan penanganan serius mengingat jumlah penduduk Jabar yang sangat besar, yakni mencapai 50,7 juta jiwa.

Pemprov Jawa Barat berharap MES dapat mengambil peran strategis sebagai jembatan yang menghubungkan pemerintah, regulator (BI dan OJK), pelaku usaha, akademisi, hingga pesantren.

Ketua Umum PW MES Jawa Barat, Hari Maksum, mengungkapkan bahwa Jawa Barat memang memiliki catatan prestasi membanggakan, salah satunya mempertahankan gelar Juara Umum Anugerah Adinata Syariah selama dua tahun berturut-turut.

“MES Jawa Barat meluncurkan empat program prioritas yang akan dijalankan selama masa bakti 2024–2029, yakni peluncuran Wakaf Dana Abadi MES, Ekonomi Hijau, Peningkatan Literasi dan Inklusi, serta Pemberdayaan Umat,” ucapnya. (srv)

Tags: Ferry Juliantonokemenkopmes

Berita Terkait.

Sawit Berpotensi Jadi Pilar Energi Terbarukan Indonesia
Ekonomi

Sawit Berpotensi Jadi Pilar Energi Terbarukan Indonesia

Sabtu, 25 Juli 2026 - 19:10
PGE Perkuat Pendanaan Panas Bumi lewat Kerja Sama Strategis dengan Bank Mizuho Senilai USD75 Juta
Ekonomi

PGE Perkuat Pendanaan Panas Bumi lewat Kerja Sama Strategis dengan Bank Mizuho Senilai USD75 Juta

Sabtu, 25 Juli 2026 - 18:48
Wisuda
Ekonomi

Transformasi Digital Jasa Keuangan Butuh Talenta Adaptif, Lulusan Perguruan Tinggi Penuhi Itu

Sabtu, 25 Juli 2026 - 12:24
Ni-Luh-Puspa
Ekonomi

Kemenpar Perkuat Pengembangan KEK Samota sebagai Destinasi Wisata Bahari Berkelas Dunia

Sabtu, 25 Juli 2026 - 11:03
MF
Ekonomi

60 Brand Internasional Ramaikan PRO AVL Indonesia 2026, Perkuat Industri Audio Visual Nasional

Sabtu, 25 Juli 2026 - 09:01
phr
Ekonomi

PHR Buka Potensi Baru WK Rokan, Sumur Menggala South-21 Catat Produksi Menjanjikan

Jumat, 24 Juli 2026 - 22:02

BERITA POPULER

  • epi

    Desa Berdaya Energi Berbuah Hasil, Populasi Kambing Perah dan Pendapatan Peternak Meningkat

    3197 shares
    Share 1279 Tweet 799
  • Tokoh Banten Mulyadi Jayabaya Sesalkan Ada Oknum Pejabat Dikaitkan Aksi Penculikan Aktivis

    1416 shares
    Share 566 Tweet 354
  • Industri Sawit Nasional Miliki Fondasi Kuat dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja

    997 shares
    Share 399 Tweet 249
  • Spanyol vs Argentina: De la Fuente Tuntut Wasit Pimpin Final dengan Sangat Ketat

    1415 shares
    Share 566 Tweet 354
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    2876 shares
    Share 1150 Tweet 719
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.