• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Sistem Desil Bergeser, DPR Minta Kemendiktisaintek dan BPS Perbarui Data KIP Kuliah

Nasuha Editor Nasuha
Minggu, 7 Juni 2026 - 22:21
in Nasional
AF

Anggota Komisi X DPR RI, Abdul Fikri Faqih. Foto: Dokumen INDOPOSCO

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Anggota Komisi X DPR RI, Abdul Fikri Faqih, mendesak Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) bersama Badan Pusat Statistik (BPS) untuk segera memperbarui sistem pemeringkatan desil ekonomi yang menjadi dasar penyaluran program Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah.

Menurut Fikri, pembaruan data sangat penting agar calon mahasiswa dari keluarga kurang mampu tidak kehilangan kesempatan memperoleh bantuan pendidikan akibat perubahan status desil yang tidak mencerminkan kondisi ekonomi riil mereka.

BacaJuga:

MUI Desak Zakat Diakui Sebagai Pembayaran Pajak

Apresiasi Pelaksanaan PTT BSPS di Bandung, Mendagri: Tender Rakyat Perkuat Transparansi

Wamendagri Bima Arya: Indonesia Punya Kesempatan Manfaatkan Bonus Demografi Menuju Negara Maju

Ia mengaku menerima banyak laporan dari calon mahasiswa yang gagal memperoleh KIP Kuliah karena nilai desil ekonomi mereka meningkat secara otomatis dalam sistem, meski kondisi ekonomi keluarga tidak mengalami perbaikan.

Ia menjelaskan bahwa sistem desil membagi masyarakat ke dalam 10 kelompok berdasarkan tingkat pendapatan. Persoalan muncul ketika terjadi penurunan pendapatan secara drastis di suatu wilayah, misalnya akibat bencana. Kondisi tersebut dapat memengaruhi distribusi data nasional sehingga masyarakat di daerah lain yang pendapatannya tetap justru terdorong masuk ke kelompok desil yang lebih tinggi.

“Ada yang bukan karena naik pendapatannya tapi desilnya naik. Itu karena ada daerah yang tiba-tiba turun. Ada bencana atau apa kemudian itu naik, karena dibagi sepuluh,” ujar Fikri dalam keterangan, Minggu (7/6/2026).

Politikus Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini menilai mekanisme tersebut berpotensi menimbulkan ketidakadilan dalam penentuan penerima bantuan pendidikan. Pasalnya, keluarga yang secara ekonomi masih tergolong membutuhkan bantuan bisa dianggap lebih mampu hanya karena perubahan distribusi data nasional.

Karena itu, Fikri meminta Kemendiktisaintek dan BPS melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem pemeringkatan desil serta meningkatkan sinkronisasi data agar penyaluran KIP Kuliah lebih tepat sasaran.

“Nah ini saya kira juga perlu serius antara Kemendiktisaintek dengan BPS. Supaya ini desil ini tadinya desil empat tiba-tiba lima. Kenapa? Karena ada daerah lain yang tiba-tiba turun sehingga dia naik peringkatnya,” tegasnya.

Fikri berharap perbaikan sistem segera dilakukan agar mahasiswa dari keluarga kurang mampu tidak dirugikan akibat perubahan status desil yang terjadi karena faktor statistik semata, bukan karena peningkatan kesejahteraan keluarga mereka.(nas)

Tags: Abdul Fikri FaqihBPSdesil ekonomiDPR RIKemendiktisaintekkip

Berita Terkait.

MUI Desak Zakat Diakui Sebagai Pembayaran Pajak
Nasional

MUI Desak Zakat Diakui Sebagai Pembayaran Pajak

Sabtu, 25 Juli 2026 - 23:02
Apresiasi Pelaksanaan PTT BSPS di Bandung, Mendagri: Tender Rakyat Perkuat Transparansi
Nasional

Apresiasi Pelaksanaan PTT BSPS di Bandung, Mendagri: Tender Rakyat Perkuat Transparansi

Sabtu, 25 Juli 2026 - 20:40
Wamendagri Bima Arya: Indonesia Punya Kesempatan Manfaatkan Bonus Demografi Menuju Negara Maju
Nasional

Wamendagri Bima Arya: Indonesia Punya Kesempatan Manfaatkan Bonus Demografi Menuju Negara Maju

Sabtu, 25 Juli 2026 - 19:53
Organisasi Pers Nilai Pernyataan ‘Londo Ireng’ Prabowo Tak Pantas
Nasional

Organisasi Pers Nilai Pernyataan ‘Londo Ireng’ Prabowo Tak Pantas

Sabtu, 25 Juli 2026 - 19:31
Kuota
Nasional

MK Tegaskan Hak Konsumen atas Kuota Internet, YLKI: Momentum Reformasi Perlindungan Digital

Sabtu, 25 Juli 2026 - 17:09
LGBT
Nasional

KUII VIII Tolak Praktik LGBT, MUI Dorong Pembentukan Aturan Pelarangan

Sabtu, 25 Juli 2026 - 16:08

BERITA POPULER

  • epi

    Desa Berdaya Energi Berbuah Hasil, Populasi Kambing Perah dan Pendapatan Peternak Meningkat

    3197 shares
    Share 1279 Tweet 799
  • Tokoh Banten Mulyadi Jayabaya Sesalkan Ada Oknum Pejabat Dikaitkan Aksi Penculikan Aktivis

    1420 shares
    Share 568 Tweet 355
  • Industri Sawit Nasional Miliki Fondasi Kuat dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja

    997 shares
    Share 399 Tweet 249
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    2886 shares
    Share 1154 Tweet 722
  • Awal Pekan Ini Cuaca di Jakarta Didominasi Berawan, Waspadai Potensi Hujan di Jaksel dan Jaktim

    769 shares
    Share 308 Tweet 192
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.