• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Usai Insiden Bekasi Timur, DPR Soroti “Benang Kusut” Persinyalan Kereta Nasional

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Jumat, 5 Juni 2026 - 11:42
in Nasional
Kecelakaan

Proses evakuasi penumpang pascakecelakaan kereta kereta di Stasiun Bekasi Timur, pada Senin (27/4/2026) malam lalu. Foto: Dokumen Basarnas

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kecelakaan kereta api yang terjadi di Stasiun Bekasi Timur pada 27 April 2026 kembali membuka perhatian terhadap aspek keselamatan perkeretaapian nasional. Dari sejumlah temuan awal yang diungkap dalam proses evaluasi, persoalan integrasi sistem persinyalan disebut menjadi salah satu isu paling mendesak yang harus segera dibenahi.

Sorotan tersebut disampaikan Ketua Komisi V DPR RI, Lasarus, saat rapat kerja bersama Menteri Perhubungan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (4/6/2026). Pembahasan dilakukan setelah Komisi V DPR RI menggelar serangkaian rapat dengan sejumlah pihak terkait, termasuk Kementerian Perhubungan, PT Kereta Api Indonesia (KAI), Korps Lalu Lintas (Korlantas), Basarnas, dan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).

BacaJuga:

MUI Desak Zakat Diakui Sebagai Pembayaran Pajak

Apresiasi Pelaksanaan PTT BSPS di Bandung, Mendagri: Tender Rakyat Perkuat Transparansi

Wamendagri Bima Arya: Indonesia Punya Kesempatan Manfaatkan Bonus Demografi Menuju Negara Maju

Menurut Lasarus, hasil pemaparan awal KNKT menunjukkan adanya persoalan mendasar pada sistem persinyalan yang digunakan dalam operasional kereta api.

“Temuan awal yang sangat signifikan adalah tidak terintegrasinya persinyalan di kereta api. Itu temuan yang paling signifikan Pak dari kejadian yang kemarin,” ujar Lasarus.

Ia menjelaskan, salah satu persoalan yang mengemuka adalah belum optimalnya keterhubungan antarjaringan persinyalan. Kondisi tersebut dinilai berpotensi membuat informasi pergerakan kereta tidak tersampaikan secara menyeluruh dari satu jalur ke jalur lainnya.

Tak hanya soal konektivitas sistem, Lasarus juga menyoroti keberagaman teknologi yang digunakan pada infrastruktur persinyalan nasional. Menurutnya, penggunaan perangkat dari berbagai negara dan produsen berbeda menjadi tantangan tersendiri dalam mewujudkan sistem yang terintegrasi.

“Pengadaan pensinyalan ini teknologinya beda-beda Pak. Ada barang Jepang di situ, ada barang dari China di situ, ada juga yang dibuat oleh LEN sendiri,” katanya kepada Menteri Perhubungan.

Politikus PDI Perjuangan itu menilai kondisi tersebut perlu menjadi bahan evaluasi serius. Ia berharap sistem persinyalan kereta dapat dibangun dalam satu ekosistem yang saling terhubung, sebagaimana sistem navigasi penerbangan maupun radar cuaca yang telah terintegrasi secara nasional.

Selain persoalan teknologi, Lasarus turut menyinggung aspek tata kelola sektor perkeretaapian. Menurutnya, hingga saat ini masih terdapat area yang belum menunjukkan batas tegas antara peran regulator dan operator, termasuk dalam pengelolaan sistem persinyalan.

“Belum terjadi pemisahan yang jelas antara operator dan regulator di kereta api ini. Saran saya sih Pak Menteri kalau memang daripada ini menjadi beban sudah terkait operasional kereta api ini kita kasih (PT) Kereta Api aja semua, mereka urus. Biarin naik kereta api semua yang urus,” jelas Lasarus.

Ia berpandangan bahwa pelibatan operator secara lebih luas dapat menjadi salah satu opsi untuk mempercepat proses modernisasi dan integrasi sistem persinyalan di lapangan. Dengan skema tersebut, pengadaan perangkat dinilai dapat dilakukan lebih fleksibel tanpa bergantung sepenuhnya pada anggaran pemerintah.

“Di Kementerian, kalau memang ini (persinyalan) jadi beban, lepas saja. Tidak usah lagi Bapak genggam barang panas ini. Kasih saja Kereta Api (PT KAI) untuk melakukan pengadaan sinyal, kasih mereka. Biar Danantara nanti, tidak perlu lagi pakai APBN. Nggak perlu dari kita,” tegasnya.

Ke depan, Komisi V DPR RI berencana kembali memanggil KNKT guna memperoleh gambaran yang lebih lengkap mengenai hasil investigasi kecelakaan di Bekasi Timur. Pembahasan lanjutan bahkan berpotensi dilakukan secara tertutup karena sebagian materi investigasi memiliki batasan untuk dipublikasikan.

Lasarus berharap evaluasi yang tengah berjalan tidak berhenti pada identifikasi masalah semata, tetapi juga menghasilkan langkah konkret untuk memperkuat sistem keselamatan perkeretaapian nasional. Menurutnya, integrasi persinyalan menjadi fondasi penting agar insiden serupa tidak kembali terulang di masa mendatang.(her)

Tags: BekasiDPR RIKAIkecelakaan

Berita Terkait.

MUI Desak Zakat Diakui Sebagai Pembayaran Pajak
Nasional

MUI Desak Zakat Diakui Sebagai Pembayaran Pajak

Sabtu, 25 Juli 2026 - 23:02
Apresiasi Pelaksanaan PTT BSPS di Bandung, Mendagri: Tender Rakyat Perkuat Transparansi
Nasional

Apresiasi Pelaksanaan PTT BSPS di Bandung, Mendagri: Tender Rakyat Perkuat Transparansi

Sabtu, 25 Juli 2026 - 20:40
Wamendagri Bima Arya: Indonesia Punya Kesempatan Manfaatkan Bonus Demografi Menuju Negara Maju
Nasional

Wamendagri Bima Arya: Indonesia Punya Kesempatan Manfaatkan Bonus Demografi Menuju Negara Maju

Sabtu, 25 Juli 2026 - 19:53
Organisasi Pers Nilai Pernyataan ‘Londo Ireng’ Prabowo Tak Pantas
Nasional

Organisasi Pers Nilai Pernyataan ‘Londo Ireng’ Prabowo Tak Pantas

Sabtu, 25 Juli 2026 - 19:31
Kuota
Nasional

MK Tegaskan Hak Konsumen atas Kuota Internet, YLKI: Momentum Reformasi Perlindungan Digital

Sabtu, 25 Juli 2026 - 17:09
LGBT
Nasional

KUII VIII Tolak Praktik LGBT, MUI Dorong Pembentukan Aturan Pelarangan

Sabtu, 25 Juli 2026 - 16:08

BERITA POPULER

  • epi

    Desa Berdaya Energi Berbuah Hasil, Populasi Kambing Perah dan Pendapatan Peternak Meningkat

    3198 shares
    Share 1279 Tweet 800
  • Tokoh Banten Mulyadi Jayabaya Sesalkan Ada Oknum Pejabat Dikaitkan Aksi Penculikan Aktivis

    1420 shares
    Share 568 Tweet 355
  • Industri Sawit Nasional Miliki Fondasi Kuat dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja

    997 shares
    Share 399 Tweet 249
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    2899 shares
    Share 1160 Tweet 725
  • Awal Pekan Ini Cuaca di Jakarta Didominasi Berawan, Waspadai Potensi Hujan di Jaksel dan Jaktim

    769 shares
    Share 308 Tweet 192
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.