• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

KLB KOWANI Tetapkan Yenni Wahid Jadi Ketum Baru

Dilianto Editor Dilianto
Rabu, 3 Juni 2026 - 18:31
in Nasional
Kongres Luar Biasa (KLB) Kongres Wanita Indonesia (KOWANI) menetapkan Yenny Wahid sebagai Ketua Umum baru di Jakarta, Selasa (3/6/2026). Foto: KOWANI

Kongres Luar Biasa (KLB) Kongres Wanita Indonesia (KOWANI) menetapkan Yenny Wahid sebagai Ketua Umum baru di Jakarta, Selasa (3/6/2026). Foto: KOWANI

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kongres Luar Biasa (KLB) Kongres Wanita Indonesia (KOWANI) menetapkan Yenny Wahid sebagai Ketua Umum baru organisasi perempuan tertua dan terbesar di Indonesia. Terpilihnya Yenny menjadi penanda dimulainya babak baru bagi KOWANI menjelang satu abad perjalanan organisasi yang selama ini menjadi wadah perjuangan dan pemberdayaan perempuan Indonesia.

KLB yang digelar di Gedung The Tribrata, Jakarta, Rabu (3/6/2026), berlangsung dengan mekanisme pemungutan suara yang memenuhi kuorum konstitusional. Yenny Wahid memperoleh dukungan lebih dari dua pertiga anggota aktif KOWANI, sesuai ketentuan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) organisasi.

BacaJuga:

Perombakan Pimpinan BGN, PKS: Jadi Momentum Perbaikan Tata Kelola MBG

Temuan Masalah Tata Kelola Pendidikan, DPD RI: Dari Regulasi hingga Distribusi Guru

Momen Soni Sonjaya ‘Ditinggal’ Mobil Tahanan saat Hendak Dibawa ke Rutan Salemba

Dalam pidato usai terpilih, Yenny menegaskan bahwa mandat yang diterimanya bukan sekadar amanah untuk memimpin organisasi, tetapi juga tanggung jawab besar untuk memastikan KOWANI tetap relevan dalam menjawab berbagai tantangan yang dihadapi perempuan Indonesia saat ini.

“Ini bukan kemenangan satu orang. Ini kemenangan seluruh perempuan Indonesia yang tidak ingin melihat rumah besar mereka runtuh. KOWANI adalah amanah, dan di abad kedua ini amanah itu akan kami emban dengan lebih kuat, lebih luas, dan lebih inklusif,” ujar Yenny.

Ia menegaskan kepengurusan baru akan berfokus pada penguatan tata kelola organisasi melalui prinsip transparansi, akuntabilitas, dan kebersamaan. Menurutnya, KOWANI harus menjadi rumah bersama bagi seluruh organisasi anggota tanpa ada pihak yang merasa ditinggalkan atau tidak didengar.

Selain pembenahan internal, Yenny juga menaruh perhatian besar pada pemberdayaan ekonomi perempuan. KOWANI akan didorong menjadi jembatan strategis yang membuka akses pelatihan, pengembangan kewirausahaan, teknologi digital, pembiayaan, hingga perluasan jaringan usaha bagi perempuan di berbagai daerah.

Di bidang perlindungan perempuan dan anak, KOWANI berkomitmen memperkuat perannya sebagai mitra pemerintah dan kekuatan moral masyarakat dalam menghadapi tingginya angka kekerasan terhadap perempuan dan anak. Organisasi akan memperkuat advokasi kebijakan, mendorong langkah-langkah pencegahan, serta memperluas sistem pendampingan yang berpihak kepada korban.

Yenny juga menegaskan pentingnya mempersiapkan generasi baru pemimpin perempuan Indonesia. Karena itu, KOWANI akan membuka ruang yang lebih luas bagi perempuan muda dari berbagai latar belakang untuk terlibat aktif dalam gerakan dan kepemimpinan organisasi.

Di tingkat global, KOWANI di bawah kepemimpinan Yenny bertekad mengembalikan peran strategis Indonesia dalam gerakan perempuan dunia. Sebagai organisasi yang memiliki status konsultatif di ECOSOC Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), KOWANI akan memperkuat partisipasi dalam berbagai forum internasional serta membawa suara perempuan Indonesia dalam isu-isu global.

KLB sendiri digelar sebagai langkah konstitusional untuk merespons berbagai persoalan tata kelola organisasi yang dinilai telah menyimpang dari ketentuan AD/ART. Sebelum kongres berlangsung, Kementerian Hukum RI telah memberikan klarifikasi bahwa 19 anggota Dewan Pimpinan yang menginisiasi KLB tetap memiliki legitimasi hukum, sehingga seluruh proses kongres memiliki dasar legal yang kuat.

Yenny menyatakan langkah pertama yang akan dilakukan adalah memperbaiki tata kelola organisasi, membangun sinergi lintas generasi, serta memulihkan posisi dan reputasi KOWANI di tingkat internasional. Salah satu target yang akan segera diwujudkan adalah memastikan kehadiran kembali KOWANI dalam forum Commission on the Status of Women (CSW) PBB pada tahun mendatang.

Sosok Yenny Wahid sendiri bukan nama baru dalam gerakan perempuan dan pemberdayaan masyarakat. Selama lebih dari dua dekade memimpin Wahid Foundation, ia aktif menjalankan berbagai program yang berfokus pada perdamaian, toleransi, dan pemberdayaan perempuan. Melalui Program Desa Damai, sedikitnya 176 ribu perempuan di 31 desa telah merasakan manfaat berbagai program penguatan kapasitas dan ekonomi yang dijalankan lembaga tersebut.

Atas kiprahnya tersebut, Yenny menerima penghargaan Gusi Peace Prize pada 2025 sebagai bentuk pengakuan atas kontribusinya dalam pemberdayaan perempuan dan pembangunan perdamaian.

Dengan kepemimpinan baru yang lahir melalui proses demokratis dan konstitusional, KOWANI kini bersiap memasuki fase baru sebagai organisasi perempuan yang lebih inklusif, adaptif, dan berpengaruh, baik di tingkat nasional maupun internasional. (dil)

Tags: KowanipbbYenny Wahid

Berita Terkait.

OTT di Kantor Imigrasi Jakbar, KPK Buru Wamen Imipas Simly Karim
Nasional

Perombakan Pimpinan BGN, PKS: Jadi Momentum Perbaikan Tata Kelola MBG

Rabu, 3 Juni 2026 - 21:31
Temuan Masalah Tata Kelola Pendidikan, DPD RI: Dari Regulasi hingga Distribusi Guru
Nasional

Temuan Masalah Tata Kelola Pendidikan, DPD RI: Dari Regulasi hingga Distribusi Guru

Rabu, 3 Juni 2026 - 20:31
KLB KOWANI Tetapkan Yenni Wahid Jadi Ketum Baru
Nasional

Momen Soni Sonjaya ‘Ditinggal’ Mobil Tahanan saat Hendak Dibawa ke Rutan Salemba

Rabu, 3 Juni 2026 - 20:11
Mahfud MD Minta Intensitas Lawatan Prabowo ke Luar Negeri Dievaluasi
Nasional

Mahfud MD Minta Intensitas Lawatan Prabowo ke Luar Negeri Dievaluasi

Rabu, 3 Juni 2026 - 20:00
DPR Tegaskan Lawatan Presiden ke Luar Negeri Tak Bisa Dibatasi
Nasional

DPR Tegaskan Lawatan Presiden ke Luar Negeri Tak Bisa Dibatasi

Rabu, 3 Juni 2026 - 19:34
Dadan
Nasional

JPPI: Perombakan BGN Tak Selesaikan Akar Masalah MBG

Rabu, 3 Juni 2026 - 15:26

BERITA POPULER

  • APTISI dan SURGE Bangun Jaringan Digital Nasional untuk Ribuan PTS

    Film “Pesta Babi” dan “Teman Tegar Maira”, DPD RI: Itu Suara Kesadaran tentang Papua

    3520 shares
    Share 1408 Tweet 880
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    1040 shares
    Share 416 Tweet 260
  • Malam Ini Indonesia vs Myanmar di Piala AFF U-19: Langkah Awal Pertahankan Mahkota

    951 shares
    Share 380 Tweet 238
  • Dandhy Laksono Bongkar Sosok “Backing” di Balik Film Sexy Killers hingga Pesta Babi

    945 shares
    Share 378 Tweet 236
  • Hunian Rp500 Jutaan di Tengah Kota, BTN dan KAI Siapkan 5.400 Unit TOD

    1239 shares
    Share 496 Tweet 310
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.