• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Mahasiswa dari 10 Negara Ikuti PIJAR 2026, UT Perkuat Kolaborasi Global

Nasuha Editor Nasuha
Selasa, 2 Juni 2026 - 21:31
in Nasional
Rektor Universitas Terbuka Prof Ali Muktiyanto bersama peserta Pijar 2026. Foto: Nasuha/ INDOPOSCO

Rektor Universitas Terbuka Prof Ali Muktiyanto bersama peserta Pijar 2026. Foto: Nasuha/ INDOPOSCO

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Universitas Terbuka (UT) kembali menggelar Program for International Joint Action Reinforcement (PIJAR) 2026 sebagai wadah kolaborasi mahasiswa internasional untuk membahas isu pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs).

Program ini diikuti peserta dari 10 negara yang berasal dari berbagai kawasan dunia. Peserta PIJAR tahun ini datang dari Malaysia, Filipina, Mesir, Vietnam, Tiongkok, Uganda, Ghana, Madagaskar, serta sejumlah negara lainnya. Kehadiran mahasiswa dari Asia, Afrika, Eropa hingga Oseania menunjukkan semakin luasnya jaringan internasional yang berhasil dibangun UT.

BacaJuga:

Apresiasi Pelaksanaan PTT BSPS di Bandung, Mendagri: Tender Rakyat Perkuat Transparansi

Wamendagri Bima Arya: Indonesia Punya Kesempatan Manfaatkan Bonus Demografi Menuju Negara Maju

Organisasi Pers Nilai Pernyataan ‘Londo Ireng’ Prabowo Tak Pantas

Rektor UT Prof. Ali Muktiyanto menuturkan, pembukaan program menegaskan bahwa keberagaman peserta menjadi nilai penting dalam penyelenggaraan PIJAR. Menurutnya, setiap mahasiswa membawa pengalaman, budaya, dan perspektif berbeda yang dapat memperkaya proses pembelajaran bersama.

“Peserta hadir dengan latar belakang sosial dan tantangan pembangunan yang beragam. Pertukaran pengalaman tersebut diharapkan mampu melahirkan gagasan kolaboratif untuk menjawab berbagai persoalan global,” ujar Ali ditemui Indoposco.id, Selasa (2/6/2026).

Ia menambahkan, PIJAR tidak hanya berfungsi sebagai program akademik internasional. Tetapi juga menjadi sarana bagi generasi muda dari berbagai negara untuk membangun jejaring dan memperkuat kerja sama lintas budaya. “Ini untuk mendukung pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan,” ucapnya.

Ia menambahkan, program ini merupakan bagian dari strategi UT dalam meningkatkan peran perguruan tinggi Indonesia di tingkat internasional. Melalui penguatan kerja sama akademik, pendidikan lintas budaya, dan kemitraan strategis dengan berbagai institusi pendidikan tinggi dunia.

“Kami berupaya memperluas kontribusinya dalam pengembangan pendidikan global,” ujarnya.

Di tempat yang sama, Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM), Universitas Terbuka Prof. Dewi Artati Padmo menjelaskan, bahwa PIJAR dirancang tidak hanya berorientasi pada pembelajaran di ruang kelas.

“Peserta diajak memahami berbagai persoalan pembangunan melalui pengalaman langsung di masyarakat,” katanya.

Menurut Dewi, kombinasi antara diskusi akademik, kunjungan lapangan, dan interaksi dengan komunitas lokal memberikan kesempatan bagi peserta untuk melihat bagaimana berbagai tantangan pembangunan berkelanjutan direspons dalam praktik nyata.

“Melalui pengalaman tersebut, peserta dapat memperoleh perspektif yang lebih luas sekaligus mengembangkan ide-ide kerja sama yang memiliki relevansi global,” katanya.

Sementara itu, Kepala Pusat Pengabdian kepada Masyarakat LPPM UT sekaligus penanggung jawab PIJAR 2026, Heriani, mengatakan, rangkaian kegiatan program mencakup forum ilmiah, pertukaran gagasan antarbudaya, kunjungan ke sejumlah lokasi, hingga keterlibatan langsung dengan masyarakat.

Pendekatan tersebut, lanjut Heriani, diharapkan mampu membantu peserta memahami konsep SDGs secara lebih komprehensif, baik dari sisi teori maupun implementasinya di lapangan.
“Peserta tidak hanya mempelajari konsep pembangunan berkelanjutan, tetapi juga dapat menyaksikan secara langsung berbagai tantangan dan praktik penerapannya di Indonesia,” ujarnya. (nas)

Tags: 102026mahasiswanegarapijarUT

Berita Terkait.

Apresiasi Pelaksanaan PTT BSPS di Bandung, Mendagri: Tender Rakyat Perkuat Transparansi
Nasional

Apresiasi Pelaksanaan PTT BSPS di Bandung, Mendagri: Tender Rakyat Perkuat Transparansi

Sabtu, 25 Juli 2026 - 20:40
Wamendagri Bima Arya: Indonesia Punya Kesempatan Manfaatkan Bonus Demografi Menuju Negara Maju
Nasional

Wamendagri Bima Arya: Indonesia Punya Kesempatan Manfaatkan Bonus Demografi Menuju Negara Maju

Sabtu, 25 Juli 2026 - 19:53
Organisasi Pers Nilai Pernyataan ‘Londo Ireng’ Prabowo Tak Pantas
Nasional

Organisasi Pers Nilai Pernyataan ‘Londo Ireng’ Prabowo Tak Pantas

Sabtu, 25 Juli 2026 - 19:31
Kuota
Nasional

MK Tegaskan Hak Konsumen atas Kuota Internet, YLKI: Momentum Reformasi Perlindungan Digital

Sabtu, 25 Juli 2026 - 17:09
LGBT
Nasional

KUII VIII Tolak Praktik LGBT, MUI Dorong Pembentukan Aturan Pelarangan

Sabtu, 25 Juli 2026 - 16:08
Abdul Mu'ti
Nasional

Indonesia-Tailan Perkuat Kerja Sama Pendidikan, Fokus pada Pertukaran Guru hingga AI

Sabtu, 25 Juli 2026 - 15:47

BERITA POPULER

  • epi

    Desa Berdaya Energi Berbuah Hasil, Populasi Kambing Perah dan Pendapatan Peternak Meningkat

    3197 shares
    Share 1279 Tweet 799
  • Tokoh Banten Mulyadi Jayabaya Sesalkan Ada Oknum Pejabat Dikaitkan Aksi Penculikan Aktivis

    1417 shares
    Share 567 Tweet 354
  • Industri Sawit Nasional Miliki Fondasi Kuat dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja

    997 shares
    Share 399 Tweet 249
  • Spanyol vs Argentina: De la Fuente Tuntut Wasit Pimpin Final dengan Sangat Ketat

    1415 shares
    Share 566 Tweet 354
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    2878 shares
    Share 1151 Tweet 720
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.