• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Menteri PANRB Tegaskan Pancasila Harus Hadir dalam Setiap Kebijakan dan Pelayanan Publik

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Senin, 1 Juni 2026 - 20:06
in Nasional
Menteri PANRB Rini Widyantini turut hadir dalam upacara peringatan Hari Lahir Pancasila di Jakarta, Senin (1/6/2026). Foto: Dokumen Kementerian PANRB

Menteri PANRB Rini Widyantini turut hadir dalam upacara peringatan Hari Lahir Pancasila di Jakarta, Senin (1/6/2026). Foto: Dokumen Kementerian PANRB

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID — Peringatan Hari Lahir Pancasila tidak boleh berhenti pada seremoni tahunan. Lebih dari sekadar upacara dan peringatan simbolis, nilai-nilai yang terkandung dalam dasar negara harus tercermin dalam tindakan nyata, terutama dalam penyelenggaraan pelayanan publik yang menyentuh seluruh lapisan masyarakat.

Pesan itu disampaikan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini saat memperingati Hari Lahir Pancasila di Jakarta, Senin (1/6/2026).

BacaJuga:

Koperasi Kekuatan Baru Transformasi Ekonomi Pancasila

Pawai Obor hingga Dialog 12 Kementerian, Gema Pemuda 2026 Bangkitkan Semangat Persatuan

Empat Dekade Lebih Mengawal Negeri, BPKP Perkuat Komitmen untuk Indonesia Maju

“Jadikan Pancasila sebagai nilai yang hidup dalam setiap pengabdian dalam melayani negeri. Kita hadirkan kebijakan dan pelayanan publik yang adil, inklusif, serta memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” pesan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini kepada para ASN dalam peringatan Hari Lahir Pancasila di Jakarta, Senin (1/6/2026).

Menurut Rini, aparatur sipil negara memiliki peran strategis dalam memastikan nilai-nilai Pancasila hadir dalam setiap kebijakan yang dihasilkan pemerintah. Karena itu, seluruh jajaran ASN, baik di tingkat pusat maupun daerah, didorong untuk menghadirkan kebijakan yang berpihak pada keadilan sosial dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali.

Ia menegaskan, kebijakan publik harus mampu memenuhi rasa keadilan masyarakat, melindungi hak-hak kelompok yang paling rentan, serta memastikan tidak ada warga negara yang merasa diabaikan oleh negara.

“Nilai-nilai itu beriringan dengan core values ASN BerAKHLAK, yakni berorientasi pelayanan, akuntabel, kompeten, harmonis, loyal, adaptif, serta kolaboratif,” jelas Rini.

Tahun ini, peringatan Hari Lahir Pancasila mengangkat tema Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia. Tema tersebut menegaskan bahwa Pancasila tidak hanya menjadi perekat persatuan bangsa Indonesia yang majemuk, tetapi juga menawarkan nilai-nilai universal yang relevan dalam membangun perdamaian dunia.

Di tengah berbagai tantangan global, mulai dari perkembangan teknologi yang semakin disruptif hingga dinamika geopolitik yang terus berubah, Pancasila dinilai tetap menjadi pijakan moral yang menjaga arah perjalanan bangsa.

Sejarah mencatat, gagasan Pancasila pertama kali diperkenalkan oleh Presiden pertama Republik Indonesia, Sukarno, dalam pidatonya pada Sidang Badan Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) pada 1 Juni 1945. Rumusan tersebut kemudian menjadi dasar negara sekaligus pedoman hidup bangsa Indonesia dalam menjaga persatuan di tengah keberagaman.

Nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila juga menjadi landasan dalam tata kelola pemerintahan modern. Salah satunya tercermin melalui prinsip musyawarah dan keterlibatan publik dalam proses penyusunan kebijakan.

“Contohnya, dalam menyusun standar pelayanan, instansi pemerintah harus melibatkan berbagai elemen masyarakat. Mulai dari akademisi, lembaga swadaya masyarakat, serta kelompok rentan seperti penyandang disabilitas,” tutur Rini.

Melalui pendekatan yang partisipatif dan inklusif, pemerintah diharapkan mampu menghasilkan kebijakan yang lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

“Kita harus membuktikan bahwa semua yang kita abdikan adalah untuk masyarakat, pelayanan yang kita ciptakan bersifat inklusif tanpa membedakan apa pun,” tegasnya. (her)

Tags: ASNpancasilaPANRB

Berita Terkait.

Jakarta 499 Tahun: Saatnya Betawi Punya Rumah dalam Kebijakan
Nasional

Koperasi Kekuatan Baru Transformasi Ekonomi Pancasila

Senin, 1 Juni 2026 - 18:05
KPK to Soon Detain Two New Suspects in Alleged Hajj Quota Corruption Case
Nasional

Pawai Obor hingga Dialog 12 Kementerian, Gema Pemuda 2026 Bangkitkan Semangat Persatuan

Senin, 1 Juni 2026 - 17:31
Imbas Jalan Amblas, Jalan Lenteng Agung Menuju Depok Ditutup hingga Besok
Nasional

Empat Dekade Lebih Mengawal Negeri, BPKP Perkuat Komitmen untuk Indonesia Maju

Senin, 1 Juni 2026 - 17:04
Jakarta 499 Tahun: Saatnya Betawi Punya Rumah dalam Kebijakan
Nasional

KPK Segera Tahan 2 Tersangka Baru Kasus Korupsi Kuota Haji

Senin, 1 Juni 2026 - 16:44
Whoosh
Nasional

Okupansi Tembus 70 Persen, KCIC Siapkan Perjalanan Tambahan dari Bandung ke Jakarta

Senin, 1 Juni 2026 - 16:18
Haji
Nasional

Soroti Maraknya Badal Haji Tak Terkoordinasi, Timwas Usul Dibentuk Lembaga Resmi

Senin, 1 Juni 2026 - 14:04

BERITA POPULER

  • APTISI dan SURGE Bangun Jaringan Digital Nasional untuk Ribuan PTS

    Film “Pesta Babi” dan “Teman Tegar Maira”, DPD RI: Itu Suara Kesadaran tentang Papua

    3503 shares
    Share 1401 Tweet 876
  • Segel Trofi Pertama di Persib, Eliano Reijnders Sebut Atmosfer Bandung Lewati Eropa

    2539 shares
    Share 1016 Tweet 635
  • Ungkapan Kebahagiaan Trio Naturalisasi Usai Bawa Persib Juara Super League

    5695 shares
    Share 2278 Tweet 1424
  • Hunian Rp500 Jutaan di Tengah Kota, BTN dan KAI Siapkan 5.400 Unit TOD

    1239 shares
    Share 496 Tweet 310
  • Pertumbuhan Pelanggan Tumbuh Tinggi, KAI: Relasi Yogyakarta-Jakarta Tersibuk di Pulau Jawa

    1041 shares
    Share 416 Tweet 260
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.