INDOPOSCO.ID – PT Patra Drilling Contractor (PDC) terus memperkuat budaya keselamatan kerja sebagai fondasi utama keberlangsungan bisnis perusahaan. Melalui kegiatan edukasi bertajuk “Safety First, Excellence Always”, PDC membekali para perwiranya dengan pengetahuan dan keterampilan tanggap darurat guna meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi berbagai risiko di lingkungan kerja.
Kegiatan yang berlangsung di Townhall PDC Tower, Jakarta, Selasa (5/5/2026), menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam meningkatkan kesadaran dan kompetensi pekerja di bidang Health, Safety, Security and Environment (HSSE). Langkah ini dinilai penting untuk memastikan operasional perusahaan berjalan secara aman, andal, dan berkelanjutan.
Direktur Operasi & Marketing PDC, Agam Munawar, mengatakan keselamatan kerja tidak hanya menjadi kewajiban perusahaan, tetapi harus tumbuh sebagai budaya yang melekat dalam setiap aktivitas operasional.
“Keselamatan kerja bukan sekadar program atau pemenuhan aspek kepatuhan semata, melainkan tanggung jawab bersama yang harus menjadi budaya dalam setiap kegiatan perusahaan. PDC berkomitmen memastikan seluruh operasional berjalan secara aman dan andal, karena keselamatan pekerja merupakan prioritas utama yang mendukung keberlanjutan bisnis perusahaan,” katanya.
Berbeda dari pelatihan konvensional, edukasi kali ini dikemas secara interaktif melalui sesi kuis, diskusi, dan simulasi praktik yang melibatkan partisipasi aktif peserta. Pendekatan tersebut diharapkan mampu meningkatkan pemahaman sekaligus membangun refleks kesiapsiagaan pekerja saat menghadapi kondisi darurat.
Salah satu materi yang mendapat perhatian khusus adalah penanganan Sudden Cardiac Arrest (SCA) atau henti jantung mendadak. Dalam sesi ini, peserta memperoleh pembekalan mengenai prosedur pertolongan pertama pada kasus Out of Hospital Cardiac Arrest (OHCA), mulai dari mengenali kondisi korban, meminta bantuan secara tepat, hingga praktik Cardiopulmonary Resuscitation (CPR) atau Resusitasi Jantung Paru (RJP) dan penggunaan Automated External Defibrillator (AED).
Selain aspek tanggap darurat medis, peserta juga mendapatkan edukasi mengenai pentingnya penggunaan alat pelindung diri melalui materi Respiratory Protection dan Foot Protection. Materi tersebut menekankan peran alat pelindung diri dalam mengurangi risiko paparan bahaya serta mencegah terjadinya kecelakaan kerja.
Melalui program edukasi ini, PDC berharap budaya keselamatan dapat semakin tertanam kuat di seluruh lini organisasi. Penguatan kompetensi HSSE tidak hanya mendukung perlindungan pekerja, tetapi juga menjadi bagian penting dalam menjaga keandalan operasional perusahaan dan mendukung keberlanjutan industri energi nasional.
Dengan mengedepankan prinsip keselamatan sebagai prioritas utama, PDC terus berupaya menciptakan lingkungan kerja yang aman, sehat, dan produktif bagi seluruh pekerja di setiap wilayah operasinya. (srv)










