• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Masuk Kampanye Global 50-in-5, Indonesia Percepat Infrastruktur Digital Publik

Nasuha Editor Nasuha
Jumat, 29 Mei 2026 - 22:15
in Nasional
Menteri PANRB Rini Widyantini memberikan sambutan dalam acara OECD Global Symposium 2026 di Seoul, Korea Selatan, belum lama ini. Foto: Dok. Kementerian PANRB

Menteri PANRB Rini Widyantini memberikan sambutan dalam acara OECD Global Symposium 2026 di Seoul, Korea Selatan, belum lama ini. Foto: Dok. Kementerian PANRB

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Indonesia resmi bergabung dalam Kampanye Global 50-in-5, sebuah gerakan internasional yang mendorong percepatan pembangunan Digital Public Infrastructure (DPI) atau infrastruktur publik digital yang aman, inklusif, dan terintegrasi.

Kampanye 50-in-5 mempertemukan berbagai negara dan mitra global untuk memperkuat fondasi layanan digital publik, mulai dari identitas digital, sistem pembayaran digital, pertukaran data yang aman, pemanfaatan kecerdasan artifisial, hingga integrasi layanan pemerintah dalam satu ekosistem digital.

BacaJuga:

Tak Sekadar Seremoni, BPIP: Hari Lahir Pancasila 2026 Usung Pesan Perdamaian Dunia

Revitalisasi 3.033 Sekolah Terdampak Bencana, Kemendikdasmen Salurkan Rp2 Triliun

Menyelamatkan Generasi Emas 2045

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini menegaskan bahwa ukuran keberhasilan transformasi digital bukan terletak pada banyaknya aplikasi yang dibuat, melainkan sejauh mana masyarakat merasakan manfaatnya secara nyata.

“Saat ini, pemerintah di berbagai belahan dunia semakin digital. Namun di tengah berbagai transformasi tersebut, ada satu pertanyaan penting yang perlu terus kita ajukan kepada diri kita sendiri: apakah masyarakat benar-benar merasakan manfaat dari transformasi itu dalam kehidupan mereka sehari-hari?” ujar Rini dalam sambutannya pada OECD Global Symposium 2026 di Seoul, Korea Selatan, belum lama ini.

Menurut Rini, masyarakat tidak merasakan kehadiran negara lewat istilah teknis atau jargon digitalisasi. Mereka merasakannya ketika pelayanan menjadi lebih sederhana, cepat, dan hadir pada saat dibutuhkan.

Ia mencontohkan bagaimana seorang lansia tidak lagi dipersulit birokrasi yang panjang, atau seorang ibu di desa yang tidak perlu kehilangan penghasilan harian hanya demi mengurus dokumen administrasi keluarga.

“Bagi Indonesia, DPI bukan sekadar tentang menghubungkan sistem. DPI adalah tentang memastikan pemerintah menjadi lebih responsif, lebih terintegrasi, dan lebih hadir dalam kehidupan masyarakat,” jelas Rini.

Sebagai negara kepulauan dengan lebih dari 280 juta penduduk, Indonesia memandang DPI sebagai fondasi penting untuk menjembatani kesenjangan layanan antarwilayah sekaligus memperkuat akses masyarakat terhadap layanan publik.

Saat ini, ekosistem DPI Indonesia terus berkembang melalui sejumlah komponen strategis. Mulai dari Identitas Kependudukan Digital (IKD), Sistem Penghubung Data dan Layanan Digital Pemerintah (SPDLDP), implementasi Satu Data Indonesia, hingga pengembangan portal layanan terpadu INAku.

Pemerintah juga terus memperluas pemanfaatan teknologi kecerdasan artifisial, analitik data, serta sistem pembayaran digital nasional seperti QRIS, BI-FAST, dan Gerbang Pembayaran Nasional (GPN).

“Dalam ekosistem tersebut, IKD menjadi salah satu identitas digital yang digunakan masyarakat untuk mengakses berbagai layanan berbasis identitas melalui telepon pintar,” kata Rini.

Hingga 19 Mei 2026, pengguna IKD yang telah melakukan aktivasi tercatat mencapai 19,35 juta pengguna dan terhubung dengan Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK) nasional.

Ke depan, pemerintah menargetkan penguatan IKD melalui mekanisme digital onboarding berbasis face recognition dan liveness detection dengan sasaran awal sekitar 50 juta pengguna.

Di sisi interoperabilitas layanan, hingga April 2026 Sistem Penghubung Layanan Pemerintah telah menghubungkan 447 instansi. Sementara QRIS mencatat lebih dari 10,33 miliar transaksi dengan dukungan lebih dari 58 juta pengguna dan 41 juta merchant di seluruh Indonesia.

Tidak hanya digunakan di dalam negeri, interoperabilitas QRIS juga telah terkoneksi dengan Thailand, Malaysia, Singapura, Jepang, dan Tiongkok.

Indonesia juga mulai mengimplementasikan transformasi perlindungan sosial berbasis DPI melalui proyek percontohan di Kabupaten Banyuwangi.

“Melalui integrasi identitas digital, verifikasi biometrik, dan sistem pertukaran data yang aman, proses verifikasi kelayakan penerima manfaat yang sebelumnya memerlukan waktu antara 75 hingga 200 hari kini dapat diselesaikan hanya dalam rentang waktu sekitar 1 menit hingga 6 jam,” tegas Rini.

Pemerintah menilai transformasi digital tidak bisa dijalankan sendiri. Karena itu, pendekatan Open Government terus diperkuat melalui kolaborasi dengan organisasi masyarakat sipil, akademisi, sektor swasta, pemerintah daerah, hingga mitra pembangunan internasional.

Indonesia juga menggandeng berbagai lembaga global seperti World Bank, Asian Development Bank (ADB), UNDP, Gates Foundation, OECD, Co-Develop, hingga negara-negara ASEAN dalam memperkuat ekosistem DPI nasional.

Sebagai bentuk komitmen lebih lanjut, Indonesia bahkan mulai mempersiapkan penyelenggaraan Global DPI Summit 2027 yang direncanakan berlangsung di Bali.

“Bagi Indonesia, DPI pada akhirnya adalah tentang memastikan tidak ada warga yang merasa terlalu jauh untuk dijangkau, terlalu kecil untuk didengar, atau terlalu tertinggal untuk mendapatkan pelayanan dari pemerintahnya,” tambahnya. (her)

Tags: 50-in-5globalkampanyementeriPANRB

Berita Terkait.

Tak Sekadar Seremoni, BPIP: Hari Lahir Pancasila 2026 Usung Pesan Perdamaian Dunia
Nasional

Tak Sekadar Seremoni, BPIP: Hari Lahir Pancasila 2026 Usung Pesan Perdamaian Dunia

Jumat, 29 Mei 2026 - 23:03
Revitalisasi 3.033 Sekolah Terdampak Bencana, Kemendikdasmen Salurkan Rp2 Triliun
Nasional

Revitalisasi 3.033 Sekolah Terdampak Bencana, Kemendikdasmen Salurkan Rp2 Triliun

Jumat, 29 Mei 2026 - 22:32
Menyelamatkan Generasi Emas 2045
Nasional

Menyelamatkan Generasi Emas 2045

Jumat, 29 Mei 2026 - 19:45
Dukung Sanksi “Blacklist” Politik Uang, Komisi II: Pelaku Harus Dilarang Ikut Pemilu Berikutnya
Nasional

Dukung Sanksi “Blacklist” Politik Uang, Komisi II: Pelaku Harus Dilarang Ikut Pemilu Berikutnya

Jumat, 29 Mei 2026 - 19:31
P2G Pertanyakan Instruksi Prabowo Wajibkan Bahasa Prancis di Sekolah
Nasional

P2G Pertanyakan Instruksi Prabowo Wajibkan Bahasa Prancis di Sekolah

Jumat, 29 Mei 2026 - 18:55
timwas
Nasional

Persoalan di Mina Kembali Berulang, Timwas Haji DPR Minta Solusi

Jumat, 29 Mei 2026 - 15:25

BERITA POPULER

  • Pemain-Persib

    Ungkapan Kebahagiaan Trio Naturalisasi Usai Bawa Persib Juara Super League

    5691 shares
    Share 2276 Tweet 1423
  • Film “Pesta Babi” dan “Teman Tegar Maira”, DPD RI: Itu Suara Kesadaran tentang Papua

    3333 shares
    Share 1333 Tweet 833
  • Daftar Lengkap Timnas Indonesia: Diwarnai Debutan dan Kembalinya Pemain Lama

    3030 shares
    Share 1212 Tweet 758
  • Segel Trofi Pertama di Persib, Eliano Reijnders Sebut Atmosfer Bandung Lewati Eropa

    2533 shares
    Share 1013 Tweet 633
  • Menteri Trenggono: Hasil Panen BUBK Kebumen Menuju Kebangkitan Udang Indonesia Berkualitas Ekspor

    2319 shares
    Share 928 Tweet 580
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.