INDOPOSCO.ID – Fase paling krusial dalam rangkaian ibadah haji 1447 Hijriah berhasil dilalui jemaah haji Indonesia dengan lancar. Proses pergerakan dari Arafah menuju Muzdalifah hingga akhirnya tiba di Mina berlangsung tertib dan sesuai skenario operasional yang telah disiapkan pemerintah.
Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI memastikan seluruh jemaah Indonesia kini telah berada di Mina untuk melanjutkan rangkaian mabit dan lontar jumrah pada hari-hari tasyrik.
Juru Bicara Kemenhaj, Maria Assegaff, menyebut proses Armuzna tahun ini berjalan terkendali berkat koordinasi yang solid antara petugas haji Indonesia, otoritas Arab Saudi, serta kedisiplinan para jemaah.
“Alhamdulillah, seluruh rangkaian pergerakan jemaah dari Arafah menuju Muzdalifah dan dilanjutkan ke Mina berjalan sesuai rencana operasional. Pergerakan terakhir jemaah dari Arafah menuju Muzdalifah berlangsung pada pukul 02.40 waktu Arab Saudi, sementara proses pergerakan dari Muzdalifah menuju Mina selesai pada pukul 07.00 waktu Arab Saudi dan area Muzdalifah telah dinyatakan steril,” ujar Maria dalam keterangannya, Rabu (27/5/2026).
Menurut Maria, ketertiban jemaah menjadi faktor penting yang membuat mobilisasi jutaan manusia di fase puncak haji dapat berlangsung aman dan lancar.
“Kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh jemaah haji Indonesia atas kedisiplinan, ketertiban, dan kepatuhan dalam mengikuti seluruh arahan petugas. Ketertiban jemaah menjadi salah satu kunci utama kelancaran pergerakan Armuzna tahun ini,” jelasnya.
Memasuki fase Mina, Kemenhaj kini memusatkan perhatian pada pelayanan dan pendampingan jemaah, khususnya saat pelaksanaan lontar jumrah Aqabah hingga hari-hari tasyrik berikutnya.
Sebanyak 751 petugas haji diterjunkan untuk bersiaga di kawasan Mina. Mereka ditempatkan di tenda-tenda jemaah hingga sejumlah titik layanan di jalur menuju Jamarat. Selain itu, petugas khusus juga disiagakan di kawasan Masjidil Haram guna membantu kebutuhan jemaah Indonesia.
Untuk memperkuat koordinasi lapangan, para petugas dibagi dalam 10 satuan ad-hoc yang masing-masing menangani 11 sampai 13 kawasan markas jemaah.
“Penguatan layanan ini dilakukan agar jemaah mendapatkan pendampingan, pelindungan, dan bantuan secara cepat serta terkoordinasi selama fase Mina berlangsung,” tutur Maria.
Di tengah suhu Mina yang mencapai 41 derajat celcius, jemaah juga diminta lebih bijak mengatur waktu ibadah, terutama saat hendak melaksanakan lontar jumrah.
“Kami mengimbau jemaah Indonesia untuk tidak melaksanakan lontar jumrah pada pukul 10 pagi hingga 2 siang waktu Arab Saudi guna menghindari cuaca panas dan kepadatan. Jemaah diharapkan tetap berada di dalam tenda dan mengikuti arahan petugas,” imbaunya.
Kemenhaj turut mengarahkan jemaah agar memanfaatkan jalur dua maupun jalur atas menuju Jamarat yang telah ditetapkan sebagai jalur resmi bagi jemaah Indonesia. Langkah ini dilakukan demi menjaga kelancaran arus pergerakan dan meminimalisasi penumpukan massa.
Selain fokus pada kelancaran ibadah, aspek kesehatan jemaah juga menjadi perhatian utama. Jemaah diimbau memperbanyak konsumsi air putih, makan secara teratur, memakai payung atau pelindung kepala saat beraktivitas di luar tenda, serta mengurangi aktivitas fisik yang tidak mendesak.
Perhatian khusus juga diberikan kepada jemaah lansia, penyandang disabilitas, dan kelompok risiko tinggi agar tetap mendapatkan pendampingan maksimal selama berada di Mina.
“Khusus bagi jemaah lansia, jemaah disabilitas, dan jemaah risiko tinggi, kami meminta keluarga kloter, ketua rombongan, dan sesama jemaah untuk terus memberikan perhatian dan pendampingan,” ungkap Maria.
Menutup keterangannya, Kemenhaj turut menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah kepada umat Islam, seraya mendoakan seluruh jemaah Indonesia dapat menuntaskan ibadah dengan sehat dan lancar.
“Kami mendoakan seluruh jemaah haji Indonesia diberikan kesehatan, kekuatan, dan kemudahan dalam menyelesaikan seluruh rangkaian ibadah haji serta kembali ke Tanah Air dengan predikat haji yang mabrur dan mabruroh,” tutupnya. (her)










