• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

KKP Siapkan Pendidikan Gratis bagi Anak Pelaku Utama KP Terdampak Bencana Sumatera

Nelly Marinda Situmorang Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 26 Mei 2026 - 14:05
in Nasional
KKP

Kepala BPPSDM KP, I Nyoman Radiarta (empat dari kanan) menyampaikan Pendidikan Gratis bagi Anak Pelaku Utama KP Terdampak Bencana Sumatera. Foto: istimewa

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) memberikan peluang khusus bagi anak-anak pelaku utama sektor kelautan dan perikanan yang terdampak bencana di Provinsi Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat untuk melanjutkan pendidikan di satuan pendidikan vokasi KKP Tahun Akademik 2026/2027.

Sesuai arahan Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono, KKP menyediakan kuota afirmasi khusus lebih dari 10 persen dari total penerimaan peserta didik baru jalur Anak Pelaku Utama (APU) pada setiap satuan pendidikan. Dari total 1.310 kuota jalur afirmasi APU yang tersedia pada tahun 2026, sebanyak 150 kursi dialokasikan khusus bagi anak-anak pelaku utama KP terdampak bencana di wilayah Sumatera.

BacaJuga:

Anis Hidayah: Draf RUU HAM Puncak Upaya Sistematis Kerdilkan Komnas HAM

ISKI Dorong Literasi AI dan Etika Digital demi Jaga Kepercayaan Publik

27 Tahun Reformasi, Komnas HAM Hadapi Tantangan yang Kian Kompleks

Kebijakan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah mendukung percepatan rehabilitasi dan pemulihan pascabencana, sekaligus memastikan anak-anak dari keluarga nelayan, pembudi daya ikan, petambak, pengolah, hingga pelaku usaha perikanan tetap memiliki akses terhadap pendidikan berkualitas dan masa depan yang lebih terarah. Pendaftaran Pentaru (Penerimaan Peserta Didik Baru) resmi dibuka sejak 12 Mei lalu.

“Kami ingin memastikan bahwa di tengah situasi sulit akibat bencana, anak-anak keluarga pelaku utama kelautan dan perikanan tetap memiliki harapan dan kesempatan untuk melanjutkan pendidikan. Pendidikan vokasi KKP harus hadir sebagai ruang pemulihan, penguatan kapasitas, sekaligus jembatan menuju masa depan yang lebih baik,” tegas Kepala BPPSDM KP, I Nyoman Radiarta dalam siaran resmi di Jakarta, Selasa (26/5/2026).

Kuota afirmasi tersebut tersedia pada pendidikan tinggi vokasi maupun pendidikan menengah vokasi di bawah naungan KKP, yang selama ini menjadi pilar pencetak sumber daya manusia unggul sektor kelautan dan perikanan.

Pada jenjang pendidikan tinggi, kesempatan terbuka di Akademi Komunitas Kelautan dan Perikanan Wakatobi, Politeknik Ahli Usaha Perikanan (AUP), serta delapan Politeknik Kelautan dan Perikanan yang tersebar di Bitung, Bone, Dumai, Jembrana, Karawang, Pangandaran, Kupang, dan Sorong.

Sementara pada jenjang pendidikan menengah, afirmasi dibuka melalui Sekolah Usaha Perikanan Menengah (SUPM) di Ladong (Aceh), Pariaman, Kota Agung, Tegal, Waiheru, Pontianak, dan Sorong.

Lebih dari sekadar akses pendidikan, kebijakan afirmatif ini merupakan bentuk empati negara sekaligus investasi jangka panjang untuk memperkuat ketahanan sosial-ekonomi keluarga pelaku utama kelautan dan perikanan. Di tengah proses pemulihan yang masih berlangsung di sejumlah wilayah terdampak, kesempatan ini diharapkan menjadi sumber semangat baru bagi generasi muda untuk bangkit dan menata masa depan.

“Melalui pendidikan vokasi yang berbasis praktik, disiplin, dan kebutuhan dunia kerja, KKP ingin memastikan anak-anak korban bencana tidak hanya pulih, tetapi juga tumbuh menjadi generasi tangguh yang mampu membawa perubahan bagi keluarga, komunitas, dan sektor kelautan dan perikanan Indonesia,” terang Nyoman.(ney)

Tags: Bencana SumateraKKPPendidikan Gratis

Berita Terkait.

Anis
Nasional

Anis Hidayah: Draf RUU HAM Puncak Upaya Sistematis Kerdilkan Komnas HAM

Selasa, 26 Mei 2026 - 13:24
Atwar
Nasional

ISKI Dorong Literasi AI dan Etika Digital demi Jaga Kepercayaan Publik

Selasa, 26 Mei 2026 - 13:04
Amiruddin
Nasional

27 Tahun Reformasi, Komnas HAM Hadapi Tantangan yang Kian Kompleks

Selasa, 26 Mei 2026 - 12:43
Tawfiq
Nasional

Saudi Apresiasi Tata Kelola Haji RI, Sebut Ada “Existential Leap”

Selasa, 26 Mei 2026 - 10:01
Tamasya
Nasional

Kemendukbangga dan APINDO Siapkan Daycare di Tempat Usaha Melalui Program TAMASYA

Selasa, 26 Mei 2026 - 09:00
Teuku-Riefky-Harsya
Nasional

Kementerian Ekraf Cetak Local Hero Go Global Lewat Kolaborasi Ekonomi Kreatif

Selasa, 26 Mei 2026 - 08:19

BERITA POPULER

  • Pemain-Persib

    Ungkapan Kebahagiaan Trio Naturalisasi Usai Bawa Persib Juara Super League

    5595 shares
    Share 2238 Tweet 1399
  • Daftar Lengkap Timnas Indonesia: Diwarnai Debutan dan Kembalinya Pemain Lama

    2960 shares
    Share 1184 Tweet 740
  • Menteri Trenggono: Hasil Panen BUBK Kebumen Menuju Kebangkitan Udang Indonesia Berkualitas Ekspor

    2244 shares
    Share 898 Tweet 561
  • Segel Trofi Pertama di Persib, Eliano Reijnders Sebut Atmosfer Bandung Lewati Eropa

    2084 shares
    Share 834 Tweet 521
  • Anggaran LCC Empat Pilar MPR Capai Rp30,7 Miliar, CBA: Ini Bukan Lagi Lomba, Tapi Proyek Raksasa Harus Diaudit!

    1226 shares
    Share 490 Tweet 307
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.