• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Bangun 4 Benteng Perlindungan Anak, Pratikno: Pesantren Disiapkan Jadi Role Model

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Minggu, 12 Juli 2026 - 20:03
in Nasional
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno saat meluncurkan Gerakan Nasional Ruang Aman Nyaman Anak untuk Pesantren dan Madrasah Ramah Anak di Pesantren Al-Hamidiyah, Depok, Minggu (12/7/2026). Foto: Nasuha/ INDOPOSCO

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno saat meluncurkan Gerakan Nasional Ruang Aman Nyaman Anak untuk Pesantren dan Madrasah Ramah Anak di Pesantren Al-Hamidiyah, Depok, Minggu (12/7/2026). Foto: Nasuha/ INDOPOSCO

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno menegaskan, pemerintah tengah membangun empat ruang aman bagi anak sebagai strategi memperkuat perlindungan dari berbagai bentuk kekerasan. Program tersebut mencakup lingkungan keluarga, satuan pendidikan, ruang publik, hingga ruang digital yang kini menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari anak.

Menurut Pratikno, perlindungan anak tidak bisa hanya dibebankan kepada keluarga atau sekolah. Seluruh elemen, mulai dari pemerintah, masyarakat, hingga lembaga pendidikan, harus bergerak bersama menciptakan lingkungan yang aman bagi tumbuh kembang anak.

BacaJuga:

Hadiri Puncak Harkopnas ke-79, Presiden Prabowo Serukan Kebangkitan Koperasi

Barat Laut Gayo Lues di Aceh Dihantam Gempa Dangkal Magnitudo 3,4

Menteri PPPA Minta Gerakan Ruang Aman Perlindungan Anak Jadi Aksi Nyata

“Anak-anak harus merasa aman di mana pun mereka berada, baik di rumah, di sekolah, di ruang publik maupun di ruang digital. Perlindungan anak harus menjadi gerakan bersama,” ujar Pratikno saat meluncurkan Gerakan Nasional Ruang Aman Nyaman Anak untuk Pesantren dan Madrasah Ramah Anak di Pesantren Al-Hamidiyah, Depok, Minggu (12/7/2026).

Ia menjelaskan, ruang aman pertama dibangun di lingkungan keluarga sebagai tempat anak memperoleh pengasuhan dan pendidikan karakter. Selanjutnya, pemerintah memperkuat perlindungan di seluruh satuan pendidikan, mulai dari PAUD, sekolah, madrasah, hingga pesantren dan perguruan tinggi.

Selain itu, masih ujar dia, pemerintah juga mendorong tersedianya ruang publik yang ramah anak sehingga mereka dapat bermain, berolahraga, dan beraktivitas dengan aman. Sementara itu, ruang digital menjadi fokus berikutnya mengingat penggunaan teknologi oleh anak terus meningkat.

Ia menilai perkembangan teknologi tidak mungkin dihindari. Karena itu, yang dibutuhkan adalah kemampuan anak untuk memanfaatkan teknologi secara bijak sekaligus terlindungi dari berbagai ancaman di dunia maya.

“Memanfaatkan momentum tahun ajaran baru, pemerintah memperkuat budaya sekolah dan pesantren yang bebas dari kekerasan melalui kolaborasi Kemenko PMK, Kementerian Agama, serta Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA),” ungkapnya.

Sebagai bagian dari upaya tersebut, sambung Pratikno, pemerintah telah menyiapkan buku panduan bagi peserta didik, guru, pengasuh, dan tenaga kependidikan. Panduan itu berisi hak anak, kewajiban pendidik, serta prosedur pencegahan dan penanganan kekerasan di lingkungan pendidikan.

Dalam kesempatan yang sama, Pratikno memberikan apresiasi kepada Pesantren Al-Hamidiyah yang dinilai telah memiliki sistem perlindungan anak yang lengkap, mulai dari aturan internal, komite etik, mekanisme pengaduan, hingga langkah pencegahan kekerasan fisik, verbal, seksual, dan digital.

“Role model yang diterapkan pesantren ini bisa direplikasi oleh pesantren dan madrasah di berbagai daerah sebagai standar perlindungan anak di lingkungan pendidikan,” ungkapnya.

Pratikno menambahkan, pemerintah juga menggandeng Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) untuk memperluas penyediaan ruang publik ramah anak. Melalui kolaborasi pemerintah pusat, daerah, lembaga pendidikan, keluarga, dunia usaha, dan masyarakat, pemerintah ingin membangun ekosistem perlindungan anak yang berkelanjutan.

“Harapan kami setiap anak Indonesia dapat tumbuh dan belajar dengan aman di seluruh ruang kehidupannya,” ujarnya. (nas)

Tags: anakPesantrenpmk

Berita Terkait.

Hadiri Puncak Harkopnas ke-79, Presiden Prabowo Serukan Kebangkitan Koperasi
Nasional

Hadiri Puncak Harkopnas ke-79, Presiden Prabowo Serukan Kebangkitan Koperasi

Minggu, 12 Juli 2026 - 21:03
Barat Laut Gayo Lues di Aceh Dihantam Gempa Dangkal Magnitudo 3,4
Nasional

Barat Laut Gayo Lues di Aceh Dihantam Gempa Dangkal Magnitudo 3,4

Minggu, 12 Juli 2026 - 20:50
Menteri PPPA Minta Gerakan Ruang Aman Perlindungan Anak Jadi Aksi Nyata
Nasional

Menteri PPPA Minta Gerakan Ruang Aman Perlindungan Anak Jadi Aksi Nyata

Minggu, 12 Juli 2026 - 18:14
Tri Tito: Kolaborasi Pemda dan TP PKK Jadi Kunci Percepatan Program Prioritas hingga Tingkat Keluarga
Nasional

Tri Tito: Kolaborasi Pemda dan TP PKK Jadi Kunci Percepatan Program Prioritas hingga Tingkat Keluarga

Minggu, 12 Juli 2026 - 16:38
Tito
Nasional

Mendagri Minta Pemda dan Dekranasda Aktif Gali Potensi Kerajinan Lokal

Minggu, 12 Juli 2026 - 15:37
Menkop
Nasional

Menkop Kunjungi Rumah Bung Hatta, Komitmen Lanjutkan Perjuangan Kembangkan Koperasi Nasional

Minggu, 12 Juli 2026 - 15:27

BERITA POPULER

  • Kondisi Terkini Mbappe Usai Cedera di Laga Prancis vs Maroko

    Kondisi Terkini Mbappe Usai Cedera di Laga Prancis vs Maroko

    1507 shares
    Share 603 Tweet 377
  • Eks Jampidsus Febrie Ardiansyah Resmi Ditetapkan Jadi Tersangka

    937 shares
    Share 375 Tweet 234
  • Hasil Piala Dunia: Brace Haaland Antar Norwegia Singkirkan Brasil dan Cetak Sejarah

    921 shares
    Share 368 Tweet 230
  • 3 Polisi Gugur saat Gerebek Narkoba di Katingan, DPR Desak Pengusutan Tanpa Ampun

    914 shares
    Share 366 Tweet 229
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    2441 shares
    Share 976 Tweet 610
Alvarez
Olahraga

Hasil Piala Dunia: Bekuk Swiss, Argentina Tantang Inggris di Semifinal

Editor Ali Rachman
Minggu, 12 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Argentina memastikan tempat di semifinal Piala Dunia 2026 setelah melewati duel penuh tensi menghadapi Swiss. Bertanding di Arrowhead...

SelengkapnyaDetails
Bellingham

Hasil Piala Dunia: Tumbangkan Norwegia via Extra Time, Inggris ke Semifinal

Minggu, 12 Juli 2026 - 08:09
Kane

Piala Dunia: Jelang Inggris vs Norwegia, Harry Kane Berharap Haaland Kehilangan Taji

Sabtu, 11 Juli 2026 - 12:34
Merino

Hasil Piala Dunia: Spanyol Tekuk Belgia 2-1, Super Sub Merino Loloskan La Furia Roja ke Semifinal

Sabtu, 11 Juli 2026 - 10:32
swiss

Argentina vs Swiss: Xhaka Ungkap Tujuan Kelima, Murat Yakin Cium Titik Lemah Tim Tango

Jumat, 10 Juli 2026 - 20:44
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.