INDOPOSCO.ID – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali meluas di sejumlah daerah saat puncak musim kemarau. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat sedikitnya enam wilayah di Pulau Jawa dan Kalimantan dilanda karhutla, dengan total puluhan hektare lahan terbakar.
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari mengatakan, pemerintah daerah bersama tim gabungan bergerak cepat melakukan pemadaman di seluruh lokasi terdampak.
“Di Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, kebakaran melanda lahan seluas tiga hektare di Desa Tatung, Kecamatan Balong,” beber Muhari dalam keterangan, Minggu (12/7/2026).
Ia mengatakan, masih di Jawa Timur, kebakaran juga menghanguskan sekitar dua hektare lahan di Desa Condro, Kecamatan Pasirian, Kabupaten Lumajang. Sementara itu, di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, karhutla terjadi di dua desa, yakni Desa Pamijen, Kecamatan Sokaraja, dan Desa Karangtalun Kidul, Kecamatan Purwojati.
“Di Kalimantan Selatan, kebakaran melanda tiga lokasi di Kota Banjarbaru dengan luas mencapai 11,5 hektare. Area terdampak berada di Kelurahan Cempaka, Guntung Manggis, dan Landasan Ulin Selatan,” ujarnya.
Ia menambahkan, karhutla yang paling luas terjadi di Kabupaten Kutai Barat, Kalimantan Timur. Sedikitnya 60 hektare lahan di Kampung Dingin, Kecamatan Lawa, dan Kampung Emas, Kecamatan Empas, terbakar.
Selain itu, masih ujar Muhari, Kabupaten Kutai Kartanegara juga mengalami kebakaran lahan seluas empat hektare di Kelurahan Jawa, Kecamatan Sangasanga, serta Desa Jembayan Tengah.
“Kami mengingatkan pemerintah daerah agar meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi ancaman karhutla yang masih berpotensi terjadi selama musim kemarau,” katanya. (nas)


















