• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Armuzna Dinilai Fase Paling Kritis, Timwas Minta Pendampingan Jemaah Dimaksimalkan

Nelly Marinda Situmorang Editor Nelly Marinda Situmorang
Senin, 25 Mei 2026 - 09:00
in Nasional
Jemaah-Haji

Puncak ibadah haji di Armuzna menjadi fase paling krusial dalam rangkaian haji 2026. Pergerakan jutaan jemaah menuju Arafah, Muzdalifah, dan Mina menuntut kesiapan penuh petugas serta pengendalian lapangan yang matang agar jemaah tetap aman, nyaman, dan terlayani dengan baik. Foto: Dok. Kemenhaj

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Fase puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna) kembali menjadi perhatian serius Tim Pengawas (Timwas) Haji DPR RI. Pergerakan jutaan jemaah dalam waktu hampir bersamaan dinilai menyimpan risiko besar apabila tidak diantisipasi dengan pengendalian lapangan yang matang.

Anggota Timwas Haji DPR RI, M. Nasir Djamil, mengingatkan pemerintah serta seluruh petugas haji Indonesia agar memperkuat mitigasi risiko menjelang fase Armuzna pada penyelenggaraan haji 2026.

BacaJuga:

Jemput Bola KKP Permudah Izin Kapal Nelayan di Bawah 30 GT

BTN Dukung Rumah Cahaya, 30 Pahlawan Indonesia Terima Hunian Layak dan SHM

MTQN XXXI Naik Kelas: Syiar Qur’an, Regenerasi Ulama hingga Dongkrak Ekonomi 

Peringatan itu disampaikan Nasir usai mengikuti rapat koordinasi Timwas Haji DPR RI bersama para pemangku kepentingan di Makkah, Minggu (24/5/2026). Pertemuan tersebut membahas kesiapan layanan jemaah, pengamanan, hingga strategi mitigasi saat puncak ibadah berlangsung.

Menurut Nasir, pengalaman musim haji sebelumnya harus menjadi alarm penting, khususnya terkait penanganan jemaah lanjut usia yang sempat terlantar setelah mabit di Muzdalifah.

“Tahun lalu banyak jemaah lansia yang terdampar setelah mabit di Muzdalifah. Sampai waktu zuhur mereka belum menemukan pemondokan di Mina, sementara mereka juga harus mengejar waktu lempar jumrah,” ujar Nasir dikutip dari laman resmi DPR RI, Senin (25/5/2026).

Ia menilai kepadatan ekstrem dan lemahnya koordinasi di lapangan menjadi faktor yang memicu kepanikan jemaah. Karena itu, Nasir meminta seluruh petugas kloter, ketua rombongan, hingga ketua regu benar-benar menjalankan fungsi pendampingan secara optimal selama proses perpindahan jemaah.

“Jika petugas kloter, ketua rombongan dan ketua regu efektif melakukan tugasnya maka kepanikan tersebut akan lebih mudah diatasi,” jelasnya.

Politikus PKS itu menegaskan tugas petugas haji tidak sekadar mengurus administrasi perjalanan, melainkan memastikan jemaah tetap merasa aman, memperoleh arahan yang jelas, dan tidak kehilangan orientasi di tengah situasi padat serta melelahkan.

Apalagi, mayoritas jemaah haji Indonesia saat ini didominasi kelompok lanjut usia yang lebih rentan mengalami kebingungan saat perpindahan massal menuju Mina.

Selain menyoroti pendampingan jemaah, Timwas Haji DPR RI juga mengevaluasi penerapan skema murur dan tanazul pada musim haji sebelumnya. Nasir menyebut dinamika di lapangan kerap membuat skenario awal berubah total.

Ia mengungkapkan, terdapat jemaah lansia, penyandang disabilitas, hingga kelompok risiko tinggi yang semestinya mengikuti skema murur (tidak turun di Muzdalifah) justru harus turun akibat kemacetan dan keterlambatan bus. Sebaliknya, ada jemaah yang seharusnya menjalani skema tanazul namun akhirnya ikut murur karena situasi lalu lintas yang tidak memungkinkan.

“Masalahnya di lapangan tidak selalu sesuai dengan skenario. Ada bus yang tidak bisa berhenti karena macet dan waktunya sudah tidak memungkinkan,” tutur politisi Fraksi PKS itu.

Nasir menilai fase perpindahan dari Arafah menuju Muzdalifah menjadi titik paling rawan karena jutaan jemaah dari berbagai negara bergerak hampir bersamaan dalam waktu yang sempit. Jika tidak diantisipasi secara matang, kondisi tersebut berpotensi memicu kekacauan yang berdampak pada keselamatan dan kenyamanan jemaah.

Karena itu, ia meminta Kementerian Haji bersama seluruh petugas daerah memanfaatkan sisa waktu yang ada untuk memperkuat simulasi, komunikasi, dan sistem pengendalian lapangan menjelang Armuzna.

“Masih ada waktu bagi Kemenhaj dan seluruh petugas haji agar hal-hal yang mengurangi bobot ibadah jemaah haji dapat ditiadakan atau diminimalisir,” tutupnya.(her)

Tags: Armuznahajijemaah haji

Berita Terkait.

Jemput Bola KKP Permudah Izin Kapal Nelayan di Bawah 30 GT
Nasional

Jemput Bola KKP Permudah Izin Kapal Nelayan di Bawah 30 GT

Selasa, 1 September 2026 - 14:05
BTN Dukung Rumah Cahaya, 30 Pahlawan Indonesia Terima Hunian Layak dan SHM
Nasional

BTN Dukung Rumah Cahaya, 30 Pahlawan Indonesia Terima Hunian Layak dan SHM

Selasa, 1 September 2026 - 13:55
MTQN XXXI Naik Kelas: Syiar Qur’an, Regenerasi Ulama hingga Dongkrak Ekonomi 
Nasional

MTQN XXXI Naik Kelas: Syiar Qur’an, Regenerasi Ulama hingga Dongkrak Ekonomi 

Selasa, 1 September 2026 - 13:35
Bapanas Klaim Beras Premium Aman Meski Ditemukan Ritel Kosong
Nasional

Sasar 13 Provinsi, Pemerintah Tebar Peringatan dan Sweeping Harga Beras

Selasa, 1 September 2026 - 13:25
Berseteru dengan Menhan Hegseth, Pentinggi Angkatan Darat AS Mundur
Nasional

RUU Perampasan Aset dan Pertanyaan Besar di Balik Pengelolaannya

Selasa, 1 September 2026 - 11:30
Perkuat Struktur Organisasi, Menteri Ekraf Lantik Pejabat Baru dan Tekankan Kepemimpinan Berbasis Aksi
Nasional

Perkuat Struktur Organisasi, Menteri Ekraf Lantik Pejabat Baru dan Tekankan Kepemimpinan Berbasis Aksi

Selasa, 1 September 2026 - 10:15

OLAHRAGA

Minim Efektivitas! Indonesia U-20 Imbang 0-0 Lawan Malaysia
Olahraga

Minim Efektivitas! Indonesia U-20 Imbang 0-0 Lawan Malaysia

Editor Laurens Dami
Senin, 31 Agustus 2026 - 21:15

INDOPOSCO.ID – Timnas Indonesia U-20 harus berbagi poin dengan Malaysia dalam laga perdana Grup H Kualifikasi Piala Asia U-20 2027...

SelengkapnyaDetails
timnas

Timnas Indonesia U-20 vs Malaysia: Garuda Muda Diminta Waspada

Senin, 31 Agustus 2026 - 17:47
John-Herdman

Tuntaskan Merdeka Run, John Herdman Tantang Adu Lari Skuad Garuda

Senin, 31 Agustus 2026 - 13:45
Marquez

Klasemen MotoGP 2026 Makin Panas Usai Marc Marquez Menang di Aragon

Senin, 31 Agustus 2026 - 09:01
GTWCE-Endurance Cup: Mercedes-BMW Menggila di Nurburgring, Ferrari Siapkan Serangan Balik

GTWCE-Endurance Cup: Mercedes-BMW Menggila di Nurburgring, Ferrari Siapkan Serangan Balik

Minggu, 30 Agustus 2026 - 13:31

BERITA POPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.