INDOPOSCO.ID – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menegaskan bahwa Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 tidak dirancang sebagai mekanisme penyaringan peserta didik, melainkan untuk memastikan seluruh anak memperoleh akses pendidikan yang setara.
“Pemerintah menjamin setiap calon murid yang mendaftar SPMB tetap memiliki kesempatan mendapatkan bangku sekolah, baik di sekolah negeri maupun swasta,” ujar Direktur Jenderal (Dirjen) Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Nonformal dan Informal Kemendikdasmen, Gogot Suharwoto di Jakarta, Kamis (21/5/2026).
Ia mengatakan, SPMB harus berjalan secara inklusif, sehingga seluruh anak usia sekolah dapat memperoleh layanan pendidikan tanpa diskriminasi.
“SPMB adalah sistem penerimaan murid baru, bukan seleksi. Pak Menteri selalu menyampaikan, sistem penerimaan murid baru harus inklusif, artinya semua anak punya hak untuk mendapat layanan pendidikan,” terangnya.
Untuk mendukung pelaksanaan SPMB 2026, masih ujar Gogot, pemerintah menyiapkan 4 jalur penerimaan, yakni jalur domisili, afirmasi, prestasi, dan mutasi.
Menurut Gogot, setiap jalur tersebut dibuat agar seluruh calon peserta didik dapat terakomodasi sesuai kondisi dan kebutuhannya masing-masing. “keberhasilan pelaksanaan SPMB sangat bergantung pada perencanaan yang matang,” ucapnya.
Karena itu, Kemendikdasmen meminta pemerintah daerah menghitung jumlah anak usia sekolah dan ketersediaan daya tampung secara rinci di setiap wilayah. Dalam proses tersebut, Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) di berbagai daerah turut dilibatkan.
“Tujuannya untuk mendampingi pemerintah daerah menyusun pemetaan kebutuhan dan kapasitas sekolah,” katanya.
Gogot menambahkan, calon murid yang tidak diterima di sekolah negeri tetap harus diarahkan ke sekolah terdekat lain yang masih memiliki kapasitas. Termasuk sekolah swasta maupun satuan pendidikan yang dikelola kementerian lain.
“Ketentuan ini telah diatur dalam Pasal 50 Permendikdasmen Nomor 3 Tahun 2025 tentang Sistem Penerimaan Murid Baru,” bebernya. (nas)










