• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Usulan AS soal Hercules di Bandara Kertajati Tuai Perhatian, DPR Bicara Risiko Strategis

Dilianto Editor Dilianto
Kamis, 21 Mei 2026 - 16:35
in Nasional
Caption: Ilustrasi - Suasana Bandara Kertajati, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat pada awal April 2023 lalu. Foto: Ditjen Perhubungan Udara Kemenhub

Caption: Ilustrasi - Suasana Bandara Kertajati, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat pada awal April 2023 lalu. Foto: Ditjen Perhubungan Udara Kemenhub

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Rencana menjadikan Bandara Kertajati, Jawa Barat, sebagai pusat Maintenance, Repair, and Overhaul (MRO) pesawat C-130 Hercules menuai perhatian serius dari DPR RI. Anggota Komisi I DPR RI, TB Hasanuddin, meminta pemerintah tidak gegabah menerima tawaran tersebut karena dinilai menyangkut aspek strategis hingga kedaulatan negara.

Menurutnya, proyek tersebut tidak bisa diperlakukan sebagai kerja sama industri penerbangan biasa. Ada dimensi pertahanan dan geopolitik yang harus dipertimbangkan secara matang sebelum keputusan diambil.

BacaJuga:

DPR Soroti Celah PKPU dalam Penyusunan RUU Profesi Kurator

Kasus Dugaan Keracunan MBG di Sidoarjo, DPR Desak BGN Evaluasi Menyeluruh

Komisi IX DPR Setujui Tambahan Rp500 Miliar untuk Pengadaan Alokon

“Keputusan menerima tawaran Amerika Serikat (AS) menjadikan Indonesia sebagai MRO hubs pesawat C-130 dan menetapkan Bandara Kertajati sebagai lokasinya harus dijalankan dengan sangat hati-hati dan transparan,” kata TB Hasanuddin dalam keterangannya, Kamis (21/5/2026).

Isu ini mencuat setelah Menteri Pertahanan RI, Sjafrie Sjamsoeddin, mengungkap adanya tawaran dari Menteri Pertahanan AS, Pete Hegseth, terkait pemusatan program perawatan dan perbaikan pesawat Hercules di Indonesia.

Tawaran tersebut disampaikan saat pertemuan keduanya di Pentagon pada April 2026. Dalam skema itu, Indonesia direncanakan menjadi pusat MRO bagi armada C-130 Hercules milik Angkatan Udara AS di kawasan Asia.

Namun, TB Hasanuddin menilai pemerintah harus membuka secara jelas cakupan operasional fasilitas tersebut. Ia mengingatkan, jika pusat MRO itu nantinya hanya melayani pesawat militer AS di kawasan Indo-Pasifik, maka persepsi publik bisa berkembang ke arah yang sensitif secara politik dan hukum.

“Jika fasilitas tersebut eksklusif untuk mendukung operasional pesawat militer Amerika Serikat di kawasan Asia, maka persepsinya bisa berkembang sebagai bentuk pangkalan militer AS di Indonesia,” tutur Politisi Fraksi PDI-Perjuangan tersebut.

“Ini tentu harus dicermati karena dapat berbenturan dengan peraturan perundang-undangan serta prinsip politik luar negeri bebas aktif yang dianut Indonesia,” lanjutnya.

Ia juga menyoroti fakta bahwa tawaran itu datang langsung dari Pentagon, bukan dari produsen pesawat sebagai bentuk kerja sama bisnis murni. Karena itu, menurutnya, kepentingan strategis militer Amerika Serikat sangat terasa dalam rencana tersebut.

Selain aspek geopolitik, TB Hasanuddin mengingatkan bahwa Bandara Kertajati saat ini berstatus sebagai bandara sipil. Jika nantinya difungsikan sebagai pusat perawatan pesawat militer asing, pemerintah dinilai harus menyiapkan regulasi dan pengaturan operasional yang ketat.

“Kalau nanti menjadi pusat perawatan pesawat militer, tentu harus ada pengaturan yang jelas agar tidak mengganggu fungsi pelayanan penerbangan sipil untuk masyarakat Jawa Barat,” tegasnya.

Ia membandingkan kerja sama serupa yang telah dilakukan di sejumlah negara seperti Malaysia, Singapura, Jepang, hingga Filipina. Namun, menurutnya, fasilitas MRO militer di negara-negara tersebut umumnya ditempatkan di kawasan industri khusus atau area milik perusahaan perawatan pesawat domestik.

Karena itu, TB Hasanuddin meminta pemerintah memastikan proyek ini benar-benar memberikan dampak positif bagi industri pertahanan nasional, terutama bagi PT Dirgantara Indonesia.

“Prinsip utamanya adalah menjaga kedaulatan negara, memastikan kepentingan nasional tetap menjadi prioritas, serta memperkuat industri pertahanan dalam negeri,” tutupnya. (her)

Tags: Bandara KertajatiDPR RIkemenhubKomisi I

Berita Terkait.

rudi
Nasional

DPR Soroti Celah PKPU dalam Penyusunan RUU Profesi Kurator

Kamis, 3 September 2026 - 23:23
fikri
Nasional

Kasus Dugaan Keracunan MBG di Sidoarjo, DPR Desak BGN Evaluasi Menyeluruh

Kamis, 3 September 2026 - 22:02
charles
Nasional

Komisi IX DPR Setujui Tambahan Rp500 Miliar untuk Pengadaan Alokon

Kamis, 3 September 2026 - 21:11
wiyagus
Nasional

Buka KPPD IV, Wamendagri Tekankan Pentingnya Kepemimpinan Holistik di Daerah

Kamis, 3 September 2026 - 20:02
sunggul
Nasional

Praktisi Hukum Sebut Laporan Makar Terhadap Budi Arie Halusinasi Hukum

Kamis, 3 September 2026 - 19:29
gadai
Nasional

Komitmen Perkuat Tata Kelola dan Reputasi Perusahaan, Pegadaian Raih Penghargaan Corporate Secretary Champion 2026

Kamis, 3 September 2026 - 17:27

OLAHRAGA

Hadapi Laos, Nova Arianto Putar Otak Tentukan Pemain Garuda Muda
Olahraga

Hadapi Laos, Nova Arianto Putar Otak Tentukan Pemain Garuda Muda

Editor Nelly Marinda Situmorang
Kamis, 3 September 2026 - 09:12

INDOPOSCO.ID - Pelatih Timnas Indonesia U-20 Nova Arianto mempertimbangkan komposisi pemain yang akan diturunkan menghadapi Laos U-20 dalam laga kedua...

SelengkapnyaDetails
nova

Tumpul Lawan Malaysia, Garuda Muda Pertajam Penyelesaian Akhir demi Tumbangkan Laos

Rabu, 2 September 2026 - 15:05
ferry

Izin Prinsip Sudah Terbit, League Persija Versus Persib Fix di GBK

Rabu, 2 September 2026 - 13:13
SUPER

Super League 2026 Resmi Bergulir, STY vs Igor Tolic Panaskan Rivalitas Persija-Persib

Rabu, 2 September 2026 - 08:10
league

Alasan “Indonesia Menyala” Gantikan “Gaskeun” sebagai Theme Song Super League 2026/2027

Rabu, 2 September 2026 - 04:04

BERITA POPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.