INDOPOSCO.ID – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyoroti kegagapan pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di lapangan akibat belum matangnya kelembagaan Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru berumur setahun.
Hal itu disampaikan Deputi Pencegahan dan Monitoring KPK Aminudin saat memaparkan kajian mengenai program MBG. Menurutnya, ketidaksiapan infrastruktur lembaga baru ini berisiko membuat pengelolaan MBG awut-awutan.
“Infrastruktur di dalamnya itu ya mohon maaf belum siap. Kondisi ini sangat rentan terjadi minimal kalau kita lihat dari sisi tata kelola akan berantakan,” kata Aminudin di Jakarta dikutip Kamis (21/5/2026).
Ia menuturkan bahwa Badan Gizi Nasional yang baru berdiri pada akhir 2024 langsung diberi tanggung jawab besar untuk mengelola anggaran jumbo untuk tahun 2025, meskipun regulasinya belum siap.
“Lembaga baru berdiri, infrastrukturnya belum siap, organisasinya regulasinya juga belum siap sudah mendapat amanat cukup besar dengan anggaran jumbo untuk tahun 2025 sekitar Rp85 triliun, walaupun semuanya tidak terserap hanya Rp61 triliun kalau enggak salah, 60 persen yang terserap,” tutur Aminudin.
Pada tahun 2026, angkanya jauh lebih luar biasa, yaitu mencapai Rp268 triliun. Anggaran sebesar itu dialokasikan seluruhnya untuk mendukung BGN.
“Artinya apa? Suatu lembaga yang baru dibentuk ya dengan kerangka regulasi masih belum settle, dengan organisasinya juga masih belum settle,” ungkap Aminudin.
“Kemudian mengembang amanah program nasional dengan anggaran jumbo sehingga kami perlu melihat bahwa dalam pelaksanaannya ini harus betul-betul jangan sampai disalahgunakan,” tambahnya.
Menurutnya, KPK turun tangan karena proyek tersebut memiliki anggaran sangat besar. Ia menambahkan bahwa proyek bernilai jumbo secara otomatis membawa risiko korupsi dan kecurangan yang tinggi.
“Tentu tadi saya sampaikan anggarannya jumbo itu yang menyebabkan KPK masuk karena inheren, ketika suatu proyek dengan anggaran jumbo maka risiko terjadinya fraud, terjadinya tindak pidana korupsi pun pasti akan tinggi,” imbuh Aminudin.(dan)










