INDOPOSCO.ID – Kasudin Gulkarmat Jakarta Selatan Asril Rizal menduga kebakaran yang menghanguskan sebuah rumah di Jalan TB Simatupang, Tanjung Barat, Jagakarsa, pada Jumat (8/5/2026), dipicu oleh sisa cairan pengencer cat.
Titik awal api muncul dari lantai satu, lalu berkobar hingga mencapai lantai tiga. Saat kejadian, terdapat tujuh orang di dalam rumah tersebut, termasuk satu korban yang dinyatakan meninggal dunia.
“Berdasarkan Informasi dari RT setempat melihat asap hitam mengepul dari lantai 3 rumah yang terbakar, diduga api berasal dari sisa-sisa tiner bekas renovasi rumah,” kata Asril Rizal dalam keterangannya, Jakarta, Jumat (8/5/2026).
Korban meninggal dunia akibat kebakaran itu bernama Haerul Soleh (44), yang diketahui berprofesi sebagai Anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).
“Untuk korban meninggal dunia atas nama Haerul Soleh sudah diatasi oleh petugas dan dibawa menggunakan ambulance ke RSUD Pasar Minggu untuk penanganan lebih lanjut,” tutur Asril Rizal.
Sudin Gukarmat Jakarta Selatan menerima informasi kebakaran sekira pukul 07.55 WIB. Operasi pemadaman dimulai pukul 08.00 WIB, dan dalam waktu singkat api berhasil dipadamkan pada pukul 08.20 WIB.
Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) membenarkan bahwa Haerul Soleh (44), korban meninggal dunia akibat kebakaran rumah di Jalan TB Simatupang, Tanjung Barat, Jakarta Selatan merupakan salah satu pegawainya.
“Anggota IV BPK, Haerul Saleh, telah berpulang pada hari Jumat, 8 Mei 2026 di Jakarta,” jelas Biro Humas dan Kerja Sama Internasional BPK terpisah dalam keterangannya, Jumat (8/5/2026).(dan)











