• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Lanskap Global Belum Bersahabat Namun Ekonomi Indonesia Mulai Ngebut

Nelly Marinda Situmorang Editor Nelly Marinda Situmorang
Rabu, 6 Mei 2026 - 03:33
in Ekonomi
menkeu

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memberikan paparan terkait kinerja APBN hingga akhir Maret 2026 dalam konferensi pers APBN Kita di Jakarta, Selasa (5/5/2026). Herry Rosadi- INDOPOSCO

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Ekonomi Indonesia membuka tahun 2026 dengan langkah yang lebih panjang. Alih-alih berjalan di tempat, laju pertumbuhan justru menguat. Pada triwulan I, ekonomi nasional tumbuh 5,61 persen (year-on-year), menandai akselerasi yang cukup terasa dibandingkan periode sebelumnya.

Di tengah lanskap global yang belum benar-benar bersahabat, angka ini menjadi sinyal bahwa mesin ekonomi domestik masih bekerja dengan ritme yang solid.

BacaJuga:

PDC Dorong Kemandirian Pesantren dan Pastikan Layanan Konsumsi Rig Berstandar

Kembangkan Komunikasi Berdampak, PHI Sabet 7 Penghargaan IABC Awards 2026

Program Sekolah Energi Berdikari Pertamina NRE Bawa Energi Surya ke SD Gunung Bayu

Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, menilai capaian ini bukan sekadar memenuhi target, tetapi juga memperlihatkan arah yang semakin jelas.

“Di tengah gejolak dan tekanan perekonomian global yang tidak menentu, kita masih bisa tumbuh 5,61 persen, lebih tinggi dibandingkan triwulan keempat tahun lalu yang 5,39 persen,” ujar Purbaya dalam konferensi pers APBN Kita di Jakarta, Selasa (5/5/2026).

Menurutnya, pertumbuhan tersebut bukan terjadi secara kebetulan. Ada desain kebijakan yang memang diarahkan untuk menjaga momentum sejak awal tahun. Bahkan, ia menyebut Indonesia mulai meninggalkan pola lama yang cenderung “berkisar di angka lima”.

“Jadi clear sekali kita sudah bisa terlepas dari kutukan pertumbuhan 5 persen. Ekonomi sedang bergerak ke arah yang lebih cepat lagi,” terangnya.

Dari sisi permintaan, denyut ekonomi terlihat semakin hidup. Konsumsi rumah tangga, yang selama ini menjadi tulang punggung, tumbuh 5,52 persen dan tetap menyumbang lebih dari separuh PDB. Ini menandakan daya beli masyarakat masih cukup terjaga.

Sementara itu, investasi ikut menguat dengan pertumbuhan 5,96 persen, memberi sinyal kepercayaan pelaku usaha yang mulai membaik. Namun yang paling mencolok datang dari belanja pemerintah yang melonjak hingga 21,81 persen.

Akselerasi ini menunjukkan strategi percepatan realisasi anggaran mulai berdampak sejak awal tahun, bukan lagi menumpuk di akhir periode.

“Saya ingin dampak belanja pemerintah merata sepanjang tahun, ini mulai kelihatan. Di triwulan pertama tahun ini tumbuhnya 21,81 persen, lebih cepat dibanding dengan tahun lalu maupun tahun sebelumnya,” jelas Purbaya.

Di sisi produksi, geliat juga terlihat lebih merata. Industri manufaktur mencatat pertumbuhan 5,04 persen, disusul sektor perdagangan, pertanian, hingga konstruksi yang sama-sama menunjukkan performa positif. Aktivitas ekonomi tampak semakin menyebar, tidak hanya bertumpu pada satu sektor.

Purbaya menegaskan bahwa kombinasi dorongan fiskal dan peran sektor swasta menjadi kunci utama dalam menjaga keseimbangan pertumbuhan. Di saat yang sama, stabilitas tetap dijaga—termasuk pengendalian inflasi yang berada di level 2,4 persen.

Ke depan, pemerintah tak ingin momentum ini mengendur. Sejumlah langkah lanjutan telah disiapkan, mulai dari penguatan industri manufaktur hingga insentif kendaraan listrik untuk memicu aktivitas ekonomi di paruh kedua tahun ini.

“Pertumbuhan 5,61 persen bukan tiba-tiba saja terjadi, tetapi by design. Ke depan kita bisa teruskan itu sehingga kita bisa tumbuh lebih cepat,” tutupnya.

Dengan fondasi yang mulai menguat sejak awal tahun, optimisme pun terjaga. Di tengah ketidakpastian global yang masih membayangi, ekonomi Indonesia tampaknya sedang bersiap untuk berlari lebih kencang. (her)

Tags: ekonomiKemenkeuLanskap GlobalMenteri Keuanganpurbaya yudhi sadewa

Berita Terkait.

Ponpes
Ekonomi

PDC Dorong Kemandirian Pesantren dan Pastikan Layanan Konsumsi Rig Berstandar

Minggu, 27 September 2026 - 16:08
IABC
Ekonomi

Kembangkan Komunikasi Berdampak, PHI Sabet 7 Penghargaan IABC Awards 2026

Minggu, 27 September 2026 - 15:07
SD-Negeri-091686
Ekonomi

Program Sekolah Energi Berdikari Pertamina NRE Bawa Energi Surya ke SD Gunung Bayu

Minggu, 27 September 2026 - 13:05
Hery-Lesmana
Ekonomi

PDC Dorong Tempesantren Mandiri, Omzet Tembus Rp75 Juta per Bulan

Minggu, 27 September 2026 - 11:13
Bantuan
Ekonomi

BNI Sahabat Sekolah Rakyat Bekali Siswa Sulsel dengan Literasi Keuangan

Minggu, 27 September 2026 - 09:21
mendag
Ekonomi

Kemendag Minta UMKM Manfaatkan Teknologi Digital dan Inovasi Produk

Minggu, 27 September 2026 - 04:14

OLAHRAGA

Rahmat-Erwin-Abdullah
Olahraga

Pecahkan Rekor Dunia, Rahmat Erwin Sumbang Emas Kedua Indonesia di Asian Games 2026

Editor Nelly Marinda Situmorang
Minggu, 27 September 2026 - 09:41

​INDOPOSCO.ID - Cabang olahraga (cabor) angkat besi kembali mengharumkan nama bangsa di panggung olahraga bergengsi se-Asia. Lifter andalan Indonesia, Rahmat...

SelengkapnyaDetails
Karate

FORTIS Series-II 2026 Siapkan 231 Kelas, Bidik 1.750 Atlet Karate

Sabtu, 26 September 2026 - 22:12
Jadi Tersangka Korupsi, Aset Miliaran Rupiah Bupati Gowa Disita Polri

Lolos Seleksi Barca Academy, Pesepak Bola Muda Bekasi Terbang ke Spanyol

Sabtu, 26 September 2026 - 13:09
Analis: MK Dihadapkan 2 Lapis Persoalan dalam Gugatan Gibran

Reaksi Ole Romeny Usai Indonesia Tekuk Singapura di FIFA ASEAN Cup

Sabtu, 26 September 2026 - 11:10
laga

Laga Pembuka FIFA ASEAN Cup 2026, 3.582 Personel Gabungan Dikerahkan

Jumat, 25 September 2026 - 17:36

BERITA POPULER

  • Transformasi Pelayanan BPN Banten Dimulai, Urus Balik Nama Tanah Tak Lagi Berbulan-bulan

    Transformasi Pelayanan BPN Banten Dimulai, Urus Balik Nama Tanah Tak Lagi Berbulan-bulan

    3901 shares
    Share 1560 Tweet 975
  • Lolos Seleksi Barca Academy, Pesepak Bola Muda Bekasi Terbang ke Spanyol

    1049 shares
    Share 420 Tweet 262
  • Soal Klaster Mewah di Lapas Cibinong, Pakar Hukum Minta Menteri Imipas Terima Sanksi

    1007 shares
    Share 403 Tweet 252
  • Pasca-OTT KPK, Pegawai ATR/BPN Syok dan Buka Suara Soal ‘Struktur Bayangan’

    999 shares
    Share 400 Tweet 250
  • Kasus Keracunan MBG Berulang, DPR Hanya Minta BGN Benahi Tata Kelola

    883 shares
    Share 353 Tweet 221
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.