• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

APBN 2026 Melaju Kencang: Pajak Melejit, Belanja Negara Tancap Gas

Nelly Marinda Situmorang Editor Nelly Marinda Situmorang
Rabu, 6 Mei 2026 - 00:30
in Ekonomi
purbaya

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memberikan paparan terkait kinerja APBN hingga akhir Maret 2026 dalam konferensi pers APBN Kita di Jakarta, Selasa (5/5/2026). Herry Rosadi- INDOPOSCO

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kinerja Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) hingga akhir Maret 2026 menunjukkan akselerasi yang cukup kuat. Pemerintah mencatat, baik sisi pendapatan maupun belanja sama-sama bergerak agresif, menandakan aktivitas fiskal yang semakin dinamis di awal tahun.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan, tren ini mencerminkan kondisi ekonomi yang mulai solid sekaligus hasil dari berbagai reformasi yang dijalankan pemerintah.

BacaJuga:

PDC Dorong Kemandirian Pesantren dan Pastikan Layanan Konsumsi Rig Berstandar

Kembangkan Komunikasi Berdampak, PHI Sabet 7 Penghargaan IABC Awards 2026

Program Sekolah Energi Berdikari Pertamina NRE Bawa Energi Surya ke SD Gunung Bayu

“Hingga Maret, APBN tumbuh cukup ekspansif. Kalau anda lihat yang 2026, pendapatan negara tumbuhnya 10 persen,” ujar Purbaya dalam konferensi pers APBN Kita di Jakarta, Selasa (5/5/2026).

Pendapatan negara tercatat mencapai Rp574,9 triliun. Angka ini terutama didorong oleh penerimaan pajak yang melesat hingga 20,7 persen. Kenaikan ini tak lepas dari meningkatnya aktivitas ekonomi, stabilnya harga komoditas, serta kepatuhan wajib pajak yang semakin baik.

Tak hanya itu, modernisasi sistem perpajakan berbasis digital juga mulai menunjukkan dampak nyata. Sistem Coretax menjadi salah satu faktor penting dalam mengoptimalkan penerimaan negara.

“Coretax ini menunjukkan bahwa walaupun ada kelemahan sana sini dan sudah kita perbaiki dan sekarang cukup baik, ke depan kita perbaiki terus. Tapi dampaknya ke pendapatan clear, positif sekali. Jadi program yang sekarang akan kita perbaiki dan kita perkuat terus supaya kelemahannya semakin berkurang,” jelas Purbaya.

Di sisi lain, penerimaan dari sektor kepabeanan dan cukai mencapai Rp67,9 triliun. Sementara itu, penerimaan negara bukan pajak (PNBP) juga tumbuh 7 persen (tanpa dividen BUMN), dengan realisasi sebesar Rp112,1 triliun.

Sementara pendapatan menguat, belanja negara juga melaju lebih cepat. Hingga 31 Maret 2026, realisasi belanja negara mencapai Rp815 triliun atau tumbuh 31,4 persen.

“Selanjutnya, belanja negara masih on-track sesuai dengan program-program prioritas nasional, didukung oleh perbaikan dalam pelaksanaan anggarannya. Realisasi belanja negara hingga 31 Maret sebesar Rp815 triliun, tumbuh 31,4 persen,” terangnya.

Belanja pemerintah pusat menjadi motor utama, dengan realisasi Rp610,3 triliun atau melonjak 47,7 persen. Peningkatan ini didorong oleh berbagai program strategis, mulai dari Makan Bergizi Gratis, bantuan sosial, hingga kewajiban pembayaran seperti pensiun, subsidi, serta kompensasi energi.

Di saat yang sama, Transfer ke Daerah (TKD) juga ikut meningkat, mencapai Rp204,8 triliun. Dana ini disalurkan untuk berbagai kebutuhan daerah, termasuk dukungan bagi wilayah yang terdampak bencana.

“Sejalan dengan percepatan belanja negara, penyaluran Transfer ke Daerah (TKD) juga meningkat. Sebesar Rp204,8 triliun tersalurkan terutama untuk Dana Bagi Hasil, Dana Alokasi Umum, Dana Alokasi Khusus Nonfisik dan Dana Otonomi Khusus, termasuk relaksasi penyaluran dan tambahan alokasi TKD bagi daerah terdampak bencana di Sumatera,” tutur Purbaya.

Meski belanja meningkat cukup signifikan, pemerintah memastikan posisi defisit tetap berada dalam jalur yang aman. Pengelolaan pembiayaan dilakukan secara hati-hati dengan mempertimbangkan kondisi pasar keuangan.

“Yang jelas sepanjang tahun (defisit) akan kita kendalikan di bawah 3 persen sesuai dengan desain APBN-nya,” tambahnya.

Dengan kombinasi pendapatan yang menguat dan belanja yang terarah, APBN 2026 sejauh ini memperlihatkan peran aktifnya sebagai alat stabilisasi sekaligus pendorong pertumbuhan ekonomi nasional. (her)

Tags: APBN 2026Belanja NegaraMenteri Keuanganpajakpurbaya yudhi sadewa

Berita Terkait.

Ponpes
Ekonomi

PDC Dorong Kemandirian Pesantren dan Pastikan Layanan Konsumsi Rig Berstandar

Minggu, 27 September 2026 - 16:08
IABC
Ekonomi

Kembangkan Komunikasi Berdampak, PHI Sabet 7 Penghargaan IABC Awards 2026

Minggu, 27 September 2026 - 15:07
SD-Negeri-091686
Ekonomi

Program Sekolah Energi Berdikari Pertamina NRE Bawa Energi Surya ke SD Gunung Bayu

Minggu, 27 September 2026 - 13:05
Hery-Lesmana
Ekonomi

PDC Dorong Tempesantren Mandiri, Omzet Tembus Rp75 Juta per Bulan

Minggu, 27 September 2026 - 11:13
Bantuan
Ekonomi

BNI Sahabat Sekolah Rakyat Bekali Siswa Sulsel dengan Literasi Keuangan

Minggu, 27 September 2026 - 09:21
mendag
Ekonomi

Kemendag Minta UMKM Manfaatkan Teknologi Digital dan Inovasi Produk

Minggu, 27 September 2026 - 04:14

OLAHRAGA

Rahmat-Erwin-Abdullah
Olahraga

Pecahkan Rekor Dunia, Rahmat Erwin Sumbang Emas Kedua Indonesia di Asian Games 2026

Editor Nelly Marinda Situmorang
Minggu, 27 September 2026 - 09:41

​INDOPOSCO.ID - Cabang olahraga (cabor) angkat besi kembali mengharumkan nama bangsa di panggung olahraga bergengsi se-Asia. Lifter andalan Indonesia, Rahmat...

SelengkapnyaDetails
Karate

FORTIS Series-II 2026 Siapkan 231 Kelas, Bidik 1.750 Atlet Karate

Sabtu, 26 September 2026 - 22:12
Jadi Tersangka Korupsi, Aset Miliaran Rupiah Bupati Gowa Disita Polri

Lolos Seleksi Barca Academy, Pesepak Bola Muda Bekasi Terbang ke Spanyol

Sabtu, 26 September 2026 - 13:09
Analis: MK Dihadapkan 2 Lapis Persoalan dalam Gugatan Gibran

Reaksi Ole Romeny Usai Indonesia Tekuk Singapura di FIFA ASEAN Cup

Sabtu, 26 September 2026 - 11:10
laga

Laga Pembuka FIFA ASEAN Cup 2026, 3.582 Personel Gabungan Dikerahkan

Jumat, 25 September 2026 - 17:36

BERITA POPULER

  • Transformasi Pelayanan BPN Banten Dimulai, Urus Balik Nama Tanah Tak Lagi Berbulan-bulan

    Transformasi Pelayanan BPN Banten Dimulai, Urus Balik Nama Tanah Tak Lagi Berbulan-bulan

    3901 shares
    Share 1560 Tweet 975
  • Lolos Seleksi Barca Academy, Pesepak Bola Muda Bekasi Terbang ke Spanyol

    1039 shares
    Share 416 Tweet 260
  • Soal Klaster Mewah di Lapas Cibinong, Pakar Hukum Minta Menteri Imipas Terima Sanksi

    1007 shares
    Share 403 Tweet 252
  • Pasca-OTT KPK, Pegawai ATR/BPN Syok dan Buka Suara Soal ‘Struktur Bayangan’

    998 shares
    Share 399 Tweet 250
  • Kasus Keracunan MBG Berulang, DPR Hanya Minta BGN Benahi Tata Kelola

    883 shares
    Share 353 Tweet 221
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.