INDOPOSCO.ID – Peringatan Day of The Seafarer 2026 di Cibinong tak sekadar agenda seremonial. Dukungan dari berbagai tokoh menguatkan arah acara ini sebagai panggung kolaborasi dan investasi maritim, termasuk dari Direktur PUSPINEBT ICMI Jawa Barat yang menilai momentum ini strategis bagi posisi Jawa Barat di peta industri maritim nasional.
Direktur PUSPINEBT ICMI Orwil Jawa Barat, Muhammad Irwansyah, mendukung penuh penyelenggaraan Day of The Seafarer 2026 yang digagas Corps Alumni Akademi Ilmu Pelayaran (CAAIP).
Kegiatan yang akan digelar di Cibinong pada 24-27 Juni 2026 ini dipimpin oleh Dede Saputra, Ketua Bidang Perindustrian dan Perdagangan Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Provinsi Jawa Barat, yang dipercaya sebagai Ketua Panitia.
Irwansyah mengatakan agenda ini memiliki nilai strategis bagi masa depan ekosistem maritim Indonesia, khususnya di Jawa Barat.
“Saya memberikan dukungan penuh terhadap Day of The Seafarer 2026 yang digagas oleh CAAIP. Ini bukan sekadar event seremonial, tetapi gerakan strategis yang mempertemukan pemerintah, pelaku industri, investor, akademisi, dan insan maritim dalam satu momentum besar,” katanya dalam keterangannya, Senin (4/5/2026).
Irwansyah juga mengapresiasi konsep acara di bawah kepemimpinan Dede Saputra yang dinilai berorientasi pada investasi, kolaborasi, dan lahirnya kesepakatan konkret.
“Saya melihat kegiatan ini bukan hanya forum diskusi, tetapi ruang negosiasi terbuka yang dapat melahirkan deal bisnis, transfer teknologi, penguatan SDM, dan investasi sektor maritim,” ujarnya.
Menurut Irwansyah, Jawa Barat memiliki modal besar melalui pengembangan Pelabuhan Patimban dan kawasan Rebana Metropolitan, yang berpotensi menjadi pusat logistik, industri, dan konektivitas maritim nasional.
“Ketika seluruh stakeholder maritim nasional hadir di Jawa Barat, ini menjadi momentum emas untuk kolaborasi nyata. Jawa Barat tidak boleh hanya menjadi penonton, tetapi harus tampil sebagai pemain utama,” tambahnya.
Sementara itu, Dede Saputra menyatakan Day of The Seafarer 2026 dirancang sebagai ruang strategis lintas sektor.
“Targetnya jelas, mendorong lahirnya deal nyata, bukan sekadar diskusi. Kami ingin membawa industri ke Jawa Barat dan menjadikan momentum ini sebagai titik awal percepatan investasi maritim,” tuturnya.
Rangkaian kegiatan Day of The Seafarer 2026 mencakup Maritime Expo pada 24 Juni 2026 yang membuka akses langsung antara industri dan talenta maritim, dilanjutkan FGD & Gala Dinner pada 25 Juni 2026 sebagai forum pembahasan kebijakan dan peluang kerja sama, serta ditutup dengan Fun Walk dan Konser Rakyat pada 27 Juni 2026 untuk memperkuat dukungan publik terhadap sektor maritim.
Melalui agenda ini, CAAIP bersama para pemangku kepentingan berharap Jawa Barat mampu mengambil peran lebih besar sebagai motor penggerak industri maritim Indonesia. (rmn)











