• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Tahan Banting di Tengah Konflik, Ekonomi Indonesia Masih Stabil dan Optimistis

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Senin, 4 Mei 2026 - 21:31
in Ekonomi
Ilustrasi - Aktivitas teller saat memperlihatkan uang pecahan Rp50 ribu dan Rp100 ribu di loket pelayanan. Foto: Dokumen INDOPOSCO

Ilustrasi - Aktivitas teller saat memperlihatkan uang pecahan Rp50 ribu dan Rp100 ribu di loket pelayanan. Foto: Dokumen INDOPOSCO

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik global, perekonomian Indonesia justru menunjukkan daya tahan yang solid. Indikator utama seperti neraca perdagangan dan inflasi masih berada dalam jalur yang sehat, menjadi penopang stabilitas ekonomi nasional.

Kementerian Keuangan mencatat, kinerja perdagangan luar negeri pada Maret 2026 kembali mencetak surplus sebesar USD3,32 miliar. Capaian ini memperpanjang tren positif menjadi 71 bulan berturut-turut sejak Mei 2020.

BacaJuga:

MGS5 EV Paling Diminati, MG Catat 1.088 SPK Selama GIIAS 2026

Asyiknya Staycation Bernuansa Wisata Kuliner di Swiss-Belinn Kemayoran 

Ekspansi ke Pasar Global, Pertamina Drilling Siapkan Layanan Terintegrasi di Aljazair dan Irak

“Surplus ini mencerminkan ketahanan sektor eksternal kita di tengah penguatan aktivitas ekonomi domestik,” ujar Dirjen Direktorat Jenderal Strategi Ekonomi dan Fiskal (DJSEF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Febrio Kacaribu dalam keterangannya, Senin (4/5/2026).

Ia menjelaskan, surplus terutama ditopang oleh neraca nonmigas yang mencatatkan kelebihan USD5,21 miliar. Kinerja ekspor mencapai USD22,53 miliar, didorong oleh komoditas unggulan seperti CPO, besi dan baja, serta batu bara. Di sisi lain, impor sebesar USD19,21 miliar menunjukkan peningkatan aktivitas produksi, terutama dari kebutuhan bahan baku dan barang modal.

Meski tekanan global meningkat, pemerintah tetap siaga. Strategi seperti hilirisasi sumber daya alam, peningkatan daya saing ekspor, hingga diversifikasi mitra dagang terus diperkuat.

Dari sisi harga, inflasi April 2026 tercatat sebesar 2,42 persen secara tahunan, menurun dibanding bulan sebelumnya. Penurunan ini dipengaruhi oleh meredanya tekanan pada komponen harga yang diatur pemerintah dan harga pangan bergejolak.

Namun demikian, kenaikan harga avtur dan BBM nonsubsidi sempat mendorong inflasi sektor transportasi sebesar 0,99 persen secara bulanan. Sementara itu, inflasi pangan tetap terkendali di level 3,37 persen, seiring membaiknya pasokan sejumlah komoditas seperti daging ayam, telur, dan cabai.

“Pemerintah terus menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat, termasuk memastikan harga BBM subsidi tetap,” tegas Febrio.

Di sektor industri, aktivitas manufaktur mengalami sedikit perlambatan. Indeks PMI manufaktur pada April 2026 berada di level 49,1, turun dari bulan sebelumnya. Kondisi ini dipicu oleh gangguan rantai pasok dan lonjakan harga bahan baku akibat konflik di Timur Tengah.

Meski begitu, permintaan domestik tetap menjadi penopang utama. Optimisme pelaku industri juga masih terjaga, dengan ekspektasi peningkatan produksi dalam satu tahun ke depan.

Sinyal positif juga terlihat dari konsumsi masyarakat. Indeks Penjualan Riil Maret 2026 tumbuh 2,4 persen secara tahunan, ditopang sektor makanan dan minuman, suku cadang, serta rekreasi. Konsumsi BBM meningkat signifikan, baik di sektor transportasi ritel maupun industri, sejalan dengan tingginya mobilitas saat libur Idulfitri.

Tak hanya itu, penjualan listrik juga tumbuh 3,7 persen, dengan sektor industri mencatatkan kenaikan lebih tinggi sebesar 6,6 persen.

Dari sisi psikologis, kepercayaan konsumen tetap kuat. Indeks Keyakinan Konsumen berada di level 122,9, mencerminkan optimisme terhadap kondisi ekonomi saat ini maupun ke depan.

Menghadapi ketidakpastian global yang terus berkembang, pemerintah memastikan kebijakan tetap adaptif dan terukur. Fokus diarahkan pada penguatan sektor riil, menjaga daya beli, serta mempercepat realisasi investasi melalui berbagai terobosan.

“Langkah-langkah ini penting untuk menjaga momentum pertumbuhan dan memastikan ekonomi kita tetap tangguh,” tambahnya.

Dengan fondasi yang terjaga dan respons kebijakan yang sigap, ekonomi Indonesia masih memiliki ruang untuk terus tumbuh meski dibayangi tekanan global. (her)

Tags: Ekonomi IndonesiaInflasiKementerian Keuangan

Berita Terkait.

MGS5 EV Paling Diminati, MG Catat 1.088 SPK Selama GIIAS 2026
Ekonomi

MGS5 EV Paling Diminati, MG Catat 1.088 SPK Selama GIIAS 2026

Jumat, 14 Agustus 2026 - 21:03
Asyiknya Staycation Bernuansa Wisata Kuliner di Swiss-Belinn Kemayoran 
Ekonomi

Asyiknya Staycation Bernuansa Wisata Kuliner di Swiss-Belinn Kemayoran 

Jumat, 14 Agustus 2026 - 20:45
Diskusi
Ekonomi

Ekspansi ke Pasar Global, Pertamina Drilling Siapkan Layanan Terintegrasi di Aljazair dan Irak

Jumat, 14 Agustus 2026 - 15:07
Pemberdayaan
Ekonomi

Pegadaian dan Kadin Indonesia Kolaborasi Perluas Ekosistem Emas dan Akses Pembiayaan Dunia Usaha

Jumat, 14 Agustus 2026 - 14:26
Perangkat
Ekonomi

Elnusa Racik Teknologi dan Inovasi untuk Menjawab Tantangan Eksplorasi Energi

Jumat, 14 Agustus 2026 - 12:24
Perwira
Ekonomi

Pertamina EP Limau Terapkan Recompletion, Gas Sales Sumur L5A-309 Tembus Rekor 3,1 MMSCFD

Jumat, 14 Agustus 2026 - 10:02

BERITA POPULER

  • ertiga

    Suzuki Ertiga Hybrid Cruise, MPV Nyaman dengan Teknologi Hybrid di GIIAS 2026

    1167 shares
    Share 467 Tweet 292
  • Perayaan 1 Tahun dengan Berbagai Penghargaan, Mitsubishi Destinator Tampil Mentereng di GIIAS 2026

    1000 shares
    Share 400 Tweet 250
  • iCAR V23 dan V27 Hadir di GIIAS 2026, Bawa Pilihan Baru Kendaraan Elektrifikasi

    972 shares
    Share 389 Tweet 243
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    3714 shares
    Share 1486 Tweet 929
  • Restrukturisasi Subholding Upstream, SP PDSI Minta PDSI Diperkuat Jadi National Drilling Champion

    865 shares
    Share 346 Tweet 216
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.