• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Dana Murah Tembus Rp1.000 triliun, Cost of Fund BRI Turun ke 2,3 Persen pada Triwulan I 2026

Dilianto Editor Dilianto
Selasa, 5 Mei 2026 - 18:45
in Ekonomi
Direktur Utama BRI Hery Gunardi dalam Press Conference Kinerja Keuangan BRI Triwulan I 2026 di Kantor Pusat BRI pada Kamis (30/4/2026). Acara tersebut juga dihadiri oleh Wakil Direktur Utama BRI Viviana Dyah Ayu, Direktur Network & Retail Funding BRI Aquarius Rudianto, Direktur Finance & Strategy BRI Achmad Royadi dan Direktur Manajemen Risiko BRI Ety Yuniarti. Foto: Dok. Humas BRI

Direktur Utama BRI Hery Gunardi dalam Press Conference Kinerja Keuangan BRI Triwulan I 2026 di Kantor Pusat BRI pada Kamis (30/4/2026). Acara tersebut juga dihadiri oleh Wakil Direktur Utama BRI Viviana Dyah Ayu, Direktur Network & Retail Funding BRI Aquarius Rudianto, Direktur Finance & Strategy BRI Achmad Royadi dan Direktur Manajemen Risiko BRI Ety Yuniarti. Foto: Dok. Humas BRI

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI terus memperkuat struktur pendanaan pada awal 2026 guna menjaga efisiensi biaya dana (cost of fund/CoF) sekaligus memperkokoh fundamental bisnis perseroan. Langkah ini menjadi bagian dari strategi BRI dalam mendorong pertumbuhan yang sehat, berkualitas, dan berkelanjutan.

Hal tersebut disampaikan oleh Direktur Utama BRI Hery Gunardi dalam Press Conference Kinerja Keuangan BRI Triwulan I 2026 di Kantor Pusat BRI pada Kamis (30/4/2026). Acara tersebut juga dihadiri oleh Wakil Direktur Utama BRI Viviana Dyah Ayu, Direktur Network & Retail Funding BRI Aquarius Rudianto, Direktur Finance & Strategy BRI Achmad Royadi dan Direktur Manajemen Risiko BRI Ety Yuniarti.

BacaJuga:

Lebih dari 70 Persen Penemuan Migas Baru dari Laut Dalam, Pertamina Drilling Perkuat Kapabilitas HPHT dan Deepwater

KRISTAInterFOOD 2026 Resmi Hadir di NICE PIK2, Dorong Akses Bisnis F&B Skala Global

Paramount Gading Serpong Tambah Amunisi Bisnis Premium, Victoria Business Loft dan Oxford Square Resmi Meluncur

Hingga akhir Maret 2026, Dana Pihak Ketiga (DPK) BRI tumbuh 9,4 persen secara tahunan (year-on-year/yoy) menjadi Rp1.555 triliun. Pertumbuhan tersebut terutama didorong oleh peningkatan dana murah atau Current Account Saving Account (CASA) BRI yang naik 13,2 persen persen yoy menjadi Rp1.058,6 triliun.

Hery menambahkan, giro dan tabungan tercatat tumbuh double digit dengan masing-masing tumbuh 15,6 persen persen yoy dan 11,5 persen yoy. “Angka tersebut juga menandai tonggak penting bagi BRI, di mana untuk pertama kalinya dalam sejarah, pencapaian tabungan BRI berhasil menembus level Rp600 triliun, atau tepatnya mencapai Rp605,8 triliun,” ujarnya.

Peningkatan CASA tersebut mendorong rasio CASA BRI mencapai 68,07 persen, dari 65,77 persen pada periode yang sama pada tahun lalu. Hal ini sejalan dengan semakin tingginya volume transaksi melalui berbagai kanal digital seperti BRImo, Qlola by BRI, Business Merchant, dan QRIS BRI.

Struktur pendanaan yang semakin solid tersebut berhasil menurunkan biaya dana BRI menjadi 2,3 persen, membaik dibandingkan posisi pada Triwulan I 2025 sebesar 3 persen. “Ini menunjukkan efektivitas strategi BRI dalam memperkuat CASA dan mengelola struktur pendanaan yang lebih efisien, sehingga memberikan ruang yang lebih baik bagi margin ke depan,” jelas Hery.

Penguatan struktur pendanaan tersebut turut menopang kinerja keuangan Perseroan secara keseluruhan. Hingga Triwulan I 2026, total aset BRI tumbuh 7,2 persen yoy menjadi Rp2.250 triliun, yang didukung oleh pertumbuhan kredit dan pembiayaan sebesar 13,7 persen yoy menjadi Rp1.562 triliun. Dengan fundamental yang kuat serta efisiensi biaya dana yang terus terjaga, BRI berhasil membukukan laba bersih konsolidasian sebesar Rp15,5 triliun atau tumbuh 13,7 persen yoy.

“Pertumbuhan ini mencerminkan kemampuan BRI dalam menjaga keseimbangan antara ekspansi kredit dan pengelolaan biaya dana yang semakin efisien. Di satu sisi, pertumbuhan kredit yang tetap kuat memberikan dorongan terhadap pendapatan bunga. Sementara di sisi lain, perbaikan struktur funding, khususnya peningkatan CASA, turut menekan cost of fund. Secara keseluruhan, BRI tidak hanya tumbuh, namun juga mampu menjaga kualitas pertumbuhan,” pungkas Hery. (adv)

Tags: BBRIBiaya DanabriCASACoFDana MurahdpkUMKM

Berita Terkait.

Avep-Disasmita
Ekonomi

Lebih dari 70 Persen Penemuan Migas Baru dari Laut Dalam, Pertamina Drilling Perkuat Kapabilitas HPHT dan Deepwater

Rabu, 24 Juni 2026 - 11:03
fb
Ekonomi

KRISTAInterFOOD 2026 Resmi Hadir di NICE PIK2, Dorong Akses Bisnis F&B Skala Global

Rabu, 24 Juni 2026 - 09:01
Paramount Gading Serpong Tambah Amunisi Bisnis Premium, Victoria Business Loft dan Oxford Square Resmi Meluncur
Ekonomi

Paramount Gading Serpong Tambah Amunisi Bisnis Premium, Victoria Business Loft dan Oxford Square Resmi Meluncur

Selasa, 23 Juni 2026 - 23:31
Rekor Gol Piala Dunia Dipatahkan, Miroslav Klose Kenang Era Riquelme dan Messi Muda
Ekonomi

Subsidi Pemerintah Tekan Bunga PNM Mekar, Nasabah Kini Hanya Bayar 8 Persen

Selasa, 23 Juni 2026 - 20:32
BP BUMN
Ekonomi

Sinergi Lintas Lembaga Dipacu, Program Hunian Rakyat Didorong Lebih Transparan dan Tepat Sasaran

Selasa, 23 Juni 2026 - 17:37
Saleh
Ekonomi

Komisi VII Pertanyakan Keberadaan BPKN: Punya 23 Komisioner tapi Minim Dampak

Selasa, 23 Juni 2026 - 17:07

BERITA POPULER

  • Kejagung Bongkar Isi WhatsApp, Sony Sonjaya Sebut 41 Nama Peminta Titik Dapur MBG

    Los Blancos Makin Ganas! Rekrut 2 Bintang Tanpa Mahar, Kini Incar Bek Inter

    1132 shares
    Share 453 Tweet 283
  • Hasil Piala Dunia: Ronaldo Pimpin Portugal Berpesta, Inggris Kehilangan Taji di Hadapan Ghana

    1110 shares
    Share 444 Tweet 278
  • Hasil Piala Dunia: Spanyol Bantai Arab Saudi, VAR Selamatkan Belgia dari Kekalahan

    921 shares
    Share 368 Tweet 230
  • Menkeu RI Raih Dukungan Tiongkok untuk Panda Bond, AIIB Siapkan USD17 Miliar

    882 shares
    Share 353 Tweet 221
  • Hasil Piala Dunia: Portugal Libas Uzbekistan 5-0, Martinez Sanjung Habis Cristiano Ronaldo

    841 shares
    Share 336 Tweet 210
Tuchel
Olahraga

Hasil Piala Dunia : Kuasai Bola 78 Persen tapi Mandul, Tuchel Akui Inggris Bermain Terlalu Hati-hati Kontra Ghana

Editor Nelly Marinda Situmorang
Rabu, 24 Juni 2026 - 10:12

INDOPOSCO.ID - Penguasaan bola 78 persen, 19 tembakan, dan sembilan sepak pojok tidak menghasilkan satu pun gol. Itulah gambaran frustrasi...

SelengkapnyaDetails
Ronaldo

Hasil Piala Dunia: Portugal Libas Uzbekistan 5-0, Martinez Sanjung Habis Cristiano Ronaldo

Rabu, 24 Juni 2026 - 08:50
Kroasia

Hasil Piala Dunia: Bungkam Panama 1-0, Kroasia Hidupkan Asa ke Fase Gugur

Rabu, 24 Juni 2026 - 08:30
CR7

Hasil Piala Dunia: Brace ke Gawang Uzbekistan Bawa Cristiano Ronaldo Ukir Sejarah Baru di Piala Dunia

Rabu, 24 Juni 2026 - 08:10
Ronaldo

Hasil Piala Dunia: Ronaldo Pimpin Portugal Berpesta, Inggris Kehilangan Taji di Hadapan Ghana

Rabu, 24 Juni 2026 - 07:39
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.