• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Tak Sekadar Bersihkan Lahan, Pemulihan TTM WK Rokan Juga Bawa Efek Berganda

Dilianto Editor Dilianto
Rabu, 12 Agustus 2026 - 20:02
in Ekonomi
Pemulihan TTM di WK Rokan tak hanya mengembalikan fungsi lingkungan, tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi masyarakat Riau. Foto: Dokumen PHR

Pemulihan TTM di WK Rokan tak hanya mengembalikan fungsi lingkungan, tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi masyarakat Riau. Foto: Dokumen PHR

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Upaya mengembalikan fungsi lingkungan di Wilayah Kerja (WK) Rokan terus bergerak. PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) bersama Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) serta Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) mempercepat penanganan Tanah Terkontaminasi Minyak Bumi (TTM) yang tersebar di lima kabupaten/kota di Provinsi Riau.

Program tersebut tidak semata diarahkan untuk memulihkan kondisi lingkungan. Di balik proses yang dilakukan secara bertahap itu, terdapat agenda yang lebih luas, membuka kembali peluang pemanfaatan lahan, melibatkan tenaga kerja lokal, menggerakkan rantai pasok daerah, sekaligus menciptakan efek berganda bagi perekonomian Riau.

BacaJuga:

BNI Bukukan PPOP Rp27,5 Triliun hingga Kuartal III 2026, Tertinggi dalam Sejarah

Dirut BRMS Tambah 5,9 Juta Saham BRMS, Total Kepemilikan Jadi 11,4 Juta

BCA Fasilitasi Sertifikasi Halal Gratis bagi UMKM di Cibubur dan Pontianak

Penanganan TTM dilakukan berdasarkan kajian teknis, karakteristik masing-masing lokasi, serta persetujuan regulator. Dengan pendekatan tersebut, setiap lokasi mendapatkan metode pemulihan yang disesuaikan dengan kondisi di lapangan.

SKK Migas memastikan proses pemulihan berjalan dengan standar keselamatan dan tata kelola yang dapat dipertanggungjawabkan. Pada saat yang sama, kegiatan tersebut diarahkan agar manfaatnya tidak berhenti pada aspek lingkungan, tetapi turut dirasakan masyarakat dan pelaku usaha di daerah.

“Selain memastikan pemulihan lingkungan berjalan sesuai standar operasional yang aman (zero accident), mandat dari SKK Migas adalah memastikan proyek ini memberikan efek ganda (multiplier effect) bagi perekonomian Riau. Kami mengawal agar keterlibatan tenaga kerja lokal dan rantai pasok daerah terakomodasi secara transparan dan berkeadilan melalui mekanisme e-procurement yang akuntabel,” ujar Kepala Perwakilan SKK Migas Sumbagut, Sebastian Julius dalam keterangannya, Rabu (12/8/2026).

Kolaborasi PHR, KLH, dan SKK Migas menunjukkan perkembangan hingga pertengahan 2026. KLH telah menerbitkan persetujuan Rencana Pemulihan Fungsi Lingkungan Hidup (RPFLH) untuk 63 lokasi.

Dari jumlah tersebut, 20 lokasi telah dinyatakan selesai. Sebanyak 17 lokasi di antaranya telah mendapatkan SSPLT. Sementara lokasi lainnya masih menjalani proses evaluasi keberhasilan maupun pelaksanaan kegiatan fisik sesuai tahapan dan persetujuan regulator.

Namun, pekerjaan pemulihan tidak bisa langsung dilakukan begitu saja. Sebelum kegiatan fisik dimulai, PHR harus memperoleh persetujuan RPFLH dari KLH.

Tahap tersebut menjadi fondasi penting untuk memastikan luasan dan volume tanah yang harus dipulihkan dapat diidentifikasi secara tepat. Dari hasil kajian itu kemudian ditentukan metode atau teknologi yang paling sesuai dengan karakteristik masing-masing lokasi.

Pilihan metode dapat berupa bioremediasi, fitoremediasi, maupun teknologi lain yang telah mendapatkan persetujuan regulator.

Setelah kajian teknis selesai dan akses terhadap lahan diperoleh, PHR selanjutnya dapat mengajukan usulan RPFLH kepada KLH. Saat ini, sekitar 150 lokasi masih bergerak dalam tahap persiapan tersebut.

Artinya, pemulihan TTM di WK Rokan merupakan proses panjang yang membutuhkan ketelitian, koordinasi lintas lembaga, serta tahapan teknis yang tidak dapat dilewati.

Bagi PHR, agenda pemulihan TTM juga menjadi bagian dari komitmen menjalankan kegiatan usaha dengan prinsip tata kelola yang bertanggung jawab dan berkelanjutan.

VP Remediation & Asset Retirement PHR, Ovulandra Wisnu, mengatakan pemulihan lingkungan menjadi bagian dari upaya perusahaan membantu pemerintah mengembalikan fungsi lingkungan sekaligus memastikan pengelolaan kegiatan usaha berjalan sejalan dengan prinsip keberlanjutan.

“Penyelesaian TTM ini adalah wujud nyata dari dedikasi PHR dalam menjalankan praktik tata kelola perusahaan yang baik dan bisnis berkelanjutan (ESG). Melalui peta jalan strategis hingga 2030 yang dirancang bersama SKK Migas dan KLH, kami optimis tantangan pemulihan lingkungan yang telah teridentifikasi di WK Rokan dapat diselesaikan secara komprehensif, terukur, dan memberikan ruang bagi masyarakat Riau untuk kembali memberdayakan lahan mereka,” ujar Wisnu.

Di titik inilah program pemulihan TTM memiliki dimensi yang lebih luas. Ketika lahan dipulihkan, peluang pemanfaatannya kembali terbuka. Ketika pekerjaan berlangsung, kebutuhan terhadap tenaga kerja, barang, dan jasa juga menciptakan ruang bagi masyarakat serta pelaku usaha lokal untuk ikut terlibat.

“Selain memulihkan lingkungan, kegiatan ini diharapkan mendukung ekonomi daerah melalui penciptaan lapangan kerja, peningkatan peluang usaha bagi masyarakat Riau, mendorong penggunaan produk dan jasa dalam negeri yang menghasilkan efek berganda bagi perekonomian Riau serta berjalan beriringan dengan tugas mendukung ketahanan energi demi terwujudnya asta cipta Presiden RI,” tambahnya.

Dengan peta jalan hingga 2030, pemulihan TTM di WK Rokan diarahkan bukan hanya sebagai pekerjaan menyelesaikan persoalan lingkungan, melainkan sebagai proses berkelanjutan yang mempertemukan kepentingan lingkungan, masyarakat, dan ekonomi daerah.

Di tengah kebutuhan menjaga keberlanjutan operasi hulu migas, pemulihan lingkungan menjadi bagian penting dari perjalanan tersebut: lahan dipulihkan, masyarakat diberi ruang untuk kembali berdaya, dan aktivitas ekonomi lokal ikut didorong. (her)

Tags: PHRPT Pertamina Hulu RokanSKK Migas

Berita Terkait.

bni
Ekonomi

BNI Bukukan PPOP Rp27,5 Triliun hingga Kuartal III 2026, Tertinggi dalam Sejarah

Selasa, 27 Oktober 2026 - 11:41
brm
Ekonomi

Dirut BRMS Tambah 5,9 Juta Saham BRMS, Total Kepemilikan Jadi 11,4 Juta

Selasa, 27 Oktober 2026 - 11:31
bca
Ekonomi

BCA Fasilitasi Sertifikasi Halal Gratis bagi UMKM di Cibubur dan Pontianak

Selasa, 27 Oktober 2026 - 11:21
mega
Ekonomi

Pertamina Kaji Teknologi Distribusi Gas Bersama Jepang, Perkuat Ketahanan Energi

Selasa, 27 Oktober 2026 - 11:11
bbri
Ekonomi

Sektor Produktif Jadi Fokus, BRI Salurkan KUR Rp144,59 Triliun ke 2,76 Juta UMKM

Selasa, 27 Oktober 2026 - 11:01
ut
Ekonomi

Pendapatan United Tractors Turun 10 Persen Jadi Rp90,3 Triliun hingga September 2026

Selasa, 27 Oktober 2026 - 10:50

OLAHRAGA

timnas
Olahraga

Resmi Dirilis, Ini Jadwal Lengkap Timnas Indonesia di Piala Asia 2027

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 27 Oktober 2026 - 10:10

INDOPOSCO.ID – Kabar yang dinanti pencinta sepak bola Tanah Air akhirnya datang. Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) resmi merilis jadwal...

SelengkapnyaDetails
amin

Raih 73 Medali di Asian Para Games 2026, Atlet Indonesia Didorong Dapat Apresiasi

Selasa, 27 Oktober 2026 - 09:06
kane

Harry Kane Sabet Ballon d’Or 2026, Ungguli Mbappe dan Lamine Yamal

Selasa, 27 Oktober 2026 - 07:36
Legislator Ini Minta Pembinaan Fokus pada Potensi Unik Anak saat Buka Turnamen KU-12

Legislator Ini Minta Pembinaan Fokus pada Potensi Unik Anak saat Buka Turnamen KU-12

Senin, 26 Oktober 2026 - 13:53
Jakarta Sukses Gelar JRF 2026 dan Konser Ye, Bawa Dampak Ekonomi bagi Warga

Jakarta Sukses Gelar JRF 2026 dan Konser Ye, Bawa Dampak Ekonomi bagi Warga

Senin, 26 Oktober 2026 - 09:34

BERITA POPULER

  • Karhutla Masih Marak, BNPB Ingatkan Pelaku Usaha Tak Bakar Lahan

    Kurangi Beban Dosen, Mendiktisaintek Bakal Tata Kembali Prodi untuk Efisiensi Kampus

    4832 shares
    Share 1933 Tweet 1208
  • Kementerian PKP Bedah Rumah Warga Tak Mampu di Kampung Ambon

    1226 shares
    Share 490 Tweet 307
  • Eks Konsesi TPL Seluas 638 Hektare di Humbang Hasundutan Resmi Dikelola Kelompok Tani Lewat Perhutanan Sosial

    966 shares
    Share 386 Tweet 242
  • Atasi Suhu Panas, Pemprov Jakarta Gelar Operasi Modifikasi Cuaca

    963 shares
    Share 385 Tweet 241
  • Gempa Bumi Dangkal Getarkan Aceh Tenggara, BMKG: Kedalaman Hiposenter 3 Km

    904 shares
    Share 362 Tweet 226
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.