• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

5 “Dosa” Pendidikan yang Masih Menghantui Indonesia di Hardiknas 2026

Nelly Marinda Situmorang Editor Nelly Marinda Situmorang
Sabtu, 2 Mei 2026 - 11:31
in Nasional
Ruang-Kelas

Kondisi salah satu ruang kelas terdampak bencana. Foto: Dok Kemendikdasmen

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tahun 2026 menjadi catatan kelam bagi dunia pendidikan di Indonesia. Di tengah jargon “Indonesia Emas”, kenyataan di lapangan justru menunjukkan kondisi yang kontradiktif.

Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI) mencatat lima dosa kegagalan pemenuhan hak pendidikan yang hingga kini belum teratasi. Pertama, banyak anak Indonesia terenggut hak sekolahnya.

BacaJuga:

Kepala Bapanas Tegaskan Impor Ilegal Beras Sangat Keterlaluan dan Rugikan Petani

RUU Reforma Agraria Disetujui Jadi UU oleh DPR, Pemerintah Upayakan Sebesar-besarnya Kemakmuran Rakyat

Tingkatkan Kualitas dan Kompetensi, Kemendikdasmen Perluas Bantuan Kuliah bagi 150 Ribu Guru

Hingga tahun 2026, masih ada sekitar 4 juta anak Indonesia yang “keleleran” dan tidak bisa mengakses bangku sekolah.

“Angka Anak Tidak Sekolah (ATS) yang tetap tinggi ini membuktikan kegagalan pemerintah dalam melakukan intervensi hingga ke akar rumput,” kata Koordinator Nasional JPPI Ubaid Matraji dalam keterangannya, Jakarta, Sabtu (2/5/2026).

Kedua, darurat infrastruktur sekolah. Kualitas ruang belajar sangat memprihatinkan. Data menunjukkan bahwa lebih dari 60 persen bangunan Sekolah Dasar (SD) dalam kondisi rusak. Alih-alih merenovasi sekolah agar aman, anggaran justru dialihkan, membiarkan jutaan siswa bertaruh nyawa di bawah atap kelas yang rapuh.

Ketiga, nasib guru honorer yang tidak manusiawi. Guru adalah garda terdepan, namun kesejahteraannya diabaikan. Guru honorer masih menerima gaji yang jauh dari standar kelayakan hidup.

“Disparitas upah ini menjadi tamparan keras bagi pemerintah yang menuntut kualitas pendidikan tinggi namun membiarkan pengajarnya hidup di bawah garis kemiskinan,” sesal Ubaid.

Keempat, maraknya kekerasan berbasis gender. Lingkungan pendidikan belum menjadi ruang aman. Angka kekerasan berbasis gender, khususnya kekerasan seksual dengan mayoritas korban perempuan, terus meningkat.

“Lemahnya sistem perlindungan di institusi pendidikan membuat predator masih bebas berkeliaran,” kritik Ubaid.

Kelima, mandat Mahkamah Konstitusi (MK) tentang sekolah swasta gratis mandeg. Putusan MK pada tahun 2025 yang memandatkan sekolah gratis di sektor swasta belum bisa dieksekusi hingga saat ini.

“Segera implementasikan sekolah gratis bagi sekolah swasta agar 4 juta anak yang tidak sekolah bisa segera tertampung tanpa kendala biaya,” ujar Ubaid. Pemerintah berdalih keterbatasan anggaran, padahal uang rakyat tersedia jika tidak dikuras oleh program non-pendidikan.(dan)

Tags: HardiknasHardiknas 2026Indonesia EmasJPPI

Berita Terkait.

Kanwil Bea Cukai Sumbagtim Ungkap 75 Penindakan NPP hingga Agustus 2026
Nasional

Kepala Bapanas Tegaskan Impor Ilegal Beras Sangat Keterlaluan dan Rugikan Petani

Rabu, 23 September 2026 - 06:11
Kanwil Bea Cukai Sumbagtim Ungkap 75 Penindakan NPP hingga Agustus 2026
Nasional

RUU Reforma Agraria Disetujui Jadi UU oleh DPR, Pemerintah Upayakan Sebesar-besarnya Kemakmuran Rakyat

Rabu, 23 September 2026 - 00:12
Kanwil Bea Cukai Sumbagtim Ungkap 75 Penindakan NPP hingga Agustus 2026
Nasional

Tingkatkan Kualitas dan Kompetensi, Kemendikdasmen Perluas Bantuan Kuliah bagi 150 Ribu Guru

Selasa, 22 September 2026 - 22:38
Kanwil Bea Cukai Sumbagtim Ungkap 75 Penindakan NPP hingga Agustus 2026
Nasional

Kemenag: Pengajuan Izin Pesantren di 2026 Turun Signifikan, Ini Penyebabnya

Selasa, 22 September 2026 - 21:08
Fraksi Demokrat DPR Soroti Tren Urbanisasi 2045, Regenerasi Petani dan Ketahanan Pangan Terancam
Nasional

Fraksi Demokrat DPR Soroti Tren Urbanisasi 2045, Regenerasi Petani dan Ketahanan Pangan Terancam

Selasa, 22 September 2026 - 18:25
Perkuat Perlindungan, Menag: Cegah Kekerasan dan Disiplinkan Pondok Pesantren 
Nasional

Perkuat Perlindungan, Menag: Cegah Kekerasan dan Disiplinkan Pondok Pesantren 

Selasa, 22 September 2026 - 16:04

OLAHRAGA

FIFA ASEAN Cup 2026: Dony Tri dan Yakob Sayuri Absen, Skuad Garuda Panggil Shayne–Rizky Eka
Olahraga

FIFA ASEAN Cup 2026: Dony Tri dan Yakob Sayuri Absen, Skuad Garuda Panggil Shayne–Rizky Eka

Editor Nelly Marinda Situmorang
Rabu, 23 September 2026 - 08:34

INDOPOSCO.ID – Dua perubahan harus dilakukan Timnas Indonesia menjelang tampil di FIFA ASEAN Cup 2026. Dony Tri Pamungkas dan Yakob...

SelengkapnyaDetails
ole

21 Pemain Timnas Indonesia Tiba di Jakarta Jelang FIFA ASEAN Cup, 2 Nama Siap Debut

Selasa, 22 September 2026 - 08:53
ole

Ole dan Paes Tiba di Jakarta, Siap Bela Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026

Senin, 21 September 2026 - 20:12
Darurat Evaluasi Wasit Usia Dini: Ketika Peluit Membunuh Kompas Moral dan Mental Anak

Darurat Evaluasi Wasit Usia Dini: Ketika Peluit Membunuh Kompas Moral dan Mental Anak

Minggu, 20 September 2026 - 20:05
persib

Persijap vs Persib: Maung Bandung Bidik Revans, Laskar Kalinyamat Siap Tunjukkan Karakter

Minggu, 20 September 2026 - 12:38

BERITA POPULER

  • sudaryono

    Tuding Guru dan Media ‘Goreng’ Isu Keracunan MBG, Kepala BGN Didesak Mundur

    5540 shares
    Share 2216 Tweet 1385
  • Kemendiktisaintek Siapkan Rp 2 Triliun Lebih untuk Dana Riset

    1018 shares
    Share 407 Tweet 255
  • Komisi I Soroti Tanggung Jawab Vendor Asing dalam RUU KKS

    1046 shares
    Share 418 Tweet 262
  • Kementerian ATR/BPN Tancap Gas Kejar Target Sertipikasi 3 Juta Bidang Tanah MBR di 2027

    968 shares
    Share 387 Tweet 242
  • Pasca-OTT KPK, Pegawai ATR/BPN Syok dan Buka Suara Soal ‘Struktur Bayangan’

    890 shares
    Share 356 Tweet 223
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.