• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Pusat Studi Kebangsaan Sayangkan Pernyataan Amien Rais, Ini Responsnya

Nasuha Editor Nasuha
Sabtu, 2 Mei 2026 - 19:39
in Nasional
amien

Amien Rais. Foto: Sumber Instagram

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Ketua Umum Pusat Studi Kebangsaan, Ahmad Hashif Ulwan menyayangkan pernyataan dari Amien Rais terkait isu yang menyasar Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya.

“Isi pernyataan dalam video itu lebih menitikberatkan pada serangan personal (ad hominem) dibandingkan penyampaian gagasan yang substansial,” ungkap Ahmad dalam keterangan, Sabtu (2/5/2026).

BacaJuga:

Guru Diusulkan Jadi Profesi Setara Dokter, Komisi X: Reformasi Besar di RUU Sisdiknas

DPR: Program “Bedah Rumah” Instrumen Penting Tingkatkan Kualitas Hidup Masyarakat

Soroti Hardiknas, Komisi X DPR Minta Kaji Ulang Penghapusan Prodi Keguruan

Pola komunikasi seperti ini, kata dia tidak mencerminkan tradisi intelektual yang sehat dalam kehidupan demokrasi. “Kami sangat menyayangkan jika ruang publik diisi oleh narasi yang minim gagasan dan tidak memberikan kontribusi konstruktif bagi bangsa,” katanya.

“Kritik seharusnya menjadi sarana untuk memperkaya solusi, bukan sekadar membangun persepsi tanpa dasar yang jelas,” sambungnya.

Ia menegaskan bahwa pernyataan yang beredar tersebut tidak menunjukkan kedalaman analisis maupun tawaran pemikiran yang dapat dipertanggungjawabkan secara akademik.

“Jika diskursus publik terus bergerak ke arah personalisasi dan menjauh dari substansi, maka yang tergerus adalah kualitas demokrasi kita sendiri,” ujarnya.

“Bangsa ini membutuhkan pemikiran yang membangun, bukan polemik yang tidak produktif,” tambahnya.

Pusat Studi Kebangsaan juga mengingatkan bahwa narasi yang tidak berbasis fakta dan cenderung provokatif berpotensi menimbulkan perpecahan di tengah masyarakat. Dalam situasi kebangsaan yang menuntut persatuan, setiap tokoh publik memiliki tanggung jawab moral untuk menjaga kohesi sosial.

“Publik berhak mendapatkan informasi yang mencerdaskan dan memperkuat persatuan. Oleh karena itu, kami mengajak semua pihak untuk lebih berhati-hati dalam menyampaikan pernyataan, serta mengedepankan etika dan tanggung jawab dalam komunikasi publik,” tegasnya. (nas)

Tags: Amien RaiskebangsaanSeskabteddyTeddy Wijaya

Berita Terkait.

asih
Nasional

Guru Diusulkan Jadi Profesi Setara Dokter, Komisi X: Reformasi Besar di RUU Sisdiknas

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:18
sari
Nasional

DPR: Program “Bedah Rumah” Instrumen Penting Tingkatkan Kualitas Hidup Masyarakat

Minggu, 3 Mei 2026 - 17:07
eati
Nasional

Soroti Hardiknas, Komisi X DPR Minta Kaji Ulang Penghapusan Prodi Keguruan

Minggu, 3 Mei 2026 - 16:06
ispo
Nasional

Sertifikasi ISPO Tingkatkan Daya Saing Sawit Petani di Pasar Dunia

Minggu, 3 Mei 2026 - 15:05
Grup-PHI
Nasional

PHI Zona 10 Rayakan Kartini dengan Edukasi Kesehatan dan Penguatan Peran Perempuan

Minggu, 3 Mei 2026 - 13:14
haji
Nasional

Kemenhaj Tegaskan Pembayaran Dam lewat Adhahi

Minggu, 3 Mei 2026 - 06:06

BERITA POPULER

  • Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    3598 shares
    Share 1439 Tweet 900
  • Breaking News: KRL Tabrakan dengan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi, Jalur Lumpuh Total

    2564 shares
    Share 1026 Tweet 641
  • PSIM vs Persita: Ambisi Revans Laskar Mataram Digoyang Kendala Internal

    1596 shares
    Share 638 Tweet 399
  • Buruh dan Petani Pilih Aksi di DPR Ketimbang Monas demi Suarakan Kesejahteraan

    1283 shares
    Share 513 Tweet 321
  • Klaim Bukan Terpidana, Menteri LH Jumhur Hidayat Sebut Status Hukumnya ‘Ngambang’

    1031 shares
    Share 412 Tweet 258
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.