INDOPOSCO.ID – Dalam rangka memperingati Hari Buruh Internasional (May Day) 2026, BPJS Ketenagakerjaan wilayah Jakarta Selatan menyalurkan 250 paket sembako kepada Suku Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi (Sudinakertransgi) Jakarta Selatan. Penyerahan bantuan ini dilakukan pada Jumat (1/5/2026) di Kantor Wali Kota Administrasi Jakarta Selatan.
Bantuan tersebut selanjutnya akan didistribusikan kepada serikat pekerja dan para pekerja yang telah terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan. Kegiatan ini menjadi wujud nyata peringatan May Day melalui aksi sosial yang langsung dirasakan manfaatnya oleh para pekerja.
Penyerahan bantuan dilakukan oleh Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Jakarta Menara Jamsostek sekaligus Koordinator Wilayah Selatan, Iksarudin, kepada Kepala Sudinakertransgi Jakarta Selatan, Syamwil.
Secara keseluruhan, BPJS Ketenagakerjaan wilayah DKI Jakarta mendistribusikan sebanyak 3.540 paket sembako melalui koordinasi Kantor Wilayah DKI Jakarta. Bantuan tersebut tersebar di berbagai wilayah, meliputi tingkat provinsi sebanyak 1.300 paket, Jakarta Timur 580 paket, Jakarta Barat 580 paket, Jakarta Utara 580 paket, Jakarta Pusat 250 paket, serta Jakarta Selatan sebanyak 250 paket.
Kegiatan ini turut dihadiri Wakil Wali Kota Jakarta Selatan, Ali Murthadho, bersama jajaran Sudinakertransgi dan perwakilan BPJS Ketenagakerjaan wilayah DKI Jakarta, termasuk Chairul Arianto.
Dalam sambutannya, Ali Murthadho menyampaikan bahwa peringatan May Day tahun ini dikemas secara sederhana namun tetap memberikan dampak sosial yang nyata. Ia juga menekankan pentingnya momentum ini sebagai sarana menyerap aspirasi serta dinamika ketenagakerjaan di lapangan.
“Hasil dari berbagai masukan tersebut nantinya akan menjadi bahan pembahasan di tingkat provinsi,” ujarnya.
Sementara itu, Syamwil mengapresiasi dukungan BPJS Ketenagakerjaan yang dinilai mampu membantu meringankan kebutuhan pokok para pekerja sekaligus memperkuat semangat kepedulian sosial.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Jakarta Kebayoran Lama, Jodi Harmono, menegaskan bahwa May Day bukan sekadar peringatan seremonial, tetapi juga momentum untuk memperkuat sinergi antar pemangku kepentingan dalam menciptakan kondisi ketenagakerjaan yang lebih baik.
Menurutnya, bantuan sembako yang diberikan merupakan bentuk konkret kolaborasi antara BPJS Ketenagakerjaan dan pemerintah dalam memberikan perhatian kepada para pekerja.
“Kami ingin menunjukkan bahwa kehadiran BPJS Ketenagakerjaan tidak hanya melalui program perlindungan, tetapi juga melalui aksi nyata yang langsung dirasakan manfaatnya oleh pekerja,” jelasnya.
Ia juga menambahkan komitmen BPJS Ketenagakerjaan untuk terus meningkatkan kualitas layanan serta memperluas kepesertaan agar perlindungan jaminan sosial dapat menjangkau lebih banyak tenaga kerja.
Selain penyaluran bantuan sembako, kegiatan ini juga diisi dengan penyerahan santunan Jaminan Kematian (JKM) kepada ahli waris, serta sesi dialog bersama perwakilan serikat pekerja guna menyampaikan aspirasi terkait peningkatan kesejahteraan dan perlindungan tenaga kerja.
Melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin hubungan yang semakin erat antara pemerintah, BPJS Ketenagakerjaan, dan para pekerja, sekaligus memperkuat semangat kebersamaan dalam meningkatkan kesejahteraan tenaga kerja di Indonesia.(her)











