• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

May Day 2026, Pengamat: Ujian Nyata Komitmen Prabowo Bangkitkan Ekonomi Buruh

Nasuha Editor Nasuha
Kamis, 30 April 2026 - 21:15
in Nasional
Arsip - Presiden Prabowo Subianto saat menyampaikan orasi dalam peringatan Hari Buruh 2025 di Lapangan Silang Monas, Jakarta, Kamis (1/5/2025). Foto: Dok. KSP

Arsip - Presiden Prabowo Subianto saat menyampaikan orasi dalam peringatan Hari Buruh 2025 di Lapangan Silang Monas, Jakarta, Kamis (1/5/2025). Foto: Dok. KSP

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kehadiran Presiden Prabowo Subianto dalam peringatan Hari Buruh atau May Day 2026 dipandang lebih dari sekadar agenda rutin kenegaraan. Bagi pengamat komunikasi politik Hendri Satrio, momen ini semestinya menjadi titik tolak kebangkitan ekonomi nasional, khususnya bagi kalangan pekerja.

“May Day 2026 ini harus menjadi momentum kebangkitan ekonomi. Kehadiran presiden jangan hanya dilihat sebagai simbol, tapi harus membawa pesan kuat bahwa negara benar-benar hadir memperbaiki kondisi ekonomi pekerja,” ujar Hensa sapaan Hendri Satrio melalui gawai, Kamis (30/4/2026).

BacaJuga:

Prabowo Klaim Kabinetnya Oke, Pengamat Soroti Realitas yang Dirasakan Rakyat

Mendiktisaintek: Indonesia Harus Beralih dari Pengguna Jadi Pencipta Teknologi

TTI Petakan 10 Celah Potensi Korupsi MBG, dari Mark Up hingga Porsi Fiktif

Menurutnya, peringatan May Day tahun ini juga membuka peluang besar untuk mempertemukan aktor-aktor kunci dalam isu ketenagakerjaan. Ia menilai, kehadiran pengusaha dalam perayaan tersebut akan memperkaya dialog yang selama ini berjalan terpisah.

“Seharusnya perayaan Hari Buruh ini juga dihadiri oleh pengusaha. Jadi ada pertemuan antara pengusaha dan buruh langsung di sana, dan ada Pak Prabowo di sana,” jelasnya.

Dalam pandangan Hensa, forum yang mempertemukan buruh dan pengusaha dengan fasilitasi negara dapat menjadi jalan keluar bagi berbagai persoalan klasik di sektor ketenagakerjaan. Dialog langsung dinilai mampu menciptakan solusi yang lebih cepat dan konkret.

“Kalau ekonomi buruh membaik, daya beli naik, maka dampaknya juga akan terasa ke ekonomi nasional secara keseluruhan. Jadi ini momen yang sangat strategis, bukan sekadar perayaan tahunan,” kata Hensa.

Kehadiran Prabowo dalam dua peringatan May Day secara berturut-turut juga dinilai sebagai langkah politis yang sarat makna. Selain membangun kedekatan dengan kalangan pekerja, hal itu mencerminkan upaya presiden untuk menempatkan dirinya di sisi buruh.

Lebih lanjut, Hensa menyoroti sejumlah tuntutan buruh yang mulai mendapat respons pemerintah sejak May Day 2025. Beberapa di antaranya meliputi pengesahan Undang-Undang Perlindungan Pekerja Rumah Tangga (UU PPRT), pembentukan Satgas PHK, hingga pengakuan Marsinah sebagai pahlawan nasional.

“Ini menunjukkan bahwa presiden berusaha mendengarkan langsung aspirasi para pekerja. Terutama di tengah kondisi ekonomi yang masih penuh tantangan, suara buruh menjadi sangat penting untuk dijadikan bahan kebijakan,” ungkapnya.

Namun demikian, ia mengingatkan agar kehadiran presiden tidak berhenti pada simbol semata. Konsistensi dalam merealisasikan tuntutan buruh menjadi kunci utama agar kepercayaan publik tetap terjaga.

“Masih ada beberapa tuntutan yang dari tahun lalu belum sepenuhnya dipenuhi, sebaiknya segera dijalankan agar pemerintah juga terlihat konsisten dalam mendengarkan aspirasi masyarakat,” terang founder Lembaga Survei KedaiKOPI itu.

Hensa pun menegaskan, suara buruh sejatinya adalah cerminan kondisi riil masyarakat. Karena itu, setiap tuntutan yang disampaikan tidak bisa dipandang sebagai rutinitas tahunan semata.

“Karena pada akhirnya, tuntutan buruh itu bukan sekadar agenda tahunan, tapi refleksi dari kondisi ekonomi rakyat hari ini yang harus dijawab dengan kebijakan nyata,” tutupnya. (her)

Tags: buruhHari BuruhHendri SatrioHensaMay DayPresiden Prabowo

Berita Terkait.

TTI Petakan 10 Celah Potensi Korupsi MBG, dari Mark Up hingga Porsi Fiktif
Nasional

Prabowo Klaim Kabinetnya Oke, Pengamat Soroti Realitas yang Dirasakan Rakyat

Senin, 10 Agustus 2026 - 22:45
TTI Petakan 10 Celah Potensi Korupsi MBG, dari Mark Up hingga Porsi Fiktif
Nasional

Mendiktisaintek: Indonesia Harus Beralih dari Pengguna Jadi Pencipta Teknologi

Senin, 10 Agustus 2026 - 22:33
TTI Petakan 10 Celah Potensi Korupsi MBG, dari Mark Up hingga Porsi Fiktif
Nasional

TTI Petakan 10 Celah Potensi Korupsi MBG, dari Mark Up hingga Porsi Fiktif

Senin, 10 Agustus 2026 - 22:21
Pemerintah Siapkan Tiga Skema Dukung Pembayaran PPPK, Pastikan Tak Ada yang Dirumahkan
Nasional

Pemerintah Siapkan Tiga Skema Dukung Pembayaran PPPK, Pastikan Tak Ada yang Dirumahkan

Senin, 10 Agustus 2026 - 21:15
Wamendagri Bima Arya Dukung Penguatan Sistem Penanganan Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak
Nasional

Inflasi Juli 2,88 Persen, Mendagri Tito Nilai Masih dalam Rentang Ideal

Senin, 10 Agustus 2026 - 20:00
Wamendagri Bima Arya Dukung Penguatan Sistem Penanganan Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak
Nasional

Wamendagri Bima Arya Dukung Penguatan Sistem Penanganan Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak

Senin, 10 Agustus 2026 - 19:45

BERITA POPULER

  • Erick-Thohir

    PSSI Ubah Haluan Piala Presiden, Turnamen Kini Diproyeksikan untuk Timnas

    2464 shares
    Share 986 Tweet 616
  • Dugaan Penyalahgunaan Dapodik Ditelusuri, Kemendikdasmen Siap Tindak Tegas

    2202 shares
    Share 881 Tweet 551
  • Erick Thohir Angkat Suara Soal John Herdman Usai Indonesia Dibekuk Vietnam

    1995 shares
    Share 798 Tweet 499
  • Bea Cukai Tanjung Priok Gagalkan Penyelundupan Motor Harley-Davidson Bekas Asal Tiongkok

    1379 shares
    Share 552 Tweet 345
  • Honda Scoopy Modifikasi Jadi Magnet di Jakarta Sneakers Day 2026, Booth Honda Sedot Ratusan Pengunjung

    1279 shares
    Share 512 Tweet 320
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.