• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Kemendukbangga/BKKBN Perkuat Strategi Kesehatan Perempuan untuk Masa Depan Keluarga Tangguh

Nelly Marinda Situmorang Editor Nelly Marinda Situmorang
Kamis, 30 April 2026 - 09:20
in Nasional
Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka

Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Wakil Kepala BKKBN Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka, dalam Forum Nasional Perempuan Indonesia 2026 bertema “No Woman Left Behind: Akses Setara, Layanan Unggul, Masa Depan Tangguh” Rabu (29/4/2026). Foto: Kemendukbangga/BKKBN

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Negara memiliki tanggung jawab untuk memastikan setiap perempuan memperoleh layanan kesehatan yang setara, berkualitas, dan responsif terhadap kebutuhannya. Komitmen ini sejalan dengan arah kebijakan nasional Presiden RI melalui Asta Cita ke-4 yang menegaskan pentingnya penguatan kualitas sumber daya manusia, kesetaraan gender, dan pemberdayaan perempuan.

Hal ini disampaikan Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN dalam sambutan yang dibacakan oleh Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Wakil Kepala BKKBN, Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka, dalam Forum Nasional Perempuan Indonesia 2026 bertema “No Woman Left Behind: Akses Setara, Layanan Unggul, Masa Depan Tangguh” yang digelar secara hybrid di Kantor Kementerian Kesehatan dan melalui Zoom Meeting, pada Rabu (29/4/2026).

BacaJuga:

Temuan 995 Senjata Api di Sekolah Dinilai Alarm Serius, DPR Tagih Pengusutan Total

Pemerintah Tinggalkan Ego Sektoral, Layanan Publik Dibangun Lebih Terintegrasi

Istiqlal Hadirkan 32 Program Gratis, Menag Ajak Masjid Besar Ikut Mencontoh

“Perempuan yang sehat baik secara fisik maupun mental akan melahirkan generasi yang sehat dan berkualitas, serta membentuk keluarga yang kuat dan berdaya,” ujar Wamen Isyana. Sejalan dengan hal tersebut, penguatan kesehatan perempuan menjadi langkah strategis dalam pembangunan sumber daya manusia. Upaya ini tidak hanya berfokus pada layanan kesehatan semata, tetapi juga pada pembentukan keluarga yang kuat sebagai fondasi utama bangsa.

Namun demikian, upaya tersebut masih dihadapkan pada berbagai tantangan di lapangan. Berdasarkan Data Long Form Sensus Penduduk 2020, Angka Kematian Ibu (AKI) di Indonesia masih berada pada angka 1.89. Hal ini menunjukkan bahwa masih terdapat tantangan dalam meningkatkan akses dan kualitas pelayanan kesehatan yang komprehensif, terintegrasi, dan berbasis keluarga, termasuk pelayanan Keluarga Berencana.

Wamen Isyana menyebut salah satu penguatan layanan kesehatan yang menjadi prioritas adalah pelayanan Keluarga Berencana Pasca Persalinan (KBPP), yang diberikan sejak setelah persalinan hingga 42 hari. Layanan ini bertujuan mengatur jarak kelahiran, merencanakan kehamilan yang aman, serta mencegah kehamilan yang tidak diinginkan. “Apalagi, pelayanan KBPP merupakan salah satu intervensi kunci dalam menekan AKI dan AKB (Angka Kematian Bayi), mencegah KTD (Kehamilan Tidak Diinginkan), serta mencegah kehamilan 4T (Terlalu Muda, Terlalu tua, Terlalu Dekat, Terlalu Banyak),” ujar Wamen Isyana.

Untuk itu, Kemendukbangga/BKKBN terus memperkuat pendekatan berbasis siklus hidup melalui berbagai program, mulai dari intervensi sejak dalam kandungan melalui Makan Bergizi Gratis untuk ibu hamil, ibu menyusui, dan balita non-PAUD (MBG 3B), fase balita melalui Bina Keluarga Balita (BKB) dan Taman Asuh Sayang Anak (TAMASYA), fase remaja dengan Generasi Berencana (GenRe) dan Bina Keluarga Remaja (BKR), hingga fase lansia melalui Sekolah Lansia guna menjaga kualitas hidup yang sehat dan mandiri. Penguatan berbagai program berbasis siklus hidup tersebut pada akhirnya diarahkan untuk memastikan perempuan tetap sehat di setiap fase kehidupannya. “Karena ketika perempuan sehat, keluarga akan kuat. Dan ketika keluarga kuat, Indonesia akan maju,” tegas Wamen Isyana.

Sejalan dengan penguatan peran perempuan dalam membangun keluarga yang sehat dan tangguh, Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin juga menekankan pentingnya gerakan kolektif berbasis keluarga yang dimulai dari rumah tangga. “Dengan melibatkan sekitar 74 juta perempuan dalam keluarga, diharapkan tidak hanya kesehatan individu perempuan yang meningkat, tapi juga kesehatan seluruh anggota keluarga,” pungkasnya.(ney)

Tags: bkkbnKemendukbanggakesehatanperempuanRatu Ayu Isyana Bagoes Oka

Berita Terkait.

Temuan 995 Senjata Api di Sekolah Dinilai Alarm Serius, DPR Tagih Pengusutan Total
Nasional

Temuan 995 Senjata Api di Sekolah Dinilai Alarm Serius, DPR Tagih Pengusutan Total

Jumat, 7 Agustus 2026 - 21:31
Pemerintah Tinggalkan Ego Sektoral, Layanan Publik Dibangun Lebih Terintegrasi
Nasional

Pemerintah Tinggalkan Ego Sektoral, Layanan Publik Dibangun Lebih Terintegrasi

Jumat, 7 Agustus 2026 - 18:31
Istiqlal Hadirkan 32 Program Gratis, Menag Ajak Masjid Besar Ikut Mencontoh
Nasional

Istiqlal Hadirkan 32 Program Gratis, Menag Ajak Masjid Besar Ikut Mencontoh

Jumat, 7 Agustus 2026 - 16:53
Edukasi
Nasional

Edukasi Batasan Tubuh melalui Kampanye Berani Lindungi

Jumat, 7 Agustus 2026 - 15:27
Wihaji
Nasional

Turun Langsung ke SPPG Pangkalbalam, Menteri Wihaji Kawal Layanan MBG 3B bagi 33.852 Penerima Manfaat di Babel

Jumat, 7 Agustus 2026 - 14:06
Nakes
Nasional

Kemenkes Minta Masyarakat Laporkan Nakes yang Cibir Pasien BPJS di Medsos

Jumat, 7 Agustus 2026 - 12:04

BERITA POPULER

  • Erick-Thohir

    PSSI Ubah Haluan Piala Presiden, Turnamen Kini Diproyeksikan untuk Timnas

    2457 shares
    Share 983 Tweet 614
  • Dugaan Penyalahgunaan Dapodik Ditelusuri, Kemendikdasmen Siap Tindak Tegas

    2144 shares
    Share 858 Tweet 536
  • Erick Thohir Angkat Suara Soal John Herdman Usai Indonesia Dibekuk Vietnam

    1992 shares
    Share 797 Tweet 498
  • Bea Cukai Tanjung Priok Gagalkan Penyelundupan Motor Harley-Davidson Bekas Asal Tiongkok

    1377 shares
    Share 551 Tweet 344
  • Industri Sawit Nasional Miliki Fondasi Kuat dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja

    2712 shares
    Share 1085 Tweet 678
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.