INDOPOSCO.ID – Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan pengusutan tuntas terkait kecelakaan kereta api jarak jauh Argo Bromo Anggrek dengan kereta rel listrik (KRL) Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur, guna mengungkap penyebab pasti insiden tersebut.
“Kita akan segera mengadakan investigasi kejadiannya bagaimana,” kata Prabowo saat menjenguk langsung korban kecelakaan kereta di Bekasi, Jawa Barat, Selasa (28/4/2026).
Ia menyampaikan dukacita mendalam kepada keluarga korban yang meninggal dunia dalam kecelakaan KRL Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur.
“Tentunya kita prihatin, kaget dengan kecelakaan yang telah terjadi. Saya ucapkan belasungkawa atas nama pribadi dan atas nama pemerintah,” ujar Prabowo.
Wakil Menteri Perhubungan RI Suntana menyatakan, bahwa pihaknya bersama KAI, Basarnas, dan seluruh pihak terkait terus melakukan penanganan secara intensif. Pembaruan informasi akan disampaikan secara berkala sebagai bentuk akuntabilitas kepada publik.
Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin mengungkapkan bahwa berdasarkan data terbaru hingga pukul 08.45 WIB, tercatat 14 orang meninggal dunia. Sementara itu, 84 korban luka telah mendapatkan penanganan medis di berbagai fasilitas kesehatan.
“Korban meninggal dunia telah dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk proses identifikasi lebih lanjut,” tutur Bobby Rasyidin terpisah dalam keterangannya.
KAI memastikan seluruh korban mendapatkan penanganan maksimal. Seluruh biaya pengobatan bagi korban luka serta biaya pemakaman bagi korban meninggal dunia ditanggung sepenuhnya oleh asuransi dan KAI.(dan)










