• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Reaktivasi Energi, PHE Genjot Produksi Lewat Kolaborasi Teknologi KSOT

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Senin, 27 April 2026 - 22:00
in Ekonomi
Ilustrasi - Aktivitas operasional di fasilitas hulu migas milik PHE mencerminkan komitmen perusahaan dalam mengoptimalkan potensi energi melalui kolaborasi teknologi serta penerapan standar keselamatan kerja yang ketat. Foto: Dokumen Pertamina

Ilustrasi - Aktivitas operasional di fasilitas hulu migas milik PHE mencerminkan komitmen perusahaan dalam mengoptimalkan potensi energi melalui kolaborasi teknologi serta penerapan standar keselamatan kerja yang ketat. Foto: Dokumen Pertamina

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Di tengah tantangan global dan dinamika geopolitik yang kian kompleks, Pertamina Hulu Energi (PHE) melangkah agresif memperkuat fondasi produksi migas nasional. Melalui sosialisasi konsep Kerja Sama Operasi dan/atau Teknologi (KSOT) yang digelar di Jakarta pada Jumat (24/4/2026), perusahaan menegaskan arah baru pengelolaan aset hulu migas—lebih kolaboratif, adaptif, dan berbasis teknologi.

Langkah ini bukan sekadar strategi bisnis, tetapi bagian dari upaya besar menjaga ketahanan energi Indonesia di tengah tekanan global. PHE membuka peluang kerja sama pengelolaan struktur migas yang selama ini belum tergarap optimal, termasuk sumur idle dan temuan yang belum dikembangkan.

BacaJuga:

Teknologi Jadi Andalan Samator, Filling Station Baru Perkuat Ekosistem Industri Batam

BPDP Ajak Media Lihat Langsung Kontribusi Sawit bagi Perekonomian Nasional

Mazda Buka Babak Baru di Indonesia, 3 Model Anyar Meluncur di GIIAS 2026

KSOT hadir sebagai jembatan antara potensi dan realisasi. Dengan menggandeng mitra serta penyedia teknologi, PHE berupaya menghidupkan kembali aset-aset yang sebelumnya tidak produktif menjadi sumber energi bernilai tinggi.

Sebagai implementasi awal, perusahaan telah menandatangani Perjanjian Kerja Sama Idle Wells Batch 1 serta Confidentiality Agreement (CA) untuk Batch 1 dan Batch 2 bersama calon mitra strategis. Langkah ini menandai dimulainya fase konkret dari kebijakan yang didukung oleh regulasi terbaru sektor energi.

Direktur Utama PHE, Awang Lazuardi, menegaskan pentingnya kolaborasi dalam mendorong produksi nasional.

“KSOT merupakan bagian dari strategi kita untuk mendukung kemandirian energi dan meningkatkan produksi migas nasional. Kami mengundang para mitra dan penyedia teknologi untuk berpartisipasi aktif dalam peluang kerja sama ini,” ujar Awang.

Namun di balik ambisi peningkatan produksi, PHE menempatkan keselamatan sebagai prioritas yang tidak bisa ditawar. Prinsip HSSE (Health, Safety, Security, and Environment) menjadi fondasi dalam setiap langkah operasional.

“Tidak ada kepentingan bisnis perusahaan yang begitu penting sehingga kita harus mengorbankan aspek HSSE,” tegas Awang.

Komitmen ini diperkuat oleh jajaran pimpinan PT Pertamina (Persero). Direktur Strategi Portofolio dan Pengembangan Usaha, Emma Sri Martini, menekankan bahwa setiap tetes produksi memiliki arti strategis.

“Setiap barel itu sangat berarti sekali buat Pertamina sekarang, every single barrel is very meaningful untuk memperkuat ketahanan energi nasional, apalagi jika melihat situasi geopolitik saat ini,” kata Emma.

Senada dengan itu, Komisaris Utama Pertamina, Mochammad Iriawan, menyoroti tantangan utama sektor migas bukan pada ketersediaan sumber daya, melainkan pada optimalisasi pemanfaatannya.

“Tantangan kita bukan pada ketersediaan sumber daya, melainkan bagaimana mengonversi potensi tersebut menjadi produksi nyata untuk mendukung ketahanan energi nasional. Namun produksi ini harus berjalan seiring dengan dan senantiasa mengutamakan keselamatan, keamanan, dan tanggung jawab terhadap lingkungan,” papar Iriawan.

Dukungan juga datang dari pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral. Dirjen Migas, Laode Sulaeman, menegaskan bahwa peningkatan produksi harus berjalan seiring dengan penguatan aspek keselamatan.

Sementara itu, SKK Migas melalui kepala lembaganya, Djoko Siswanto, mengingatkan bahwa tanggung jawab keselamatan bukan hanya milik operator, tetapi seluruh pemangku kepentingan.

Dalam skala operasional, Komisaris PHE, Nanang Untung, menyoroti tingginya risiko di industri hulu migas meski pada proyek berskala kecil.

“Walaupun skalanya lebih kecil, faktor risiko safety tetap sangat tinggi dan harus menjadi perhatian serius. Produksi yang dihasilkan harus berjalan seiring dengan kemampuan kita dalam mengelola risiko yang muncul,” tutur Nanang.

Ke depan, PHE akan menawarkan 31 struktur migas yang tersebar di berbagai wilayah kerja, terbagi dalam dua batch kerja sama. Ini membuka peluang luas bagi investor dan mitra teknologi untuk terlibat langsung dalam pengembangan energi nasional.

Lebih dari sekadar peningkatan produksi, langkah ini mencerminkan transformasi cara pandang industri migas: dari eksploitasi menuju kolaborasi berkelanjutan. PHE juga memastikan seluruh operasional berjalan sesuai prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG), termasuk komitmen tegas terhadap praktik bisnis bersih melalui implementasi Sistem Manajemen Anti Penyuapan berstandar internasional.

Melalui KSOT, PHE tidak hanya menghidupkan sumur-sumur lama, tetapi juga membuka babak baru pengelolaan energi Indonesia yang lebih aman, efisien, dan berkelanjutan. (her)

Tags: energimigasPertamina

Berita Terkait.

samator
Ekonomi

Teknologi Jadi Andalan Samator, Filling Station Baru Perkuat Ekosistem Industri Batam

Kamis, 30 Juli 2026 - 15:05
zaid
Ekonomi

BPDP Ajak Media Lihat Langsung Kontribusi Sawit bagi Perekonomian Nasional

Kamis, 30 Juli 2026 - 14:16
Mazda
Ekonomi

Mazda Buka Babak Baru di Indonesia, 3 Model Anyar Meluncur di GIIAS 2026

Kamis, 30 Juli 2026 - 14:06
Atrai
Ekonomi

Daihatsu Sambut GIIAS 2026 dengan Booth Bertema Kemudahan dan Ragam Inovasi

Kamis, 30 Juli 2026 - 13:05
Mitsubishi
Ekonomi

Mitsubishi New Xforce HEV Resmi Meluncur di GIIAS 2026, Hybrid Pertama Produksi Lokal

Kamis, 30 Juli 2026 - 12:04
iCar
Ekonomi

iCAR V27 Resmi Meluncur di GIIAS 2026, SUV REEV Tangguh dengan Jarak Tempuh Lebih dari 1.200 Km

Kamis, 30 Juli 2026 - 11:23

BERITA POPULER

  • SAWIT

    Industri Sawit Nasional Miliki Fondasi Kuat dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja

    1599 shares
    Share 640 Tweet 400
  • Tokoh Banten Mulyadi Jayabaya Sesalkan Ada Oknum Pejabat Dikaitkan Aksi Penculikan Aktivis

    1438 shares
    Share 575 Tweet 360
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    3065 shares
    Share 1226 Tweet 766
  • Sertifikasi Mutu KKP Dorong Belut Kalimantan Tembus Pasar Global

    805 shares
    Share 322 Tweet 201
  • Pasca-Bentrokan Berdarah di Menteng, 200 Personel Gabungan TNI-Polri Disiagakan

    731 shares
    Share 292 Tweet 183
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.