• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Kementerian Apresiasi Kolaborasi Kreatif Aniwayang Live di Museum Nasional

Nelly Marinda Situmorang Editor Nelly Marinda Situmorang
Minggu, 26 April 2026 - 12:12
in Nasional
irene

Wakil Menteri Ekonomi Kreatif, Irene Umar, berpartisipasi langsung dalam Pergelaran Aniwayang Live Desa Timun. istimewa

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Seni pertunjukan Aniwayang Live Desa Timun: Ayo Ke Museum tampil di panggung teater Museum Nasional Indonesia. Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf) mengapresiasi pendekatan kreatif yang relevan bagi lintas generasi dalam pertunjukan itu.

“Wayang bukan hanya sekadar hiburan, tetapi juga alat diplomasi budaya yang bisa terus dibawa ke mana saja dan sebenarnya memiliki nilai ekonomi luar biasa. Apa yang dilakukan Aniwayang menunjukkan bahwa karya kreatif berbasis tradisi bisa menembus panggung internasional, bahkan telah diapresiasi di Jepang, Korea, dan akan berangkat ke Jerman,” ucap Wamen Ekraf Irene Umar pada Sabtu (25/4/2026).

BacaJuga:

Gaung Kartini di IDSurvey, Maheswari Sisterhood Day 2026 Perkuat Kolaborasi Perempuan

Puncak Milad 24 PKS: “2+4 Hour Stream” Jadi Ruang Dialog Ketahanan Ekonomi, Pangan, dan Energi

Yakin Pengoperasian Kapal JHUB Tak Ganggu Nelayan Lokal? Ini Penjelasan KKP

Pertunjukan Aniwayang itu berhasil memadukan seni tradisi dengan storytelling relevan, karakter animatif, dan pengalaman interaktif bagi anak-anak dan keluarga. Wamen Ekraf menilai talenta-talenta Aniwayang tertata apik dan menjadi contoh konkret bagaimana budaya tradisional dapat dikemas ulang menjadi produk serta karya kreatif bernilai ekonomi tinggi yang berdaya saing global.

Selain itu, Wamen Ekraf menegaskan urgensi ruang-ruang publik seperti museum yang mampu mendukung ekosistem ekonomi kreatif untuk terus hidup. Menurutnya, Museum Nasional kini tidak hanya menjadi tempat edukasi, tetapi juga ruang ekspresi kreatif yang membanggakan.

“Kita patut bangga karena kini museum di Indonesia semakin berkembang menjadi ruang kreatif yang menarik. Ini membuka peluang besar bagi pejuang ekraf untuk berkolaborasi dan berkarya, sekaligus memberikan pengalaman budaya yang lebih dekat dan menyenangkan bagi masyarakat. Terima kasih untuk Museum Nasional yang telah memberikan space keren untuk pergelaran Aniwayang hari ini,” tambah Wamen Ekraf.

Pergelaran Aniwayang Live Desa Timun: Ayo Ke Museum merupakan bagian dari rangkaian kegiatan ulang tahun ke-248 Museum Nasional Indonesia. Kegiatan ini juga dirancang sebagai ajakan bagi keluarga untuk menjadikan museum sebagai ruang belajar yang menyenangkan demi membangun generasi yang berbudaya.

“Pertunjukan ini dibuat khusus untuk Museum Nasional, dengan lagu-lagu istimewa dan cerita baru yang belum pernah ditayangkan di manapun. Kami juga membuat karakter khusus wayang untuk Wamen Ekraf yang didatangkan langsung dari Jogja. Aniwayang selalu menjadi bentuk eksplorasi kami selama lima tahun menjadikan wayang tetap relevan dan dicintai lintas generasi,” ungkap Founder dan Direktur Aniwayang Studio Daud Nugraha.

Dalam rangkaian acaranya, Aniwayang Studio mengangkat beberapa aktivitas seperti nonton bareng animasi wayang petualangan ke Museum Nasional, sesi interaktif pengenalan 5 dalang dan 5 voice actor profesional yang terlibat di balik layar, Dalang Experience, hingga menyanyi bersama. Para pengunjung juga bisa membeli merchandise dari IP (Intellectual Property) Aniwayang Studio berupa produk-produk kreatif seperti sticker sheet, electronic money card, t-shirt, batik, enamel pin, foldable grocery bag, comic book, art print, wayang kulit, dan produk anak lainnya.

Kolaborasi antara pemerintah, pejuang ekraf seperti Aniwayang, dan ruang budaya di Museum juga menjadi tindak lanjut audiensi tanggal 17 Desember 2025 terkait keinginan Kementerian Ekraf yang ingin ekspansi Aniwayang makin meluas sehingga IP lokal terus dikenal. Kolaborasi lintas sektor sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai negara dengan kekayaan budaya yang beraneka dan mampu diolah menjadi mesin kekuatan ekonomi baru nasional. (ney)

Tags: AniwayangKementerian EkrafMuseum Nasional

Berita Terkait.

sanung
Nasional

Gaung Kartini di IDSurvey, Maheswari Sisterhood Day 2026 Perkuat Kolaborasi Perempuan

Minggu, 26 April 2026 - 13:13
pks
Nasional

Puncak Milad 24 PKS: “2+4 Hour Stream” Jadi Ruang Dialog Ketahanan Ekonomi, Pangan, dan Energi

Minggu, 26 April 2026 - 10:20
jhub
Nasional

Yakin Pengoperasian Kapal JHUB Tak Ganggu Nelayan Lokal? Ini Penjelasan KKP

Minggu, 26 April 2026 - 09:07
ABK
Nasional

Mendikdasmen: Anak Berkebutuhan Khusus Bukan Kutukan, Wajib Dapat Pendidikan

Sabtu, 25 April 2026 - 22:01
Jemaah-Haji
Nasional

Layanan Kesehatan Dioptimalkan, 15.349 Jemaah Telah Diberangkatkan ke Tanah Suci

Sabtu, 25 April 2026 - 21:00
KPK
Nasional

Benahi Parpol, KPK Serahkan Kajian ke Prabowo-DPR

Sabtu, 25 April 2026 - 20:09

BERITA POPULER

  • pemain-Semen-Padang

    Semen Padang vs Persijap: Krisis Pemain, Kedalaman Skuad Kabau Sirah Diuji

    1351 shares
    Share 540 Tweet 338
  • Ragam Busana Adat Daerah Warnai Kemeriahan Peringatan Hari Kartini 2026 di Permatahati

    890 shares
    Share 356 Tweet 223
  • Isu Lengser hingga Gibran Diseret, Pengamat Buka Peta Ancaman Prabowo

    911 shares
    Share 364 Tweet 228
  • House of Representatives Urges Non-Subsidized Fuel Price Hike Not to Burden Public

    694 shares
    Share 278 Tweet 174
  • Tragedi Kebakaran Tanjung Duren, DPRD Sebut Bukti Kegagalan Pemprov Jakarta

    690 shares
    Share 276 Tweet 173
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.