• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

Kasus Kekerasan di Daycare Yogyakarta, DPR Desak Sanksi dan Evaluasi Menyeluruh Fasilitas Penitipan Anak

Dilianto - Editor Dilianto -
Minggu, 26 April 2026 - 20:15
in Nusantara
Wakil Ketua DPR RI, Sari Yuliati. Foto: Dok DPR RI

Wakil Ketua DPR RI, Sari Yuliati. Foto: Dok DPR RI

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kasus dugaan kekerasan terhadap anak di sebuah tempat penitipan anak (daycare) di Yogyakarta kembali mengguncang publik. Peristiwa ini menambah daftar panjang kasus serupa yang menunjukkan masih lemahnya pengawasan terhadap fasilitas penitipan anak di Indonesia.

Berdasarkan data sementara dari aparat penegak hukum, daycare tersebut tercatat menampung 103 anak. Dari jumlah itu, sekitar 53 anak diduga mengalami kekerasan fisik maupun perlakuan tidak manusiawi selama berada di fasilitas tersebut.

BacaJuga:

KA Bukit Serelo, Jaga Pergerakan Ekonomi di Sumatera Selatan

Kenapa Stunting Tak Kunjung Turun? 40 Kader Ini Belajar Cara Komunikasi Untuk Mengubah Perilaku

KKP Bidik Dampak Ekonomi Masyarakat dari Percepatan Pembangunan K-SIGN Rote Ndao

Menanggapi kasus ini, Wakil Ketua DPR RI, Sari Yuliati, menyampaikan keprihatinan mendalam. Ia menegaskan bahwa aparat penegak hukum harus mengusut kasus ini secara tuntas, transparan, dan akuntabel.

“Tidak boleh ada toleransi terhadap segala bentuk kekerasan terhadap anak. Proses hukum harus berjalan profesional dan pelaku yang terbukti bersalah wajib diberikan sanksi tegas,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Minggu (26/4/2026).

Sari juga mendorong pemerintah melalui kementerian dan lembaga terkait untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem perizinan, standar operasional, serta mekanisme pengawasan daycare di seluruh Indonesia. Menurutnya, penguatan regulasi menjadi langkah penting untuk mencegah terulangnya kasus serupa.

“Peristiwa ini harus menjadi momentum perbaikan sistem perlindungan anak, khususnya di fasilitas penitipan. Negara harus memastikan setiap anak mendapatkan lingkungan yang aman dan layak,” tambahnya.

Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk lebih selektif dalam memilih layanan penitipan anak. Orang tua diharapkan aktif memantau kondisi anak serta segera melaporkan jika menemukan indikasi pelanggaran.

Kasus ini, lanjut Sari, kembali menjadi pengingat bahwa perlindungan anak bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga seluruh elemen masyarakat demi menjamin masa depan generasi penerus bangsa.

Diketahui sebelumnya, penggerebekan yang dilakukan Polresta Yogyakarta pada Jumat, (24/4/2026) mengungkap skandal besar di sebuah tempat penitipan anak bernama Little Aresha, yang berlokasi di kawasan Sorosutan, Umbulharjo. Dari total 103 anak yang terdaftar, sebanyak 53 anak terbukti menjadi korban kekerasan fisik, sementara 13 orang yang terlibat dalam praktik keji tersebut telah ditetapkan sebagai tersangka.

Tim Kasat Reskrim Polresta Yogyakarta, dipimpin Kompol Riski Adrian, menyatakan bahwa saat penggerebekan petugas menemukan sejumlah anak dalam keadaan terikat pada tangan maupun kaki. Beberapa korban menunjukkan luka lebam, memar, dan cedera lain yang konsisten dengan perlakuan tidak manusiawi. “Kami menyaksikan langsung anak anak diperlakukan dengan cara yang melanggar hak dasar mereka,” tegas Adrian. (dil)

Tags: DaycareDPR RIKomisi IIIyogyakarta

Berita Terkait.

KA Bukit Serelo, Jaga Pergerakan Ekonomi di Sumatera Selatan
Nusantara

KA Bukit Serelo, Jaga Pergerakan Ekonomi di Sumatera Selatan

Minggu, 26 April 2026 - 19:07
stunting
Nusantara

Kenapa Stunting Tak Kunjung Turun? 40 Kader Ini Belajar Cara Komunikasi Untuk Mengubah Perilaku

Minggu, 26 April 2026 - 14:04
kkp
Nusantara

KKP Bidik Dampak Ekonomi Masyarakat dari Percepatan Pembangunan K-SIGN Rote Ndao

Minggu, 26 April 2026 - 13:23
rute
Nusantara

Dorong Transisi Energi Berkeadilan, Pemda Diminta Ambil Kendali Alih-alih Hanya Tunggu Pusat

Minggu, 26 April 2026 - 13:13
ukb
Nusantara

UKB Bandar Lampung Jadi Andalan UMKM Hadapi Lonjakan Harga Kemasan

Minggu, 26 April 2026 - 11:11
gempa
Nusantara

Gempa Bermagnitudo 4,7 Hantam Pesisir Barat di Lampung Pagi Ini

Minggu, 26 April 2026 - 08:30

BERITA POPULER

  • pemain-Semen-Padang

    Semen Padang vs Persijap: Krisis Pemain, Kedalaman Skuad Kabau Sirah Diuji

    1354 shares
    Share 542 Tweet 339
  • Ragam Busana Adat Daerah Warnai Kemeriahan Peringatan Hari Kartini 2026 di Permatahati

    904 shares
    Share 362 Tweet 226
  • Isu Lengser hingga Gibran Diseret, Pengamat Buka Peta Ancaman Prabowo

    911 shares
    Share 364 Tweet 228
  • House of Representatives Urges Non-Subsidized Fuel Price Hike Not to Burden Public

    695 shares
    Share 278 Tweet 174
  • Tragedi Kebakaran Tanjung Duren, DPRD Sebut Bukti Kegagalan Pemprov Jakarta

    690 shares
    Share 276 Tweet 173
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.