• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Ancaman Ruang Digital Mengintai Anak, Komdigi Gaungkan “Seni Menunda Layar” dan PP Tunas

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Minggu, 26 April 2026 - 19:27
in Nasional
PP-Tunas
Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Lonjakan penggunaan internet di kalangan anak dan remaja mendorong pemerintah memperkuat langkah perlindungan di ruang digital. Melalui kegiatan di Pondok Pesantren Rubath Nurul Musthofa, Cilodong, Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menegaskan urgensi penerapan seni menunda layar serta implementasi Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 (PP Tunas).

Data terbaru menunjukkan jumlah pengguna internet di Indonesia telah menembus lebih dari 230 juta orang pada 2026, menandakan hampir seluruh populasi telah terhubung ke ruang digital. Namun, di balik tingginya penetrasi tersebut, kualitas penggunaan masih menjadi tantangan, termasuk kecepatan internet yang belum merata. Generasi Z tetap menjadi kelompok dominan dalam ekosistem ini, sementara Komdigi mencatat tingkat adiksi gim pada pelajar SMA berada di kisaran 30-33 persen. Kondisi ini menempatkan anak sebagai kelompok paling aktif sekaligus paling rentan terhadap paparan negatif di ruang digital.

BacaJuga:

Wamen P2MI Lepas 271 Pekerja Migran Indonesia ke Korea Selatan

Asap Karhutla Picu Krisis Kesehatan di Kalteng, Ketua DPR Desak Penguatan Layanan Kesehatan

Kapolri Pimpin Langsung pemberantasan Narkoba, Komisi III: Pesan Kuat Sikat Habis Sampai Bandarnya

Direktur Komunikasi Publik Komdigi, Nunik Purwanti, menegaskan bahwa PP Tunas merupakan langkah strategis negara dalam menciptakan ruang digital yang aman bagi anak, namun tetap membutuhkan peran keluarga sebagai garda terdepan. “Negara tidak bisa mengawasi penggunaan gawai anak setiap saat. Perlindungan utama tetap ada pada orang tua melalui komunikasi, pendampingan, dan kasih sayang,” tegasnya.

Tenaga Ahli Direktorat Jenderal Komunikasi Publik dan Media, Latief Siregar, menambahkan bahwa regulasi ini tidak menyasar anak secara langsung, melainkan mendorong tanggung jawab platform digital. “Fokusnya adalah pada platform digital agar menyediakan ruang yang aman bagi anak, termasuk dalam pengelolaan algoritma dan sistem interaksi,” jelasnya.

Dosen Psikologi Universitas Jayabaya, Irma Bayani, menekankan pentingnya kesiapan mental anak dalam penggunaan teknologi melalui pendekatan seni menunda layar.

“Teknologi tidak perlu dijauhi, tetapi perlu ada seni menunda layar. Anak sebaiknya tidak diberikan akses penuh sebelum usia matang secara kognitif. Peran keluarga menjadi kunci untuk menggantikan paparan layar dengan interaksi yang hangat,” ujarnya.

Dalam tausyiahnya, ustadz menyampaikan bahwa pembentukan karakter anak tidak hanya bergantung pada penguasaan teknologi, tetapi juga pada kekuatan nilai dan akhlak. Ia menekankan pentingnya keseimbangan antara perkembangan zaman dan pembinaan moral agar generasi muda tetap memiliki arah dan tujuan hidup yang kuat.

Ketua Yayasan Pesantren, Prof. Alhadi Bustaman, menilai bahwa kolaborasi antara pemerintah dan pesantren menjadi langkah penting dalam menghadapi disrupsi digital. “Teknologi harus diimbangi dengan nilai kemanusiaan dan karakter. Ini penting agar anak tetap memiliki kontrol diri di tengah arus digital,” ujarnya.

Selain penguatan literasi digital melalui PP Tunas, kegiatan ini juga menyoroti pentingnya dukungan aspek lain seperti ketahanan fisik dan kognitif anak. Melalui Program Makan Bergizi Gratis (MBG), pemerintah mendorong pemenuhan gizi sebagai fondasi penting dalam membentuk daya pikir anak agar lebih tangguh menghadapi pengaruh negatif di ruang digital.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Komdigi dalam memperkuat implementasi PP Tunas melalui pendekatan berbasis komunitas. Kolaborasi antara pemerintah, keluarga, dan institusi pendidikan diharapkan mampu menciptakan ekosistem digital yang lebih aman sekaligus membentuk karakter anak yang tangguh di era disrupsi.

Upaya ini sejalan dengan visi pembangunan sumber daya manusia menuju Generasi Emas Indonesia 2045, di mana kecakapan digital harus berjalan beriringan dengan kekuatan karakter dan akhlak.(ibs)

Tags: anakdigitalkomdigiPP Tunas

Berita Terkait.

wamen
Nasional

Wamen P2MI Lepas 271 Pekerja Migran Indonesia ke Korea Selatan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 01:11
asap
Nasional

Asap Karhutla Picu Krisis Kesehatan di Kalteng, Ketua DPR Desak Penguatan Layanan Kesehatan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 00:30
habib
Nasional

Kapolri Pimpin Langsung pemberantasan Narkoba, Komisi III: Pesan Kuat Sikat Habis Sampai Bandarnya

Senin, 26 Oktober 2026 - 22:02
bc
Nasional

5 Bandara Jadi Jalur Ekspor Ilegal Emas, Bea Cukai Amankan 25,88 Kilogram Emas Senilai Rp61,95 Miliar

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:12
nurul
Nasional

Jaring Sineas Muda, Golkar Gelar Kompetisi Film Pendek

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:19
riyadh
Nasional

Jangan Jadi Penonton! DPR Dorong RI Aktif Redam Konflik Houthi-Arab Saudi

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:09

OLAHRAGA

Legislator Ini Minta Pembinaan Fokus pada Potensi Unik Anak saat Buka Turnamen KU-12
Olahraga

Legislator Ini Minta Pembinaan Fokus pada Potensi Unik Anak saat Buka Turnamen KU-12

Editor Nasuha
Senin, 26 Oktober 2026 - 13:53

INDOPOSCO.ID – Anggota Komisi X DPR RI, Abdul Fikri Faqih menegaskan bahwa pembinaan olahraga usia dini harus berfokus pada pengembangan...

SelengkapnyaDetails
Jakarta Sukses Gelar JRF 2026 dan Konser Ye, Bawa Dampak Ekonomi bagi Warga

Jakarta Sukses Gelar JRF 2026 dan Konser Ye, Bawa Dampak Ekonomi bagi Warga

Senin, 26 Oktober 2026 - 09:34
BLISPI

Cetak Bintang Sepak Bola dari Daerah, Ketua DPD RI Buka BLISPI Youth Cup V di Bekasi

Minggu, 25 Oktober 2026 - 16:16
NOC Indonesia

Menuju Dakar 2026, NOC Indonesia Resmi Lepas 12 Atlet Muda Terbaik

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 02:22
champion

Hasil Liga Champions: MU Dipermak Como, Bayern Gagal Menang Atas Arsenal

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:10

BERITA POPULER

  • Karhutla Masih Marak, BNPB Ingatkan Pelaku Usaha Tak Bakar Lahan

    Kurangi Beban Dosen, Mendiktisaintek Bakal Tata Kembali Prodi untuk Efisiensi Kampus

    4313 shares
    Share 1725 Tweet 1078
  • Kementerian PKP Bedah Rumah Warga Tak Mampu di Kampung Ambon

    1158 shares
    Share 463 Tweet 290
  • Eks Konsesi TPL Seluas 638 Hektar di Humbang Hasundutan Resmi Dikelola Kelompok Tani Lewat Perhutanan Sosial

    943 shares
    Share 377 Tweet 236
  • Atasi Suhu Panas, Pemprov Jakarta Gelar Operasi Modifikasi Cuaca

    940 shares
    Share 376 Tweet 235
  • Bea Cukai Gagalkan Pengangkutan 1,6 Juta Batang Rokok Ilegal di Tol Ciperna

    906 shares
    Share 362 Tweet 227
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.